• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

RAJA Bersatu Surati MK: Dukungan Moral Agar Punya Nyali dan Adil Dalam Mengadili Perkara Sengketa Pemilu

Redaksi oleh Redaksi
4 April 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Yogjakarta, Kabariku- Pilpres 2024 akhirnya menyisakan banyak persoalan, bahkan publik menilai Pemilu 2024 adalah paling brutal dalam sejarah. Kenapa bisa dikatakan demikian? karena institusi kekuasaan banyak yang secara terang-terangan mengkampanyekan salah satu Capres-Cawapres.

Tentu tidak etis dan akan merusak proses demokrasi itu sendiri. Terlihat kasat mata adanya rekayasa perubahan konstitusi, pelanggaran peraturan KPU, pengerahan aparat negara, hingga pat gulipat dalam rekap dan hitung suara. Bahkan lembaga survey pun turut serta membangun opini yang menguntungkan salah satu paslon.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Elemen masyarakat yang tergabung dalam Rakyat Jogja Bersama Satu Tujuan (RAJA Bersatu) mengirim surat kepada Mahkamah Konstitusi (MK) yang berisi memberikan dukungan moral kepada MK agar punya nyali dalam mengadili perkara sengketa Pemilu dengan seadil-adilnya.

RelatedPosts

Hendardi Soroti Penahanan Febrie di Rutan KPK: “Tidak Otomatis Membuktikan Kejagung Independen”

Musim Kemarau Panjang, DPRD Kota Tangerang Soroti Lambannya Normalisasi Saluran Air

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

Inisiator dan Koordinator  RAJA Bersatu, In’am eL Mustofa, M.I.P., menjelaskan, mengirimi surat ke MK karena dilandasi atas banyaknya persoalan kehidupan demokrasi dan praktek Pemilu 2024. Bahkan publik menilai, Pemilu 2024 adalah paling brutal dalam sejarah.

“Kenapa bisa dikatakan demikian karena institusi kekuasaan banyak yang secara terang-terangan mengkampanyekan salah satu capres cawapres,” kata In’Am dalam keterangannya, Kamis (4/4/2024).

In’am mengatakan, kondisi tersebut tentu tidak etis dan akan merusak proses demokrasi di Indoneisa. Terlihat kasat mata adanya dugaan-dugaan pelanggaran tersebut, seperti rekayasa perubahan konstitusi, pelanggaran peraturan KPU, pengerahan aparat negara, hingga pat gulipat dalam rekap dan hitung suara.

“Bahkan lembaga survei pun diduga kuat turut serta membangun opini yang menguntungkan salah satu paslon,” jelasnya.

Baca Juga  Pengamat Yakin Pemerintahan Prabowo akan Berjalan Cepat Tunaikan Program Kerja Strategis

Lanjutnya, setelah Pilpres 2024 usai, kini pertaruhan masa depan demokrasi berujung di KM. Masyakat luas berharap MK dapat mengatasi dan mengembalikan marwah MK sekaligus demokrasi yang sedang jatuh di titik nadir.

“Kami berharap agar MK dapat bersikap independen dan berani mengatakan ‘tidak’ jika ada cawe-cawe dari institusi kekuasaan lain,” tegasnya.

“Profesional dan mengedepankan hati nurani harus dibangun untuk mengambil keputusan yang objektif, mendahulukan kepentingan bangsa, serta jauh dari pragmatisme,” jelasnya.

Berkaitan hal itu, RAJA Bersatu mengirim surat ke MK sebagai bentuk harapan sekaligus dukungan moral agar MK memiliki nyali dalam mengadili perkara Pemilu 2024.

“Surat tersebut juga menunjukkan rakyat bersama MK, membela penuh jika ada intimidasi terhadap Hakim MK. Surat sudah dikirim Rabu, 3 April 2024,” ungkapnya.

Menurut dia, RAJA Bersatu mendapat dukungan dari beberapa tokoh masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya, berikhtiar terus bersama MK. Rangkaian aksi bersama di Yogyakarta dan akan dilakukan dengan berbagai simpul pergerakan pro demokrasi

“Bahkan jika kondisi darurat MK, kami akan berangkat ke Jakarta. Ikut menjaga MK agar sebagai benteng terakhir konstitusi, keadilan, dan hukum tetap tegak berdiri,” jelasnya.

