• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juni 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

JAKER Akan Gelar Bedah Buku Novel  “Menghadang Kubilai Khan” Karya AJ Susmana

Redaksi oleh Redaksi
16 Agustus 2024
di News, Sastra
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_novel ini mengambil latar sejarah nusantara pada abad ke-13, yang menyuguhkan pesan dan pelajaran yang relevan untuk  Indonesia sekarang_

Jakarta, Kabariku- Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat (JAKER) berencana menggelar diskusi dan bedah Novel sejarah “Menghadang Kubilai Khan” karya AJ Susmana.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Laurentinus Justinianus Sonny, Sekjen JAKER menginformasikan, diskusi dan bedah buku tersebut akan dilaksanakan perdana di Jakarta, pada Hari Minggu, 18 Agustus 2024, Jam 14:00 di Kelakar Coffee Tebet, Jakarta Selatan.

RelatedPosts

Mitra MBG Layangkan Ultimatum ke BGN, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Cabut SE 12/2026

Dua Peserta Latsarmil Wafat, Politisi PDIP Ida Nurlaela Minta Evaluasi Menyeluruh Program SPPI Calon Manajer KDMP

Benyamin Wacanakan Pendidikan Informal Gratis untuk Perluas Akses Belajar Warga Tidak Mampu

Pembedah yang siap hadir cukup dikenal sebagai penulis novel dan penggiat budaya seperti Sihar Ramses dan  Wenri Wanhar.

“Politisi PRIMA Ahmad Rifai, bahkan juga Nuraini Hilir  yang saat ini sebagai  Tenaga Ahli KSP, siap datang  meramaikan,” terangnya. Jum’at (16/08/2024).

Perdana, kata Sonny, akan juga diselenggarakan di kota-kota lain tak hanya di Jakarta. Diskusi dan Bedah Buku di Jakarta merupakan Gong pembuka untuk penyelenggaraan di kota-kota lain, seperti di Jakarta, Jumat, 16 Agustus 2024.

Ditengah kesibukannya menyiapkan agenda Bedah Buku Menghadang Kubilai Khan secara nasional. Sonny pun mengatakan bahwa Kota Palembang, Mataram, Jember sudah menjadwalkan untuk mengadakan diskusi dan bedah buku tersebut.

Menurut  Sonny, selain buku Menghadang Kubilai Khan relevan untuk menjadi alat konsolidasi internal JAKER yang dalam waktu dekat akan mengadakan Musyawarah Nasional offline setelah sebelumnya sukses melaksanakan Musyawarah Nasional Online.

Gagasan dalam novel tersebut bisa memajukan dan memperkuat rasa kebangsaan, dan perjuangan keadilan dan kemakmuran bangsa di tengah perubahan politik dunia akhir-akhir ini.

Baca Juga  IPW Apresiasi Kapolres Bogor Libatkan Keluarga Korban Saat Gelar Perkara Kasus Polisi Tembak Polisi

“Narasi kuat dari Novel tersebut seperti persatuan, patriotisme dan kesetaraan dalam perdagangan dunia sangat menonjol,” ujar Sonny.

“Kubilai Khan sebagai penguasa dunia waktu itu yang banyak menuntut negara dan bangsa lain tunduk kepadanya, pada saat ini bisa berbentuk kaum globalis, imperialis yang memaksakan sistem penjajahan baru di   Indonesia untuk  menguasai kekayaan alam dan sumber daya manusia Indonesia,” lanjutnya

Pada kesempatan yang sama, penulis novel Menghadang Kubilai Khan, AJ Susmana menyampaikan bahwa walaupun novel ini mengambil latar sejarah nusantara pada abad ke-13, novel ini menyuguhkan pesan dan pelajaran yang relevan untuk  Indonesia sekarang.

“Indonesia yang sedang mencari atau membangun dan menemukan posisinya dalam percaturan politik dunia hari ini seperti yang muncul dalam gagasan-gagasan multipolar perlu mendapatkan kaca benggala sejarah, “ kata AJ Susmana.

Disebutnya, periode sejarah abad ke-13 dengan aktor-aktor nasional utamanya seperti Kertanagara, Tapasi, Jayakatwang, Dyah Wijaya, Mauli Warmadewa, telah menjawab pergeseran dan tantangan dunia waktu itu dengan aktor utamanya Kubilai Khan dari Dinasti Yuan Mongol.

Sehingga pada momentum yang tepat, Dyah Wijaya dapat mengambil keuntungan dari tingkat peradaban atau teknologi yang maju saat itu seperti senjata perang atau senjata pertahanan yang kelak menjadikan Majapahit setara dalam perdagangan dunia yang bahkan masih dikuasai Dinasti Yuan-Mongol

“Sehingga mencapai kejayaan dan kemakmuran sebagaimana digambarkan dalam puisi Kakawin Nagarakertagama karya Empu Prapanca itu,” urai AJ Susmana.

Dalam konteks hari ini, menurut AJ Susmana, situasinya tidak jauh berbeda. Ada tokoh-tokoh nasional:  Presiden Jokowi yang akan digantikan atau diteruskan Prabowo Subianto, ada Megawati yang membayangi sebagai oposisi atau kritikus.

