• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Profile

Kontribusi Budaya Pencak Silat Dalam Kecepatan dan Kekuatan Pemulihan dan Kebangkitan Indonesia 77 Tahun

Redaksi oleh Redaksi
11 Agustus 2022
di Profile, Seni Budaya
A A
0
ShareSendShare ShareShare

H. Sariat Arifia
Pengurus Bidang Budaya IPSI JABAR 2022-2026


Kabariku- Menyongsong 77 tahun Indonesia merdeka, Indonesia dihadapkan dengan besarnya gelombang tantangan yang ada didepan mata.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Pasca Covid 19, Indonesia akan menghadapi stagnasi ekonomi dunia, ancaman krisis pangan dan juga perubahan iklim dunia.

RelatedPosts

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

Presiden Jokowi bahkan sudah mendapat bisikan dari para pemimpin PBB dan IMF bahwa tahun depan, 2023, tahun gelap! (Jokowi, 5 Agustus 2022).

Namun sama seperti masa masa sebelumnya, rasa optimisme bahwa Indonesia yang kini telah berusia 77 tahun akan mampu mengatasi semua tantangan itu terus di gelorakan, kita meyakini bahwa kita adalah bangsa yang dinamis, luwes dan mampu bersatu bersinergi dalam menghadapi tantangan global.

Tidak hanya sampai di situ, malah, Pemerintah Indonesia memberi tagline di tengah ulang tahun ke 77 Indonesia, yakni pulih lebih cepat bangkit lebih kuat. Kata kata ini memiliki  dua kata kunci yakni kecepatan  dan kekuatan.

Kecepatan dan kekuatan,  di dalam dunia pencak Silat, adalah dua unsur yang terus menerus dilatih, secara konsisten. Tidak ada organisasi yang lebih baik dalam mendidik kader-kadernya dalam kecepatan atau bisa dikatakan sebagai ketajaman reaksi dan juga kekuatan selain dari perguruan perguruan Pencak Silat.

Kecepatan dan kekuatan adalah dua unsur mutlak yang di miliki oleh para pendekar.

Kecepatan sudah lama di kenal para pesilat Sunda, secara tradisi mereka menyebut  pencak silat dengan istilah Maenpo, “Maen Anu Tara Mere Tempo”.

Baca Juga  Sikap Santun DPRD Garut Atas Kritik Masyarakat Terhadap Bupati Garut, H. Rudi Gunawan

Istilah ini lahir karena sangat menonjolnya unsur kecepatan dan ketepatan dalam Gerakan maenpo (Muhammad Rafijen, Maenpo Peupuhan Adung Rais).

Maen Anu Tara Mere Tempo, tidak  boleh sedetikpun kita memberikan peluang bagi ancaman yang akan membahayakan bagi diri kita, untuk bisa ada.

Kalau kita sudah mengetahui dunia akan di landa kegelapan, bahaya kelangkaan pangan, maka menjadi kewajiban bagi para pendekar bangsa Indonesia, untuk terus menyalakan cahaya, memberi pelita, agar tidak boleh satu detikpun kegelapan itu terjadi.

Kalau memang ada bahaya kurang pangan, maka dari sekarang tidak boleh satu detikpun berhenti menabung agar kekurangan itu tidak terjadi.

Kecepatan dalam Pencak Silat juga di gambarkan  melalui kalimat Silat, yakni diantaranya didefinisikan sebagai “MengiSI secepat kiLAT”.

Tidak boleh ada jeda. Tidak boleh ada ruang sedikitpun dalam mengisi. Duduk termenung, berpangku tangan, melihat tantangan yang ada di depan mata adalah pamali/pantangan untuk dilakukan (M. Rifai Sahib, Filsafat Pencak Silat).

Selain kecepatan, didalam latihan pencak silat maka selain mendapatkan kekuatan Fisik maka juga berbarengan dengannya adalah kekuatan mental spiritual.

Melalui Pencak Silat, tidak hanya mendapatkan ketajaman reaksi saja tapi juga mendapatkan faedah rohani seperti ketabahan menderita sakit, keperwiraan kekesatriaan. Oleh karenanya penting untuk  dipelihara, disuburkan dan dijadikan pusaka turun temurun (Bung karno, 11 Agustus 1952)

Adat, adab dan sopan santun adalah dasar Pendidikan pencak silat. Selain dari itu juga digunakan untuk memperluas budi pekerti, menanamkan kepercayaan diri. Orang yang pandai pencak silat adalah orang yang berani. (Bung Hatta, 30 Juli 1952).

Oleh karena itu dalam pendidikan Pencak Silat, bisa diukur seberapa dalam seseorang belajar pencak silat, dengan mengukur tingkat kesabarannya, ketabahannya, adat, adab dan sopan santunnya.

Baca Juga  Buka Resmi Forkab III 2024, Sekda Garut: Ajang Pererat Silaturahmi dan Lestarikan Budaya Lokal

Bahkan pengorbanannya kepada orang banyak, agama dan negara. Inilah kekuatan mental spiritual dari seorang pendekar.

