• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Satu Dekade ACFFEST: Menginspirasi Generasi Muda Antikorupsi Melalui Seni dan Film

Redaksi oleh Redaksi
4 November 2024
di Dwi Warna
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui program Anti-Corruption Film Festival (ACFFEST) terus menggencarkan upaya edukasi antikorupsi melalui seni dan perfilman di berbagai universitas dan sekolah di Indonesia.

Memasuki tahun ke-10, berbagai kegiatan bertema antikorupsi sukses dilaksanakan di sejumlah kampus, di antaranya Universitas Airlangga, IAIN Ambon, Universitas Muhammadiyah Bandung, hingga Kota Semarang.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Program ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah edukasi dan diskusi yang bertujuan memperkuat nilai-nilai integritas di kalangan generasi muda.

RelatedPosts

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

Pada 30 Oktober 2024, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Sinematografi Universitas Airlangga menggelar “Simoning #7”, sesi pemutaran film bertajuk “Agora” yang melibatkan komunitas disabilitas.

Simoning menyediakan ruang inklusif bagi para penonton, dilengkapi dengan Subtitles for the Deaf and Hard of Hearing (SDH), pembisik film, dan juru bahasa isyarat (JBI) untuk memastikan aksesibilitas bagi semua kalangan.

Kegiatan ini menghadirkan empat program berbeda, termasuk Layar Inklusi dan Layar Hukum, yang masing-masing membahas isu-isu keadilan bagi difabel serta hubungan hukum dengan korupsi.

Dendy Ariza Putra, penanggung jawab acara, berharap Simoning menjadi inspirasi bagi para sineas muda untuk menciptakan karya yang ramah terhadap semua golongan.

Beberapa hari sebelumnya, pada 25-26 Oktober, SinemAksi 2024 berlangsung di IAIN Ambon dengan konsep “Bincang Seni di Lingkaran Integritas (BIS LINTAS)”.

Melalui kolaborasi antara KPK, GIZ, dan Sharia Enterprise IAIN Ambon, acara ini mengombinasikan pementasan tarian Maluku, pemutaran film, dan diskusi bersama narasumber inspiratif, seperti Syah Awaluddin dan Ummu Syahidah.

Baca Juga  Haji Denny Akan Laporkan Indikasi Korupsi Pasar Alabio ke KPK

Sesi “Workshop Manyala Dek” mengajak para peserta untuk mengembangkan ide cerita antikorupsi, yang diharapkan dapat mendorong kreativitas serta memperluas pemahaman masyarakat tentang isu korupsi.

Mar’atun Shalihah, Direktur Sharia Enterprise IAIN Ambon, berharap kegiatan ini terus berkembang dan menjadi inspirasi dalam memperkuat gerakan antikorupsi melalui seni budaya.

Sebelumnya, pada 22-23 Oktober, ARTSIDE Universitas Muhammadiyah Bandung mengadakan “Kinemaksi”, hasil kolaborasi KPK dan GIZ, yang menayangkan 12 film antikorupsi.

Acara ini menarik hampir seribu peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar di Bandung. Selain pemutaran film, “Kinemaksi” juga menyajikan seminar, kompetisi esai, musikalisasi puisi, hingga live painting.

Dalam sambutan video, Amir Arief, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, menyampaikan harapan agar film antikorupsi mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya korupsi.

Para narasumber seperti Bivitri Susanti dan Guru Gembul juga dihadirkan untuk berbagi perspektif mereka, memperkaya wawasan peserta tentang urgensi integritas.

Sebagai pembuka rangkaian kegiatan ini, acara “Gemakan Aksi” digelar di Semarang pada 20 Oktober, mengangkat tema “Perkuat Integritas, Tumpas Ular Penghisap”.

“Gemakan Aksi”, yang digagas oleh Tim Victorior Agency bekerja sama dengan KPK, menyasar pelajar SMP dan SMA dengan rangkaian acara seperti Jelajah Lorong, pemutaran film, dan “Seribu Daun”, dimana para peserta menuliskan pesan moral untuk digantungkan pada ranting pohon.

Acara ini diharapkan dapat mengubah pandangan pelajar mengenai pentingnya melawan tindakan korupsi sekecil apa pun.

Jeihan Angga, sutradara, menekankan pentingnya edukasi antikorupsi melalui media film, khususnya bagi generasi muda.

Dengan berbagai kegiatan ini, satu dekade ACFFEST semakin memperlihatkan komitmennya dalam mengajak generasi muda berpartisipasi aktif dalam pemberantasan korupsi.

Melalui kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan dan komunitas seni, ACFFEST menjadi wadah kreatif sekaligus sarana edukasi yang menginspirasi para sineas muda untuk terus berkarya demi Indonesia yang lebih bersih.***

Baca Juga  OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

Red/K.101

Tags: #MerahPutihTegakBerdiriGenerasi Muda AntikorupsiKomisi Pemberantasan KorupsiKPKSatu Dekade ACFFESTWorkshop Manyala Dek
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kejagung RI Tetapkan eks Dirjen KA Kemenhub Tersangka Korupsi Proyek Jalur Kereta Api Besitang-Langsa

Post Selanjutnya

Black Campaign di Pilkada Garut, Yogi Iskandar: Bukti Miskin Ide, Minim Gagasan

RelatedPosts

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik sebagai Pintu Masuk Korupsi Pasca Pemilu

19 Juli 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

14 Juli 2026
dok. KPK

KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

10 Juli 2026

Mochammad Jasin Dorong KPK Usut Dugaan Suap di Balik Amplop Bupati Kuansing ke Menhut

8 Juli 2026
Post Selanjutnya

Black Campaign di Pilkada Garut, Yogi Iskandar: Bukti Miskin Ide, Minim Gagasan

Mengenal Lebih Dekat dr. Helmi Budiman: Masa Kecil di Tasikmalaya Hingga Menjadi Wakil Bupati Garut

Discussion about this post

KabarTerbaru

Koalisi Masyarakat Sipil mendesak pemerintah menghentikan pelibatan TNI dalam Program Koperasi Desa Merah Putih (Istimewa)

Koalisi Sipil Desak Hentikan Pelibatan TNI dalam Program KDMP Usai Konflik Berdarah Adonara

21 Juli 2026

Yuda Puja Turnawan: Kemandirian Fiskal Jadi Kunci Agar Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Setara UMR

21 Juli 2026
Foto: Istimewa

16 Tahun Menanti Penyelesaian, Kelompok Tani Bosowa Tuntut Ganti Rugi Lahan 137,5 Hektare kepada PT KPC

21 Juli 2026

Potensi Kebakaran, Pemkot Tangsel Himbau Masyarakat Tidak Melakukan Pembakaran Sampah Secara Terbuka

21 Juli 2026

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Negara Rp14,2 Miliar dari Perkara Pinjol

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Lukman Edy: P2N Jadi Rumah Besar Pengusaha Nahdliyin untuk Perkuat Ekonomi Nasional

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com