• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Juli 6, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Pendidikan

Gerakan Nasional LPQQ Indonesia Solusi Efektif Pengentasan Buta Aksara Al-Qur’an di Tanah Air

Redaksi oleh Redaksi
11 September 2023
di Pendidikan
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku- Gerakan Nasional pengentasan buta aksara al-Qur’an merupakan upaya penting dan strategis dalam mewujudkan masyarakat muslim yang mampu membaca dan mencintai al-Qur’an.

Ketua Umum Lembaga Pembinaan Qiroatil Qur’an Indonesia (LPQQ Indonesia) Mahbub Sholeh Zarkasyi menyebut, Gerakan Nasional adalah upaya bersama yang terorganisir dan terstruktur untuk merubah keadaan, yang dilakukan secara serentak, bertahap dan berkelanjutan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurutnya, hal ini untuk memberikan kemampuan dasar dalam beragama yaitu kemampuan membaca al-Qur’an, sehingga yang beriman bisa mempelajari dan mengamalkan ajaran agama Islam.

RelatedPosts

Cholil Nafis Kritik Konten BEM Psikologi UI soal Homoseksual, Soroti Tanggung Jawab Kampus Bentuk Karakter Mahasiswa

HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II Tahun 2026, Perluas Akses dan Perkuat STEM Industri Strategis

Mahbub Zarkasyi mengatakan, dengan adanya fakta 65% (+154 juta) muslim di Indonesia yang masih belum mampu membaca al-Qur’an.

“Sebanyak 65% (+154 juta ) muslim di Indonesia yang masih belum mampu membaca al-Qur’an tersebut adalah dikarenakan pada saat ini mereka berada di lingkungan kehidupan yang sudah sibuk dengan tugas dan aktivitas sesuai profesinya, sehingga sudah tidak memiliki waktu luas untuk belajar setiap hari,” ucap Mahbub. Senin (11/9/2023).

Mahbub menjelaskan, LPQQ Indonesia coba memberikan solusi dengan Gerakan Pembelajaran Membaca Al-Qur’an secara klasikal yang hanya membutuhkan waktu selama 2 sampai 3 hari (hari libur) saja.

Untuk bisa membaca al-Qur’an, lanjut dia, yaitu dengan Metode Ishlah sebuah metode aktual dan inovatif untuk belajar dan mengajarkan membaca al-Qur’an secara Klasikal bagi kalangan remaja, dewasa dan lansia, serta bagi pelajar dan mahasiswa.

“Dan LPQQ hadir dengan solusi alternatif mengunakan metode klasikal dalam pembelajaran Al-Quran, dengan estimasi waktu selama 2 sampai 3 hari (Hari libur) saja untuk bisa membaca al-Qur’an,” jelasnya.

Baca Juga  Dalam Audensi di Kemensos, Gus Ipul Ajak Kepala Daerah Kolaborasi Sukseskan Sekolah Rakyat

Mahbub menerangkan, gerakan Nasional LPQQ memfokuskan kepada upaya membangun komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan kerjasama dengan semua elemen dan komponen masyarakat muslim untuk membentuk kelompok-kelompok Belajar Membaca Al-Qur’an (KBMA) atau Rumah Qur’an.

Dimana setiap kelompoknya dengan jumlah peserta sebanyak 40-50 orang disetiap KBMA yang dibentuk disetiap Desa/Kelurahan dan di kampus pelajar kelas 6, Kelas 9 dan kelas 12 serta di kampus-kampus mahasiswa.

Selain itu terdapat juga program pengabdian para mahasiswa kepada masyarakat dapat dibekali juga dengan pemahaman terhadap metode Ishlah klasikal ini,

“Jadi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat ikut serta dalam gerakan ini, yaitu dengan melakukan pembentukan dan pembelajaran membaca Al Qur’an pada KBMA bagi kalangan remaja, dewasa bahkan lansia”, terangnya.

Lanjut ia menjelaskan, Pembelajaran dilaksanakan pada hari libur sehingga tidak mengganggu aktivitas Gerakan Nasional ini apabila dilakukan sekali dalam setahun, maka akan dapat mengentaskan sebanyak 16,758,800 muslim Indonesia menjadi mampu membaca al Qur’an.

Dengan jumlah Mu’alim Al-Qur’an sebanyak 1.675.880 orang. Sehingga dalam kurun waktu 10 tahun, masyarakat muslim di Indonesia akan bebas dari buta aksara al-Qur’an.

“Peluang untuk dapat melakukan pembelajaran membaca al-Qur’an secara Klasikal pada KBMA sebanyak 2 (Dua) gelombang dalam setahun sangatlah besar, karena pelaksanaan pembelajaran dengan sistim klasikal ini hanya membutuhkan waktu selama 2-3 hari saja,” lanjut Mahbub.

Gerakan Nasional pengentasan buta aksara al-Qur’an merupakan upaya penting dan strategis dalam mewujudkan masyarakat Muslim yang mampu membaca dan mencintai al-Qur’an.

