• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Isu Kebangkitan PKI dalam Diskusi

Redaksi oleh Redaksi
18 Juli 2020
di Kabar Peristiwa
A A
0
Ilham Yunda memandu acara diskusi yang digelar KOMNAS RIM, Sabtu (18/7/2020).

Ilham Yunda memandu acara diskusi yang digelar KOMNAS RIM, Sabtu (18/7/2020).

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Pengamat intelejen dan pertahanan, Suripto, menuturkan, saat ini ada isu bahwa Partai Komunis Indonesia (PKI) bangkit kembali. Namun Suripto menilai isu ini ditujukan untuk tujuan dan sasaran tertentu.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ia pun menceritakan, tahun 1972 ia sempat datang ke Pulau Buru tempat anggota PKI dan simpatisannya ditahan. Dari pengamatannya, sekitar 90% tahanan politik tidak paham politik.

RelatedPosts

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

“Kebanyakan dari mereka terbawa suasana dan menjadi korban perseteruan elit. Jadi hanya 10 persen saja yang sadar ideologi,” paparnya dalam diskusi publik bertema “Antara Isu Kebangkitan Komunis, Masa Depan Umat Islam dan Kedaulatan Bangsa Indonesia”, Sabtu (18/7/2020).

Diskusi digelar oleh Komite Nasional Rakyat Indonesia Menggugat (KOMNAS RIM) di Salemba, Jakarta ini dengan moderator Ihlam Yunda (Sekjend KOMNAS RIM).

Selain menghadirkan Suripto sebagai pembicara, juga menghadirkan Effendi Saman (Advokat dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Nusantara/LBHN) serta Syaefudin Simon (Mantan Redaktur Republika dan Penulis Buku 1000 hari PKI Mencekam Yogya).

Dari perhitungan Suripto, dari 7 juta anggota PKI saat itu, ada sekitar 200.000 keturunannya yang masih berusia di 2 hingga 12 tahun.

“Ketika konflik 1965 meletus, mereka banyak diasuh oleh yayasan Katolik yang saat ini tersebar di parlemen, pengusaha, pegawai eselon I dan II dan usia mereka saat ini adalah berusuia 45-50 tahunan,” jelas Suripto.

Menurutnya, anak-anak PKI ini kini sudah menjadi borjuis dan bukan kaum proletar lagi. Oleh karena itu, Suripto menyatakan, jangan-jangan kebangkitan PKI sengaja dihembuskan oleh pihak tertentu.

Baca Juga  Gaji ke-13 Cair Senin (10/8)

“Yang jadi pertanyaan siapa yang menggulirkan isu ini, apakah tujuan untuk nasional atau Internasional?”

Suripto menambahkan, isu itu bisa saja dihembuskan karena ada destabilisasi oleh negara luar yang mengincar kekayaan Indonesia.

“Negara tersebut tak ingin Indonesia aman dan ingin selalu bermasalah sehingga tak bisa maju,” ujarnya.

Sementara Syaifudin Simon mengatakan, kesalahan terbesar PKI karena mereka bentrok dengan agama, terutama umat Islam. Padahal, lanjutnya, seandainya tak mengungkit soal agama, maka PKI tak akan ada masalah.

“Sementara kesalahan berikutnya karena terlalu anarkis, dan lebih menonjolkan atheismenya,” ujarnya.

Syaifudin mengatakan, penonjolan atheisme ini menjadi pembeda PKI dengan partai komunis di negara lain.

“Sejarah mencatat hampir semua negara Amerika Latin punya partai komunis, akan tetapi komunisme di Indonesia itu beda sekali karena terlalu menonjolkan atheismenya,” paparnya.

Sedangkan Effendi Saman menyebut, munculnya kebangkitan PKI merupakan pengalihan isu karena kegagalan dalam mengurus negara.

“Apakah kaum muda saat ini mampu memahami kebangkitan PKI, jangan jauh-jauh kita harus segera membangkitkan perut rakyat yang kelaparan, ” jelas Effendi Saman.

Effendi menegaskan, inti persoalan saat ini Corona dan substansinya adalah soal kesalahan dalam pengelolaan keuangan negara.

“Penggunaan dana corona Rp 900 triliun, dan punya hak imunitas agar tidak terkena hukum perdata dan pidana. Ini kan lelucon. Makanya kami sedang mengugat di MK,” ujar Effendi.

Effendi pun mengkritik Menkeu Sri Mulyani yang baru saja mengumumkan bahwa 7 bank akan kolaps. Effendi menegaskan, harusnya yang dibela orang miskin, bukan kaum kapitalis.

“Kenapa Bendahara Negara ini lebih membela para kaum kapitalis, apakah agar dapat stimulus dari pemerintah, ungkapnya. (Has)

Tags: Komnas RIM
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

12 Nama Calon Komisioner Kompolnas Sudah di Tangan Presiden, Inilah Daftarnya

Post Selanjutnya

Tak Lagi di Bawah Kemenkopolhukam, BIN Kini Langsung di Bawah Presiden

RelatedPosts

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

25 Juli 2026

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026
Post Selanjutnya
Markas Badan Intelejen Negara (BIN).

Tak Lagi di Bawah Kemenkopolhukam, BIN Kini Langsung di Bawah Presiden

Peneliti LSI Skolastika Meitrisya Aprodite mempresentasikan hasil survei lembaganya tentang popularitas dan elektabilitas para kandidata di Pilkada Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. (*)

LSI: Masyarakat Ogan Ilir Masih Ingin Dipimpin Ilyas Panji Alam

Discussion about this post

KabarTerbaru

Tim Sembilan Kejagung Tetapkan FA Tersangka Dugaan TPPU: Penahanan di Rutan KPK Bukan Tanpa Alasan

26 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Donny Pur Raih Gelar Magister Kelima, Angkat Pembiayaan Syariah untuk Hotel Halal

25 Juli 2026

UNIGA Lepas Ratusan Lulusan, Wamendagri Bima Arya Dorong Wisudawan Siap Hadapi Tantangan Era Digital

25 Juli 2026

Penitipan Tahanan Febrie Adriansyah di Rutan Cabang Gedung Merah Putih, Ini Penjelasan KPK

25 Juli 2026

Hendardi Soroti Penahanan Febrie di Rutan KPK: “Tidak Otomatis Membuktikan Kejagung Independen”

25 Juli 2026

Musim Kemarau Panjang, DPRD Kota Tangerang Soroti Lambannya Normalisasi Saluran Air

25 Juli 2026

Dua Helikopter Tempur Dikerahkan, Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Perburuan Sisa Kelompok OPM di Pegunungan Papua

25 Juli 2026
Korban Dwi Febri Endaryanto melaporkan ke Polda Metro Jaya, Jumat (24/07) (Istimewa)

Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

25 Juli 2026

Pekan Dekranasda Tangsel 2026 Resmi Dibuka, Produk UMKM Lokal Didorong Tembus Pasar Global

25 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KDM Sebut Pembagunan Flyover Bojongsoang Solusi Urai Macet Perbatasan Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com