Dalam Pencak Silat aliran Cimande, kekuatan ini digambarkan dalam kalimat tujuan belajar pencak Cimande yang dirumuskan mama H. Djarkasih (Alm), ”Cicing panceg, dina tangtungan alif. Ulah unggut kalindungan, ulah gedak ka anginan ku jalan Istiqomah, Jadi tauladan ngabela anu hak, kalawan ngajauhan anu bathil” (H. jatnika Nanggamihardja, Shi dari warisan tradisi Cimande)

Kekuatan itu bukanlah sesuatu yang hanya fisik saja, namun lebih dari itu berada didalam tubuh, berbentuk  karakter, pikir dan juga hati.

Seorang pendekar dituntut untuk Tahan terhadap godaan, setia pada tujuan.

Membersihkan diri dari tujuan yang jelek dan juga cara-cara yang tidak memiliki martabat.

Adalah keliru kalau menganggap Pencak silat semata-mata, hanya tampilan didalam panggung atau hanya sebatas Pendidikan fisik.

Pencak Silat adalah Pendidikan berbasis Fisik yang berfungsi melatih kondisi mental lahir atau bathin yang disebut sebagai Psycho Psychics (Randy Van Zichem P.H.D, De Traditie Van Cimande “Indonesische martiale kunst in dynamisch perspectie”)

Dalam pemulihan bangsa yang membutuhkan kecepatan dan kekuatan maka tidak bisa tidak, manifestasi budaya yang berbentuk dalam bela diri merupakan alat yang paling tepat untuk memberikan kontribusi yang diharapkan pemerintah untuk membentuk karakter manusia manusia yang Tangguh, pulih dengan cepat dan bangkit karena kuat.

Hal ini seiring dengan sudah berjalan ratusan bahkan mungkin sudah ribuan tahun,  yang sudah menjadi budaya dan terus di kembangkan secara turun menurun dalam dunia Pencak Silat.

Bahwa tatar Sunda atau yang kini dikenal sebagai Jawa Barat, memang dari dulu di kenal sebagai tanah para ksatria/pendekar dan para pemberani. Rakyatnya  berwajah rupawan dan berperawakan tegap. Masyarakat Sunda adalah masyarakat yang mahsyur akan kejujurannya (Tome Pires, Suma Oriental).

Baca Juga  Bambang BeaThor Suryadi: "Demokrasi Pancasila itu Presidensial”

Oleh karenanya dihari ulang tahun  ke 77 ini, mari kita terus berlatih, suburkan dan wariskan pusaka pencak silat ini kepada generasi berikutnya untuk kejayaan bangsa dan negara. Jangan sampai kita hidup, namun terlepas dari jati diri kita.

Dirgahayu Indonesia!

Tags: Dirgahayu IndonesiHUT Kemerdekaan RIIkatan Pencak Silat IndonesiaKontribusi Budaya Pencak SilatPengurus Bidang Budaya IPSI JABAR
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Aliansi Lembaga dan Masyarakat Pertanyakan Dana Hibah Desa Wisata ke DPRD Kabupaten Garut

Post Selanjutnya

Pemberontakan Kaum Buruh

RelatedPosts

Rudi Margono: Jamwas yang Pernah Pimpin Tim Supervisi BLBI KPK, Kini Jadi Plt Jampidsus

11 Juli 2026
Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., (kanan) Perwira Upacara dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor. (dok. Korsabhara Baharkam Polri)

Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

7 Juli 2026
Claudia Desy Erwiena Br Ginting Munthe mencuri perhatian dalam Singing Competition Indomaret Pakuan Regency Bogor (Istimewa)

Claudia Desy Curi Perhatian di Singing Competition Indomaret Bogor, Pilih “Cinta dan Rahasia”

4 Juli 2026

Menapaki Karier Komjen Panca Putra Simanjuntak dari Perwira Reserse Kini Nahkodai Lemdiklat Polri

26 Juni 2026

Sekilas Gebyar Pesona Budaya Garut

26 April 2026
Wamenkeu Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono

Tommy Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Berlatar Jurnalis hingga Pucuk Kebijakan Moneter

21 Januari 2026
Post Selanjutnya

Pemberontakan Kaum Buruh

Bersama KSAL, Megawati Hadiri Napak Tilas Ratu Kalinyamat Pahlawan Maritim Nusantara

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bupati Masinton Pasaribu Lantik 35 Pejabat Pemkab Tapteng, Tekankan Integritas dan Tanggung Jawab

26 Juli 2026

Polda NTT Cetak Sejarah, Raih Dua Rekor MURI Lewat Terapi Kesehatan Mental USEFT

26 Juli 2026

Tim Sembilan Kejagung Tetapkan FA Tersangka Dugaan TPPU: Penahanan di Rutan KPK Bukan Tanpa Alasan

26 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Donny Pur Raih Gelar Magister Kelima, Angkat Pembiayaan Syariah untuk Hotel Halal

25 Juli 2026

UNIGA Lepas Ratusan Lulusan, Wamendagri Bima Arya Dorong Wisudawan Siap Hadapi Tantangan Era Digital

25 Juli 2026

Penitipan Tahanan Febrie Adriansyah di Rutan Cabang Gedung Merah Putih, Ini Penjelasan KPK

25 Juli 2026

Hendardi Soroti Penahanan Febrie di Rutan KPK: “Tidak Otomatis Membuktikan Kejagung Independen”

25 Juli 2026

Musim Kemarau Panjang, DPRD Kota Tangerang Soroti Lambannya Normalisasi Saluran Air

25 Juli 2026

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

25 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com