Selain itu juga terdapat Program pengabdian para mahasiswa kepada masyarakat dapat dibekali juga dengan pemahaman terhadap metode Ishlah klasikal ini.

“Sehingga dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dapat ikut serta dalam gerakan ini, yaitu dengan melakukan pembentukan dan pembelajaran membaca al Qur’an pada KBMA bagi kalangan remaja, dewasa bahkan lansia,” paparnya.

Baca Juga  Sukseskan Pendidikan Dasar, Bupati Garut Ingatkan Kepala Sekolah Tidak Bebani Masyarakat

Sekedar informasi, Lembaga Pembinaan Qiroatil Qur’an Indonesia (LPQQ Indonesia) dengan segala aspek programnya mempunyai tugas, fungsi dan peranan penting dalam membangun masyarakat yang bebas buta aksara al-Qur’an guna memberikan kontribusi yang nyata dalam mengentaskan buta aksara al-Qur’an di tanah air.

LPQQ Indonesia sendiri adalah wadah terhimpunnya para aktivis dari berbagai disiplin ilmu dan kepakaran yang terorganisir dan terstruktur dibawah bimbingan para tokoh ulama, tokoh Pondok Pesantren, Tokoh Akademisi dan Tokoh Masyarakat Muslim yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap pengentasan buta aksara al-Qur’an di Indonesia.

LPQQ Indonesia dengan segala aspek programnya mempunyai tugas, fungsi dan peranan penting dalam membangun masyarakat yang bebas buta aksara al-Qur’an guna memberikan kontribusi yang nyata dalam mengentaskan buta aksara al-Qur’an di tanah air.

LPQQ Indonesia sendiri adalah wadah terhimpunnya para aktivis dari berbagai disiplin ilmu dan kepakaran yang terorganisir dan terstruktur dibawah bimbingan para tokoh ulama, tokoh Pondok Pesantren, Tokoh Akademisi dan Tokoh Masyarakat Muslim yang memiliki komitmen dan kepedulian terhadap pengentasan buta aksara al-Qur’an di Indonesia.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: LPQQ IndonesiaPengentasan Buta Aksara Al-Qur’an
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Dalem Bintang hingga Gunung Guntur Rencananya Dijadikan Nama Venue di SOR RAA Adiwijaya

Post Selanjutnya

Ponco Sutowo Diminta Tinggalkan Hotel Sultan GBK, Mahfud MD: HPL-nya Kini Sepenuhnya Milik Setneg

RelatedPosts

Cholil Nafis Kritik Konten BEM Psikologi UI soal Homoseksual, Soroti Tanggung Jawab Kampus Bentuk Karakter Mahasiswa

4 Juli 2026

HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

1 Juli 2026

LPDP Buka Pendaftaran Beasiswa Tahap II Tahun 2026, Perluas Akses dan Perkuat STEM Industri Strategis

30 Juni 2026

Mulai Hari Ini, SPMB Tahap II SMP Negeri Tangerang Selatan Resmi Dibuka

29 Juni 2026

Kadis Kominfo Tangsel Pastikan Infrastruktur Digital Siap Dukung SPMB

29 Juni 2026

Hasil SPMB SMP Negeri Jalur Domisili Tangsel Diumumkan Malam Ini, Pemkot Pastikan Seleksi Transparan

26 Juni 2026
Post Selanjutnya
Ponco Sutowo dan Hotel Sultan GBK

Ponco Sutowo Diminta Tinggalkan Hotel Sultan GBK, Mahfud MD: HPL-nya Kini Sepenuhnya Milik Setneg

Delapan Pegawai Kemenkeu Diberhentikan Terkait TPPU Rp349,87 Triliun

Discussion about this post

KabarTerbaru

Emak Ipi Jubaedah, Janda Duafa Kehilangan Tempat Tinggal, Butuh Kepedulian Banyak Pihak

6 Juli 2026

Ribuan Warga Semarakkan Penutupan THF 2026, Bupati Riza: Festival Dorong Pariwisata dan UMKM Bangka Selatan

5 Juli 2026

Meriah! Lomba Makan Durian Honda Babel di Pantai Desa Sebagin Dongkrak Ekonomi Petani

5 Juli 2026

Apresiasi Kinerja Irjen Agus Suryonugroho, IPW Harap Irjen Wibowo Lanjutkan Transformasi Korlantas Polri

5 Juli 2026

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

5 Juli 2026

Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

5 Juli 2026

PSI Bangka Matangkan Kepengurusan, Budiyono: Jokowi Masuk Agenda Kunjungan ke Bangka Belitung

4 Juli 2026

Promosikan Produk UMKM, PT TIMAH Boyong Mitra Binaan ke Belitung Expo 2026

4 Juli 2026

FPN Bandung Raya Gelar Donor Darah sebagai Wujud Solidaritas Kemanusiaan untuk Palestina

4 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com