Berdasarkan data Kementerian Agama RI, Indonesia memiliki lebih dari 40 ribu pondok pesantren yang menjadi pusat pendidikan keagamaan bagi jutaan santri. Ketersediaan sarana belajar, termasuk mushaf Al-Qur’an, menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran. Berangkat dari semangat tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero Cabang Garut melalui program PNM Peduli menyalurkan 40 mushaf Al-Qur’an kepada Yayasan Tahfidz Al-Qur’an At-Taqwa di Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM sebagai wujud pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pendidikan dan penguatan karakter.
Pihak Yayasan Tahfidz Al-Qur’an At-Taqwa menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PNM. “Bantuan 40 mushaf Al-Qur’an ini sangat berarti bagi para santri. Dengan tersedianya mushaf yang lebih memadai, proses membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an dapat berlangsung lebih optimal. Kami berharap kepedulian seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi pendidikan generasi penerus,” ujar perwakilan yayasan.
Pemimpin Cabang PNM Garut, Sumawinata, mengatakan bahwa pemberdayaan yang dilakukan PNM harus mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. “PNM meyakini bahwa pembangunan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penguatan ekonomi, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter. Penyaluran mushaf Al-Qur’an ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam mendukung lahirnya generasi Qur’ani yang berakhlak mulia dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Melalui program ini, PNM kembali menunjukkan bahwa pemberdayaan tidak hanya diwujudkan melalui pembiayaan bagi pengusaha ultra mikro melalui program Mekaar dan ULaMM, tetapi juga melalui kontribusi nyata pada bidang sosial dan pendidikan. Diharapkan sinergi antara PNM dan berbagai elemen masyarakat dapat menciptakan dampak yang lebih luas dalam membangun masyarakat yang mandiri, berdaya saing, sekaligus memiliki karakter yang kuat.


















Discussion about this post