• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Februari 15, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Syahganda dan Bukunya; Nasib Tapol Orde Oligarki

Redaksi oleh Redaksi
19 Februari 2022
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare
oleh
Andrianto
Ketua GERPOL (Gerakan Reformasi Politik) Indonesia

Kabariku- Di era penuh represif Orde Baru, setiap kota punya senior yang di tuakan menjadi mentor aktivis era 80an-90an.

Syahganda untuk Kota Bandung…
Pengenalan nama Syahganda sudah tidak asing serasa familiar di telinga, apalagi Kami sesama Tapol, bedanya saya di Rutan Salemba Jakarta beliau di Rutan Kebon Waru Bandung.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Perjumpaan pertama terjadi di kantor HUMANIKA di bilangan Tendean Jaksel sekitar th 96 an saat Beliau baru dari pengembaraan di Belanda.

RelatedPosts

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Bui dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

Saya sudah jadi Ketua Humanika menggantikan Bang Bursah Zarnubi tokoh HMI sekaligus Pendiri Humanika. Diskusi intens sampe subuh hari menguatkan hati bahwa Orba di titik akhir..

Syahganda faham Geostrategis Internasional mirip Syahrir dan Hatta era tahun 1930-an yang menstimulasi tokoh perjuangan Sukarno dkk.

Sejak perjumpaan itu bagaikan dapat energi hingga Humanika makin intens sebagai poros perlawanan yang disegani rezim Orba.

Sebagai aktivis berlatar ITB Syahganda tidak eksklusif alias ITB sentris, peran penghubung dan katalisator semua simpul sangat cucok diperankannya.

Ketika ICMI berdiri dan bentuk lembaga Think Thank CIDES kadang sering berjumpa. Apalagi sekretaris Direktur Eksekutif Cides, Fatma bilang hanya saya dan Syahganda yang bisa ketemu tanpa janji dan protokoler dengan Direktur Eksekutif CIDES tiada lain Jumhur Hidayat.

Saat Orba runtuh dan Habibie naik kekuasaan, kami seiring sejalan karna landasan konstitusional semata. Meski diujung jalan terjadi keretakan ring 1 yang membuat Habibie tidak bertahan lama. Saya Korlapnya almarhum Mahadi Sinambela tokoh Golkar yang pernah jadi Menpora Gus Dur.

Baca Juga  Kapolri Turunkan 15 Ribu Pasukan dan Almatsus untuk Pengamanan Pengambilan Sumpah Presiden dan Wapres RI Terpilih

Era Gus Dur dan Mega jarang berjumpa lagi, Kami sibuk urusan domestik meski sesama oposan keduanya.

Saat SBY kuasa Syahganda adalah pendukung utama sehingga kursi empuk Komisaris Pelindo pernah dijabatnya. Saya menjadi dekat lagi karna masuk ke Pelindo Sebagai Staf Ahli Dirut 6 bulan/awal 2010 dan setelah itu Komisaris PT JICT (Jakarta Internasional Container Terminal) anak usaha Pelindo terbesar selama 5 tahun/2010-2015.

Ketika Pilpres 2014, Kami mendukung Prabowo dan Hatta Rajasa karna faktor kedekatan dengan Hatta Rajasa. Kami saat itu baik waktu Mensesneg dan Menko Perekonomian sangat intens berkomunikasi dan metting dengan Hatta Rajasa.

Disamping kami merasa cocok dengan Platform Prabowo-Hatta Rajasa yang pro kedaulatan bangsa. Di Pilpres berikutnyapun sama pilihan.

Sampe akhirnya kami berinisiasi membentuk KAMI (Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia).

Saya sebagai Ketua Panitia Deklarasi KAMI 18/8/2020 penuh jalan terjal sebagai embrio oposisi terkuat dan ditakuti rezim Jokowi.

Syahganda yang didaulat menjadi Sekretaris Eksekutif makin kritis dengan tulisan tulisan yang bernas dan berisi.
Wajar beliau Doktor Kesejahtraan Sosial Fisip ke 16 dari Universitas Indonesia.
Kampus bukan kaleng kaleng….

KAMI menjadi TO rezim Jokowi yang di periode ke 2-nya makin otoriter dan bernafsu memenjarakan suara suara kritis.

Saat itulah Syahganda melontarkan kritik via Twiter UU OMNIBUSLAW

Penolakan publik dimanifes dalam aksi demonstrasi yang massif sampe ke kota kota kecil se Nusantara.

Saya berkesimpulan Aksi penolakan terhadap UU Omnibus Law adalah aksi terbesar setelah penggulingan Gus Dur/tahun 2001.

Tentu ini menampar muka rezim Jokowi dimata publik Internasional.

Bagaimana mungkin produk UU OmnibusLaw untuk menarik Investor justru di tolak rakyatnya sendiri.

Jadi pengkambing hitaman yang pas memang KAMI (Koalisi Aksi menyelamatkan indonesia) Syahganda sangat seksi dikriminalisasi sekaligus bikin effect deterence kepada Aktivis KAMI lainnya.

Baca Juga  Kondisi Terkini Dandim Yakuhimo Papua Letkol Inf JV Tethool dan Sertu Robi yang Terkena Tembakan KKB

Selama persidangan di PN Depok terbukti para Jaksa tidak mampu membuktikan benang merah Syahganda terhadap Aksi aksi kekerasan dan keonaran.

