MA Perintahkan Ditjen HAKI Coret Merk Dagang Bensu Milik Ruben Onsu

Ruben Onsu. (*)

KABARIKU – Berita mengejutkan datang dari selebritis Ruben Onsu. Mahkamah Agung (MA) memerintahkan Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI) mencoret pendaftaran merek dagang Bensu milik pembawa acara kondang itu. Ini artinya, semua gerai Ayam Geprek Bensu milik Ruben harus dicoret terkait terbitnya putusan MA tersebut.

“Memerintahkan Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia cq. Direktorat Jenderal Hak Dan Kekayaan Intelektual cq. Direktorat Merek Dan Indikasi Geografis (in casu Turut Tergugat Rekonpensi) untuk melaksanakan pembatalan merek-merek atas nama RUBEN SAMUEL ONSU tersebut di atas, yaitu dengan mencoret pendaftaran merek-merek tersebut dari Indonesia Daftar Merek, dengan segala akibat hukumnya.” Begitu salah satu bunyi putusan MA yang dilihat di laman MA pada Jumat (12/6/2020).

Putusan MA terbit seiring dengan putusan penolakan atas gugatan Ruben Onsu terkait perkara Hak Kekayaan Intelektual merek Bensu. Dalam putusannya, MA menguatkan putusan Majelis Hakim Pengadilan Niaga Jakarta pada tanggal 13 Januari 2020 yang menyatakan bahwa PT Ayam Geprek Benny Sujono merupakan pemilik dan pemakai pertama yang sah atas merek “I Am Geprek Bensu”.

Dilansir dari wikipedia, ayam geprek milik Ruben Onsu jumlahnya sudah ratusan. Selain tersebar di Indonesia, juga tersebar di seluruh Indonesia dan juga luar negeri, di antaranya Hongkong, Taiwan dan Amsterdam (Belanda). Alhasil, dengan putusan MA tersebut Ruben harus mengganti gerai ayam gepreknya dengan merk lain.

Diketahui, Ruben memang bersengketa dengan PT Ayam Geprek Benny Sujono terkait merk dagang. Sengketa akhirnya bergulir ke Mahkamah Agung (MA) dan MA menerbitkan putusan nomor perkara 57/Pdt.Sus-HKI/Merek/2019/PN Niaga Jkt.Pst, hakim memutuskan PT Ayam Geprek Benny Sujono merupakan pemilik dan pemakai pertama yang sah atas merek “I Am Geprek Bensu.”

Apakah Ruben akan melakukan upaya hukum lain agar bisa mempertahankan merk dagangnya atau mengganti nama semua ayam gepreknya? Kita tunggu, (Ref)

Tinggalkan Balasan