• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Forum DKI: Reshuffle Bukan Opsi, Tetapi Keniscayaan

Redaksi oleh Redaksi
10 Desember 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Bandot DM, Koordinator Forum Diskusi Kebangkitan Indonesia (Forum DKI). (*)

Bandot DM, Koordinator Forum Diskusi Kebangkitan Indonesia (Forum DKI). (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sebuah prestasi langka ditorehkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam kurun waktu dua pekan mencokok dua menteri aktif dalam operasi tangkap tangan (OTT). Pertama adalah menteri Kelautan dan Perikanan Edy Prabowo yang menjadi tersangka suap dalam proek ekspor benih lobster. Edy ditangkap KPK tanggal 26 November 2020 di Bandara Sukarno Hatta. Sementara itu Menteri Sosial Juliari Batubara menjadi tersangka suap dalam proyek Bansos Covid19. Juliari menyerahkan diri ke KPK beberapa jam setelah anak buahnya terkena Operasi tangkap tangan KPK pada tanggal 06 Desember 2020.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Keduanya lantas mengundurkan diri dari posisi menteri. Akibatnya saat ini ada dua pos menteri kosong. Kekosongan ini menjadikan reshuffle Kabinet Indonesia Maju bukan lagi opsi, namun merupakan keniscayaan. Tak mungkin Presiden Joko Widodo membiarkan kekosongan ini berlarut-larut.

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Bandot DM selaku Koordinator Forum Diskusi Kebangkitan Indonesia (Forum DKI) memperkirakan resuffle akan segera dilakukan oleh Presiden. “Mestinya sebelum Natal sudah ada reshufle, karena berikutnya Presiden mesti fokus pada pemilihan calon pengganti Kapolri,” ujarnya, Kamis (10/12/2020).

Namun, tambahnya, yang urgent bukan waktu pelaksanaan penggantiannya. Setahun lebih Kabinet indonesia Maju, belum ada prestasi signifikan yang ditunjukkan. Harus diakui, Kabinet Indonesia Maju dibentuk dengan asumsi normal dan parameter yang sama dengan Kabinet Indonesia Bersatu. Sehingga komposisi kabinet terkesan kompromistis dan tidak serius.

“Namun, di tahun 2020 ini kita menghadapi wabah pandemi Covid-19. Perekonomian dunia porak poranda. Sejumlah kerjasama ekonomi batal. Di dalam negeri pun kondisi sempat chaos, terutama karena tidak ada anggota kabinet yang siap dengan hantaman badai Covid-19. Tim Ekonomi yang menurut proyeksi hanya tinggal melanjutkan program-program Kabinet Indonesia Bersatu, nyaris lumpuh.
Ditangkapnya dua menteri aktif oleh KPK otomatis menjatuhkan wibawa kabinet yang di sisi lain masih memiliki tugas berat melawan radikalisme, intoleransi dan terorisme,” jelas Bandot.

Baca Juga  Di Hari Perawat Nasional, dr. Ribka Tjiptaning: "Dokter dan Perawat Ujung Tombak Penanganan Covid-19"

Ia menambahkan, wacana pemberantasan teror, radikalisme, dan intoleransi belakangan ini pun kerap mendapat respon negatif terutama di media sosial. Di bidang politik dan hukum, KIM benar-benar dibuat kelimpungan.

“Apalagi, di dalam tubuh kabinet tidak terlihat ada figur yang mampu tampil sebagai negarawan yang merangkul semua pihak dan mampu meredakan tensi politik secara efektif. Justru, kerap terpancing pada suasana pilpres. Sehingga dikotomi politik yang terbentuk saat Pilpres belum bisa dipulihkan,” ujarnya.

Menurut Bandot, komunikasi politik pun tidak berjalan dengan baik. Posisi Presiden kerap menjadi bulan-bulanan. Situasi yang sangat kontras dibanding saat Jokowi memimpin Kabinet Indonesia Bersatu. Saat itu Jokowi menjadi media darling. Apapun yang dilakukan Jokowi selalu direspon positif.

“Kini keadaan berbalik. Salah satunya karena kabinet tidak bisa efektif bekerja. Sehingga hampir untuk semua respon politik mesti Presiden yang turun tangan,” tuturnya.

Bandot menyarankan, saatnya Presiden mengevaluasi Kabinet dan mencoret menteri-menteri amatir yang tak bisa bekerja. Saatnya Jokowi menyusun kabinet profesional yang mampu bekerja secara profesional lepas dari kepentingan politik tertentu dengan pertimbangan wabah Covid-19, sehingga roda pemerintahan dapat berjalan dengan trengginas dan cakap menjawab semua tantangan.

Bandot juga memberi masukan kepada Jokowi agar menyertakan aktivis 98 dalam kabinet mendatang. Peran aktivis 98 sebagai bagian dari kabinet akan membantu secara signifikan dalam mengkondusifkan situasi politik dan mengefektifkan komunikasi politik.

“Tapi tentu saja figurnya jangan asal-asalan. Jokowi harus memilih tokoh aktifis 98 yang masih aktif sebagai petinggi ormas pemuda terbesar misalnya. Jadi bukan semata pernah berfoto di Gedung DPR pada Mei 1998, tetapi benar-benar simpul aktif. Track record itu mesti dipadukan dengan pengalaman dan kemampuan organisatoris sebagai pengurus inti Ormas Pemuda yang selain memiliki kapasitas juga memiliki jaringan nasional yang tangguh,” tandasnya. (Has)

Baca Juga  Indonesia Berduka, Ibunda Presiden Jokowi Berpulang
Tags: Bandot DMForum DKIreshuffle kabinet
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pilkada Kabupaten Tasik, Pasangan Ade-Cecep Menang

Post Selanjutnya

Skema Restrukturisasi Polis Dinilai Melawan Hukum, Jiwasraya Digugat Nasabah

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Ebeneser Ginting. (*)

Skema Restrukturisasi Polis Dinilai Melawan Hukum, Jiwasraya Digugat Nasabah

Surat Perintah Penyidikan untuk Erick Tohir Beredar, Ini Penjelasan KPK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Hotman Paris Resmi Bela Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Dampingi Pemeriksaan Perdana sebagai Tersangka

17 Juli 2026

Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

17 Juli 2026

DPRD Kota Tangerang Dorong Optimalisasi Aset dan PAD dalam Rekomendasi Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

17 Juli 2026

Tersangka TPPU Dilimpahkan ke Kejagung, Don Ritto Bantah Uang dan Emas Sitaan Berasal dari Korupsi

17 Juli 2026

Ketika Etika Mengalahkan Aturan, Negara Kehilangan Pedoman Bersama

17 Juli 2026

YLBHI Persoalkan Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Desak KPK Ambil Alih

16 Juli 2026

Presiden Prabowo Apresiasi Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela, Tonggak Kemandirian Energi Nasional

16 Juli 2026

DPC PKB Garut Perkuat Konsolidasi Lewat Yasinan dan Diskusi Mingguan

16 Juli 2026

Wamendes PDT Dukung Gagasan B8C Kaltim Bangun Desa Pertanian Modern, Siap Perkuat Ketahanan Pangan

16 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com