Jakarta,Kabariku.com – Pengamat politik Muslim Arbi mengungkap dugaan adanya operasi politik di balik proses hukum yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Muslim menduga, operasi tersebut bertujuan untuk menyelamatkan Febrie Adriansyah dari jerat hukum.
Menurut Muslim, dugaan itu tidak bisa dilepaskan dari keberadaan seorang pejabat negara berinisial SS.
Sosok tersebut disebut memiliki pengaruh besar di lingkungan pemerintahan dan dikenal mempunyai kedekatan dengan Febrie Adriansyah.
“Dugaan operasi politik ini perlu dilihat secara serius. Ada pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk menyelamatkan seseorang dari proses hukum,” ujar Muslim Arbi.
Ia menilai, posisi dan pengaruh pejabat berinisial SS berpotensi menjadi faktor penting dalam dinamika yang berkembang.
Muslim pun meminta agar proses hukum terhadap Febrie Adriansyah berjalan secara transparan dan tidak dipengaruhi oleh kekuatan politik maupun kedekatan dengan pejabat tertentu.
Menurut dia, penegakan hukum harus dilakukan secara objektif, profesional, dan berdasarkan bukti. Jangan sampai proses hukum justru menjadi arena tarik-menarik kepentingan politik.
“Siapa pun yang terlibat harus diproses sesuai hukum. Tidak boleh ada perlakuan khusus karena jabatan atau kedekatan dengan kekuasaan,” tegasnya.
Dugaan adanya operasi politik tersebut menambah sorotan terhadap kasus yang melibatkan mantan pejabat tinggi Kejaksaan Agung itu. Publik kini menunggu langkah aparat penegak hukum dalam mengungkap secara terang seluruh rangkaian perkara yang berkaitan dengan Febrie Adriansyah.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Febrie Adriansyah maupun pejabat negara berinisial SS terkait dugaan yang disampaikan Muslim Arbi.
















Discussion about this post