• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 14, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Dwi Warna

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
14 Juli 2026
di Dwi Warna
A A
0
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku.com – Penanganan dugaan korupsi proyek “ijon” di Kabupaten Bekasi didorong agar tidak berhenti pada pihak yang telah diproses hukum. Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Masyarakat Pengawas Aparatur Sipil Indonesia (Jamwas) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperluas penyelidikan dengan melaporkan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK dan pimpinan KPK, Selasa (14/7/2026).

Jamwas menilai sejumlah fakta yang muncul dalam persidangan perkara dugaan suap proyek atau yang dikenal sebagai kasus “ijon” di Pengadilan Tipikor Bandung sepanjang April hingga Juni 2026 patut ditindaklanjuti sebagai bahan pengembangan perkara.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ketua Jamwas, Edi, mengatakan pihaknya meminta Dewas KPK memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan kasus tersebut dan menyampaikan rekomendasi kepada pimpinan KPK.

RelatedPosts

KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

Mochammad Jasin Dorong KPK Usut Dugaan Suap di Balik Amplop Bupati Kuansing ke Menhut

Drama Amplop ke Raja Juli Terungkap! Ini Kronologi Kasus Bupati Kuansing hingga Uang Dikembalikan

“Kami meminta dewan pengawas memberi perhatian khusus untuk penanganan Kasus korupsi Suap Ijon di Kabupaten Bekasi dan memberikan rekomendasi kepada pimpinan KPK untuk mengangkat kasus dugaan tindak pidana korupsi atas nama kepala dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi berdasarkan fakta persidangan yang terjadi pada bulan april sampai bulan juni,” ujar Edi kepada wartawan.

Datangi Dewas KPK dan Gedung Merah Putih

Tak hanya menyampaikan laporan ke Dewas KPK, Jamwas juga mendatangi Gedung Merah Putih KPK untuk menyerahkan laporan kepada pimpinan lembaga antirasuah.

Menurut Edi, langkah tersebut dilakukan agar pengakuan maupun bukti yang muncul dalam persidangan tidak berhenti sebagai fakta di ruang sidang, melainkan menjadi dasar pengembangan penyidikan.

Baca Juga  Audiensi dengan BAZNAS, KPK Pastikan Keamanan Data Responden SPI 2024

“Setelah dari dewas kami lanjutkan mendatangi gedung anti rasuah (KPK) untuk memberikan surat laporan kepada ketua KPK yang apabila tidak ditindak lanjuti mengenai pengakuan maupun bukti bukti berdasarkan Fakta persidangan yang menjadi saksi sdr. Henri Lincoln yang sedang di sidangkan di sidang tipikor Bandung akan membuat ini menjadi laporan baru dan kasus baru,” katanya.

Edi mengungkapkan laporan tersebut telah diterima. Berdasarkan hasil penelaahan awal, kata dia, dokumen itu akan diteruskan kepada satuan tugas yang menangani perkara dugaan korupsi ijon di Kabupaten Bekasi.

“Lebih lanjut, dari hasil penelaah KPK itu akan ditindak lanjuti kepada satgas yang menangani kasus dugaan korupsi Ijon di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Soroti Fakta Persidangan

Jamwas berpandangan fakta-fakta yang muncul selama persidangan perlu diuji lebih lanjut melalui proses hukum. Organisasi tersebut juga menilai penanganan perkara seharusnya tidak berhenti pada terdakwa yang telah divonis apabila ditemukan dugaan keterlibatan pihak lain.

Edi menyampaikan pihaknya masih akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut.

“Edi menilai laporan ini merupakan permulaan karena sdr. Saksi Henri lincoln yang sekarang masih kepala dinas SDABMBK memberi dan menerima dugaan nya bukan hanya tindak pidana korupsi tetapi perintangan terhadap penyidikan perkara, kepada mereka semua yang terima uang suap dari terpidana Sarjana itu tidak bisa merasa tenang dan merasa kasus ini sudah selesai bisa saja langkah berikutnya kami akan melaporkan juga kepala dinas yang menerima uang suap dari terpidana Sarjan dan sudah di ambil mereka yang sudah ada pada fakta persidangan tipikor bandung,” ujar Edi.