Ada politisi muda yang terus membangun karakternya seperti Puan Maharani, Gibran, Agus Harimurti Yudhoyono, juga Agus Jabo Priyono.

Baca Juga  Besok, JAKER Bersama Perpustakaan Daerah Tangerang Gelar Diskusi “Menghadang Kubilai Khan”

“Sementara aktor-aktor di luar, kita bisa melihat ada Xi Jinping dengan Republik Rakyat Tiongkok, ada Amerika Serikat, Rusia dan lain-lain dengan kemajuan teknologi yang terus dipamerkan,” tambah AJ Susmana.

“Indonesia perlu pemimpin seperti Wijaya yang dapat membaca dan memanfaatkan situasi lantas melakukan transfer teknologi  untuk kemajuan bangsa dan negara,” kata AJ Susmana menyimpulkan.

AJ Susmana, penulis novel ini bernama lengkap Antun Joko Susmana. Selain aktif menulis dan terlibat dalam kerja-kerja kebudayaan, alumnus Fakultas Filsafat Universitas Gajah Mada (UGM) ini juga dikenal sebagai aktivis politik.

Semasa kuliah, dia terlibat dalam pergerakan mahasiswa seperti Solidaritas Mahasiswa Indonesia untuk Demokrasi (SMID) menentang rezim Orde Baru.

Bersama Wiji Thukul, sempat memimpin seksi kebudayaan Partai Rakyat Demokratik: Jaringan Kerja Kesenian Rakyat (JAKER) yang kini berubah menjadi Jaringan Kerja Kebudayaan Rakyat.

AJ Susmana juga menjadi bagian dari Partai Rakyat Demokratik (PRD) sejak pendiriannya di tahun 1996.

Sekarang ini, AJ Susmana selain  masih aktif dalam kerja-kerja kebudayaan bersama JAKER, juga aktif  sebagai fungsionaris Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) sebagai  Wakil Ketua Umum.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Bedah Buku Novel  “Menghadang Kubilai Khan”JAKERJaringan Kerja Kebudayaan RakyatKarya AJ Susmana
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Ketua Dewan Penasihat PWI Bela Hak Berhijab Paskibraka: Aturan Seragam Harus Fleksibel

Post Selanjutnya

Diduga Korupsi Rp1,1 Triliun, FGMI Minta Prasetyo Boeditjahjono Segera Ditangkap dan Diperiksa

RelatedPosts

Mitra MBG Layangkan Ultimatum ke BGN, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Cabut SE 12/2026

24 Juni 2026

Dua Peserta Latsarmil Wafat, Politisi PDIP Ida Nurlaela Minta Evaluasi Menyeluruh Program SPPI Calon Manajer KDMP

24 Juni 2026
Oplus_131072

Benyamin Wacanakan Pendidikan Informal Gratis untuk Perluas Akses Belajar Warga Tidak Mampu

24 Juni 2026

Soal Isu Awasi Gibran, Gerindra Ungkap Potensi Pecah Belah di Internal Pemerintah

24 Juni 2026

Roy Suryo dan dr. Tifa Tak Ditahan, IPW Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Penanganan Perkara

24 Juni 2026

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran-AS

24 Juni 2026
Post Selanjutnya

Diduga Korupsi Rp1,1 Triliun, FGMI Minta Prasetyo Boeditjahjono Segera Ditangkap dan Diperiksa

Tim Nusantara Baru Kibarkan Sang Merah Putih di Ibu Kota Nusantara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mitra MBG Layangkan Ultimatum ke BGN, Beri Waktu 2×24 Jam untuk Cabut SE 12/2026

24 Juni 2026

Dua Peserta Latsarmil Wafat, Politisi PDIP Ida Nurlaela Minta Evaluasi Menyeluruh Program SPPI Calon Manajer KDMP

24 Juni 2026
Oplus_131072

Benyamin Wacanakan Pendidikan Informal Gratis untuk Perluas Akses Belajar Warga Tidak Mampu

24 Juni 2026

Soal Isu Awasi Gibran, Gerindra Ungkap Potensi Pecah Belah di Internal Pemerintah

24 Juni 2026

Roy Suryo dan dr. Tifa Tak Ditahan, IPW Ungkap Sejumlah Kejanggalan dalam Penanganan Perkara

24 Juni 2026

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran-AS

24 Juni 2026
Oplus_131072

Kejagung Tegaskan Tidak Semua Tindak Pidana di Sidangkan, Kasus Pencurian Sendal Jepit Bisa Lewat RJ

24 Juni 2026

Pemkot Tangsel Siapkan Bantuan Pendidikan di 94 Sekolah Swasta Ajaran 2026/2027

24 Juni 2026
Penangguhan penahanan Roy Suryo dan dr Tifa memicu kemarahan loyalis Jokowi dalam konferensi pers, Selasa (23/06) di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

24 Juni 2026

Prabowo di Munas dan Konbes NU 2026: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

24 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com