Tuntutan 6 tahun pun hanya tuk nutupi malu institusi penegak hukum yang sekedar menjalankan Order.

Namun entah dapat wangsit bahwa MahKamah Konstitusi akan membatalkan UU OMNIBUSLAW,, Hakim PN Depok hanya jatuhkan hukuman 10 bulan penjara seakan di cocokan masa tahanan.

Jadi Pengalaman Syahganda inilah yang di tuangkannya dalam buku
Menggugat : Indonesia Menggugat
Terdiri dari 3 episode setebal 224 halaman.

Saya sudah baca, sangat menggugah referensi terhadap jalannya ke Indonesiaan yang sudah masuki tahun ke 76 ini.

Lao Tse berujar masa genting kekuasaan berumur 100 th.
Banyak yang rontok setelah 100 tahun seperti era dinasti zaman kerajaan kuno atau di zaman modern, seperti UNI SOVIET, YUGOS SLAVIA, CEKO & Slowakia, SUDAN, YAMAN dll.
Yang bubar atau terpecah belah…

Syahganda dalam bukunya ingin memberi warning kepada pemegang kuasa.
Kekuasaan yang sekuat apapun apabila menyimpang tunggulah saat jatuh atau terjatuhkan.

Buku Syahganda ini mendapat perhatian besar dari pengantar buku yakni: Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, tokoh oposisi nomor satu saat ini juga Prof Din Syamsudin/mantan Ketua Umum Muhammadiyah, Teguh Santoso/ketua siber media, serta tak kalah pentingnya dari Jumhur Hidayat Ketua Umum KSPSI Organ buruh tertua dan terbesar di Indonesia.

Sehingga buku ini harus disebarluaskan sebagai cerminan wajah terkini ke Indonesia Kita…

Bsd City, 19 Februari 2022

Red/K.000

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Gerakan Reformasi Politik IndonesiaKAMIKoalisi Aksi Menyelamatkan IndonesiaMenggugat : Indonesia MenggugatSyahganda
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Peristiwa Desa Wadas, Ketua IPW: Kapolri Sedang Diuji untuk Memotong “Kepala Ikan Busuk”

Post Selanjutnya

Rapat Paripurna ke-16, Ketua DPR RI Puan Maharani Sambut Baik Penetapan Anggota KPU dan Bawaslu Terpilih

RelatedPosts

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026
Beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa, Kerry Adrianto bersama kuasa hukumnya usai menjalani persidangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Anak Riza Chalid, Kerry Adrianto Dituntut 18 Tahun Bui dan Uang Pengganti Rp13,4 Triliun

13 Februari 2026
Eks Direktur PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan duduk menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Skandal Korupsi Pertamina, Eks Dirut Patra Niaga Riva Siahaan Dituntut 14 Tahun Bui

13 Februari 2026
Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memberikan keterangan kepada awak media (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Minta Saksi Segera Melapor ke Dewas Soal Dugaan Pemerasan Penyidik

13 Februari 2026
Isyarat pemberian Bintang Mahaputra disampaikan Prabowo saat meresmikan SPPG Polri di Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).(Foto:Biro Kepresidenan)

Kapolri Bakal Dapat Bintang Mahaputra? Ini Kata Sandri Rumanama Aktivis Nasional

13 Februari 2026
Post Selanjutnya

Rapat Paripurna ke-16, Ketua DPR RI Puan Maharani Sambut Baik Penetapan Anggota KPU dan Bawaslu Terpilih

Kementerian ATR/BPN Berikan Kemudahan untuk Sertifikasi dan Informasi Pertanahan Melalui 'Sentuh Tanahku'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tim Sancang Polres Garut Ungkap Jaringan Komplotan Spesialis Pencurian Mobil Pick Up Lintas Daerah

15 Februari 2026

Wisuda Universitas Garut Angkatan ke-XLIII Gelombang I, Lemhannas RI Dorong Lulusan Berkontribusi bagi Daerah dan Nasional‎

15 Februari 2026

Menaker Terbitkan Aturan WFA Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Berikut Ketentuannya

15 Februari 2026

Refleksi 79 Tahun HMI dan Tarhib Ramadan, Komitmen Istiqamah Mengabdi untuk Bangsa

15 Februari 2026

Hadiri Musrenbang Pemuda 2027, Bupati Garut Soroti Kualitas SDM dan Indeks Pembangunan Pemuda

14 Februari 2026

Mensesneg Apresiasi Peran Media, Tegaskan Pentingnya Informasi Faktual di Era Digital

14 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026

Presiden Prabowo Sematkan Bintang Jasa Utama kepada Kepala BGN, Ini Tokoh Penerima Tanda Kehormatan

14 Februari 2026
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, melaksanakan ziarah ke makam para pemimpin terdahulu Kabupaten Garut pada Jumat (13/2/2026).
(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/ Diskominfo Kab. Garut)

Menapak Jejak Pengabdian, Bupati Garut Ziarah ke Makam Para Bupati Terdahulu dalam Rangka HJG ke-213

14 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Network Defense: Mengapa Kekayaan Epstein Melampaui Uang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Letkol Teddy dan Ikhtiar Meningkatkan Kompetensi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Minta Rp10 Miliar di Kasus RPTKA, KPK: Penyidik Bayu Sigit Tidak Terdaftar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com