Menurut Jamwas, seluruh warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum sehingga proses penegakan hukum diharapkan berjalan tanpa tebang pilih.

Baca Juga  Menyongsong Kepemimpinan Baru, KPK: Arah Pemberantasan Korupsi Harus Diperbaiki

“Harapan jamwas semua warga negara indonesia mempunya hak yang sama terhadap hukum dan juga agar korupsi dikabupaten bekasi tidak hanya berhenti terhadap tiga aktor yang sudah disidangkan dan sudah ada terpidana, karena berdasarkan laporan yang jamwas yang sudah di berikan korupsi di kabupaten bekasi sudah mengakar,” tutupnya.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Dewas KPKDugaan Korupsi BekasiHenri LincolnJamwasKepala Dinas SDABMBK BekasiKorupsi Ijon BekasiKPKSuap Proyek BekasiTipikor Bandung
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kuasa Hukum Nancy Ancam Laporkan Dwi Febri jika Kesaksiannya Terbukti Palsu 

Post Selanjutnya

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Desak Disdik Segera Data Siswa yang Belum Dapat Sekolah, Optimalkan Penempatan ke Swasta

RelatedPosts

dok. KPK

KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

10 Juli 2026

Mochammad Jasin Dorong KPK Usut Dugaan Suap di Balik Amplop Bupati Kuansing ke Menhut

8 Juli 2026

Drama Amplop ke Raja Juli Terungkap! Ini Kronologi Kasus Bupati Kuansing hingga Uang Dikembalikan

7 Juli 2026

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Dalami Dana HPT Kasus Korupsi Bupati Suhardiman Amby 

6 Juli 2026
Foto : Istimewa

Siaga 98 Desak Raja Juli Kooperatif, Dukung KPK Usut Rangkaian Korupsi Bupati Kuansing 

6 Juli 2026

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandi, Tangkap Tujuh Orang di Tiga Wilayah Sumut

3 Juli 2026
Post Selanjutnya

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Desak Disdik Segera Data Siswa yang Belum Dapat Sekolah, Optimalkan Penempatan ke Swasta

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Desak Disdik Segera Data Siswa yang Belum Dapat Sekolah, Optimalkan Penempatan ke Swasta

14 Juli 2026
Jamwas melaporkan Kepala Dinas SDABMBK Kabupaten Bekasi ke Dewas KPK dan KPK. (Istimewa)

Kepala Dinas SDABMBK Resmi Dilaporkan, Jamwas Desak KPK Kembangkan Kasus Ijon

14 Juli 2026
Foto Ilustrasi : Istimewa

Kuasa Hukum Nancy Ancam Laporkan Dwi Febri jika Kesaksiannya Terbukti Palsu 

14 Juli 2026

ISPA Akibat Asap TPA Jatiwaringin Nol, Dinkes Kabupaten Tangerang: 398 Warga Sudah Sembuh

14 Juli 2026

Stok BBM Pertalite Aman, Keluarga Besar APKLI Babel Yakin Pertamina Bekerja Profesional

14 Juli 2026

Dinilai Lebih Efisien, Kebijakan Sewa Mobil Dinas Pemkot Tangsel Bisa Tekan Beban APBD

14 Juli 2026

Kejagung Gandeng KPK, Bentuk Tim Khusus Tangani Kasus Eks Jampidsus

14 Juli 2026

Yusril: Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Jadi Ujian Integritas Penegakan Hukum

14 Juli 2026

Menegaskan Koalisi Prabowo-Jokowi: Ketika Bayang-Bayang Jokowi Tetap Mengiringi Pemerintahan Prabowo

13 Juli 2026

Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

12 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mantan Branch Manager MNC Bank Cabang MNC Tower,Saidah Amir Sussy Ditahan Polisi, Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tahan Eks Sekjen MPR, Diduga Terima Gratifikasi “Uang Assalamualaikum” Rp30 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polri Tetapkan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai Tersangka Dugaan Korupsi dan TPPU

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com