Kini pertaruhan masa depan demokrasi berujung di Mahkamah Konstitusi. Masyakat luas berharap MK dapat mengatasi dan mengembalikan marwah MK sekaligus demokrasi yang sedang jatuh di titik nadir.

In’am eL Mustofa sebagai inisiator RAJA Bersatu mendesak agar Mahkamah Konstitusi dapat bersikap independen dan berani mengatakan’tidak’ jika ada cawe-cawe dari Institusi kekuasaan lain.

“Profesional dan mengedepankan hati nurani sehingga keputusan yang diambil objektif, jauh dari pragmatisme dan mendahulukan kepentingan bangsa,” cetusnya.

Surat RAJA Bersatu kepada MK merupakan bentuk harapan sekaligus dukungan moral agar MK memiliki nyali, rakyat akan bersama MK membela penuh jika ada intimidasi terhadap Hakim MK.

Baca Juga  Budi Gunawan Sebut Prabowo Subianto Sosok Pemimpin yang Memikirkan Rakyat versi Presiden Jokowi

RAJA Bersatu yang didukung oleh beberapa tokoh masyarakat Jogja dan sekitarnya berikhtiar untuk membersamai MK sekalipun melalui surat. Rangkaian aksi bersama di Jogja terus akan dilakukan dengan berbagai simpul pergerakan.

“Bahkan jika kondisi darurat MK, RAJA akan berangkat ke Jakarta. Ikut menjaga MK agar sebagai garda terakhir konstitusi dan keadilan hukum mampu bersikap independen. #SaveMK,” tandas In’Am.***

Red/K.101

Tags: Capres Cawapres 2024mahkamah konstitusiPerkara Sengketa PemiluRAJA Bersatu
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Penuhi Dua Izin Operasi, Menkominfo: Starlink Akan Uji Coba di IKN

Post Selanjutnya

Pj Bupati Garut: Sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah Harus Tetap Terjalin dalam Mengantisipasi Kebutuhan Masyarakat

RelatedPosts

Hendardi Soroti Penahanan Febrie di Rutan KPK: “Tidak Otomatis Membuktikan Kejagung Independen”

25 Juli 2026

Musim Kemarau Panjang, DPRD Kota Tangerang Soroti Lambannya Normalisasi Saluran Air

25 Juli 2026

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

25 Juli 2026

Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, Produk UMKM Lokal Didorong Tembus Pasar Global

25 Juli 2026

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung di Rutan KPK, Klaim Jadi Korban Kriminalisasi

25 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

30 Tahun Kudatuli: Tragedi 27 Juli 1996 Dinilai Jadi Titik Balik Lahirnya Gelombang Reformasi

24 Juli 2026
Post Selanjutnya

Pj Bupati Garut: Sinergitas antara TNI dan Pemerintah Daerah Harus Tetap Terjalin dalam Mengantisipasi Kebutuhan Masyarakat

Panggil Surya Paloh, Ahmad Syaikhu Hingga Megawati ke MK, Pernusa: Biar Sidang Jadi Hiburan Politik!

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dok.Foto: Istimewa

Donny Pur Raih Gelar Magister Kelima, Angkat Pembiayaan Syariah untuk Hotel Halal

25 Juli 2026

UNIGA Lepas Ratusan Lulusan, Wamendagri Bima Arya Dorong Wisudawan Siap Hadapi Tantangan Era Digital

25 Juli 2026

Penitipan Tahanan Febrie Adriansyah di Rutan Cabang Gedung Merah Putih, Ini Penjelasan KPK

25 Juli 2026

Hendardi Soroti Penahanan Febrie di Rutan KPK: “Tidak Otomatis Membuktikan Kejagung Independen”

25 Juli 2026

Musim Kemarau Panjang, DPRD Kota Tangerang Soroti Lambannya Normalisasi Saluran Air

25 Juli 2026

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

25 Juli 2026
Korban Dwi Febri Endaryanto melaporkan ke Polda Metro Jaya, Jumat (24/07) (Istimewa)

Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

25 Juli 2026

Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, Produk UMKM Lokal Didorong Tembus Pasar Global

25 Juli 2026
oplus_148897792

Tiga Rumah Ludes Terbakar di Cilawu, Yudha Puja Turnawan Dorong Bantuan Disperkim dan CSR

25 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com