• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Mei 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

25 Tenaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Garut Ikuti Coaching Kemen PPPA dan UNFPA

Redaksi oleh Redaksi
21 Agustus 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) Republik Indonesia bekerja sama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) Indonesia mengadakan coaching selama tiga hari, mulai Rabu (21/08/2024) hingga Jumat (23/08/2024).

Acara ini diikuti oleh 25 Tenaga Layanan Perlindungan Perempuan dan Anak di Kabupaten Garut, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mereka dalam menangani kekerasan berbasis gender.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pembukaan acara berlangsung di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Garut dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Garut, Rahmat Wibawa.

RelatedPosts

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

Dalam sambutannya, Rahmat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari ujicoba perlindungan perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender (KBG) yang sebelumnya telah dilakukan di Kabupaten Garut.

Ditunjuknya Garut sebagai salah satu lokasi pilotting untuk coaching ini menjadi kebanggaan tersendiri. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan kemampuan para pendamping dalam menangani kasus kekerasan.

Rahmat juga mengungkapkan rencana Dinas PPKBPPPA Kabupaten Garut untuk mengadakan pelatihan bagi guru Bimbingan Konseling (BK), mengingat banyaknya kasus kekerasan, seperti bullying, di lembaga pendidikan. Pelatihan ini diharapkan dapat menyelaraskan pemahaman guru BK dengan amanah Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 2 Tahun 2022.

“Dan mudah-mudahan ini berkelanjutan, Garut juga insha Allah Kabupaten Garut dalam hal ini Dinas PPKBPPPA mau melakukan satu training buat guru-guru BK,” ujar Rahmat.

Ia berharap dukungan dari Kemen PPPA dan UNFPA Indonesia ini tidak hanya sebatas coaching saja, tapi juga membantu Kabupaten Garut untuk meningkatkan langkah preventif terjadinya kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Baca Juga  Bareskrim Polri Turunkan Tim Bantu Polda Jabar Kejar DPO Tiga Tersangka Kasus Vina Cirebon

“Harapannya ini betul-betul tenaga layanan perlindungan perempuan dan anak yang ada di UPT itu betul-betul profesional,” harapnya.

Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA RI, Ratna Susianawati, yang hadir dalam acara tersebut, menjelaskan bahwa coaching ini akan membahas berbagai praktik dan langkah-langkah optimal dalam penyelenggaraan layanan perlindungan terhadap perempuan dan anak korban kekerasan.

Menurut Ratna, isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan prioritas nasional yang harus terus ditingkatkan hingga level provinsi dan kabupaten/kota.

“Indonesia memiliki komitmen kuat untuk memastikan perlindungan hak perempuan dan anak dari kekerasan, sejalan dengan berbagai komitmen internasional yang telah diratifikasi oleh pemerintah,” jelas Ratna.

Takeda Project Manager UNFPA Indonesia, Ria Ulina, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pilar penanganan KBG yang dikerjasamakan antara pihaknya dan Kemen PPPA.

Ria menjelaskan bahwa coaching ini bertujuan untuk merefleksikan peran dan tantangan yang dihadapi para tenaga layanan perlindungan di lapangan.

“Merefleksikan kembali apakah sudah cukup kita punya SOP atau tidak misalnya begitu, lalu bagaimana alur koordinasi dengan mitra-mitra OPD terkait, apa tantangan yang kita hadapi,” papar Ria.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta coaching juga berkesempatan untuk berdiskusi dan meminta masukan dari para pakar yang difasilitasi oleh Kemen PPPA dan UNFPA, demi mengoptimalkan peran mereka dalam perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Garut.

“Kami berharap setelah coaching ini, UPTD PPA Garut dapat semakin baik dalam manajemen kasus KBG dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam mendorong mereka untuk lebih berani melapor,” ujar Ria.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Coaching Kemen PPPA dan UNFPADPPKBPPPA Kabupaten GarutLayanan Perlindungan Perempuan dan Anak
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Pj. Bupati Garut dan Yayasan Dewa Dewi Indonesia Bahas Pengembangan Kawasan Talaga Bodas

Post Selanjutnya

Setkab dan Kemensetneg Buka Pendaftaran CPNS Tahun 2024, Ini Syarat dan Formasinya

RelatedPosts

Diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, membahas pentingnya menjaga supremasi sipil, demokrasi, dan penegakan negara hukum di tengah dinamika relasi sipil dan militer.(Bemby/kabariku)

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

18 Mei 2026

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

18 Mei 2026

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

18 Mei 2026

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

18 Mei 2026
HBTKVI soroti mahalnya bedah jantung dan minimnya dokter BTKV di 13 provinsi. (Kabariku.com)

HBTKVI Minta Pemerataan Dokter BTKV demi Perkuat Layanan Jantung Nasional

17 Mei 2026

Presiden Prabowo Resmikan 166 SPPG dan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

16 Mei 2026
Post Selanjutnya

Setkab dan Kemensetneg Buka Pendaftaran CPNS Tahun 2024, Ini Syarat dan Formasinya

Bahlil Sapa Gibran di Munas XI Golkar: Warna Bajunya Mirip Gerindra, Tidak Kuning

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Pernyataan Presiden Prabowo ‘Warga Desa Tak Pakai Dolar’

18 Mei 2026
Diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, membahas pentingnya menjaga supremasi sipil, demokrasi, dan penegakan negara hukum di tengah dinamika relasi sipil dan militer.(Bemby/kabariku)

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

18 Mei 2026

Reses DPRD Garut, Yuda Berikan Pelayanan Publik Langsung untuk Warga, Sekaligus Serap Aspirasi

18 Mei 2026
Dinas Perkim Kabupaten Cianjur

Perkim Perbaiki 63 Unit Rutilahu Sebesar Rp1.8 Miliar dari Pemkab Cianjur

18 Mei 2026

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

18 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

18 Mei 2026

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

18 Mei 2026

Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei 2026

18 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com