• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

53 Tahun Impor Jagung Berakhir, Haidar Alwi Puji Kepemimpinan Prabowo

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
26 Juni 2026
di News
A A
0
Indonesia mengakhiri impor jagung setelah 53 tahun dan mulai mengekspor.(Foto: Istimewa)

Indonesia mengakhiri impor jagung setelah 53 tahun dan mulai mengekspor.(Foto: Istimewa)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku.com – Indonesia mencetak capaian baru di sektor pertanian. Untuk pertama kalinya setelah puluhan tahun bergantung pada pasokan jagung dari luar negeri, pemerintah menghentikan impor komoditas tersebut pada 2026. Tak hanya itu, Indonesia juga mulai mengekspor jagung, menandai perubahan besar dalam peta ketahanan pangan nasional.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Indonesia telah mengimpor jagung sejak 1973. Berakhirnya ketergantungan impor setelah 53 tahun dinilai menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam upaya membangun kemandirian pangan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Presiden Haidar Alwi Care dan Haidar Alwi Institute sekaligus Dewan Pembina Ikatan Alumni ITB, Ir. R. Haidar Alwi, MT, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari arah kebijakan pemerintah yang menempatkan ketahanan pangan sebagai agenda prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

RelatedPosts

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Bukti Transformasi Polri Berjalan Nyata

Benyamin Ungkap Gerakan Jumantik Kunci Keberhasilan Tangsel Capai Nol Kematian Akibat DBD

Kadiv Humas Polri: Rekrutmen Disabilitas Bentuk Komitmen Pengabdian yang Berkeadilan

Menurutnya, keberhasilan itu juga tidak bisa dilepaskan dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk keterlibatan Polri dalam mendampingi petani dan mengawal pelaksanaan program swasembada jagung di berbagai daerah.

“Mengakhiri impor jagung setelah lebih dari lima puluh tahun bukan sekadar keberhasilan meningkatkan produksi. Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu mengubah sejarah ketika kepemimpinan nasional, kebijakan yang tepat, kerja keras petani, dan pengabdian seluruh institusi negara berjalan dalam satu tujuan. Polri telah menunjukkan bahwa pengabdian kepada masyarakat juga dapat diwujudkan melalui kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional,” ujar Haidar Alwi.

Swasembada Bukan Tujuan Akhir

Meski impor telah dihentikan, Haidar Alwi mengingatkan bahwa pekerjaan pemerintah belum selesai. Menurutnya, keberhasilan swasembada harus diikuti dengan meningkatnya kesejahteraan petani agar capaian tersebut dapat dipertahankan dalam jangka panjang.

Baca Juga  Megawati dan Jokowi Punya Kekuatan Batin Kesatupaduan Pemimpin untuk Rakyat

Ia menilai ketahanan pangan tidak hanya diukur dari besarnya produksi. Faktor lain seperti ketersediaan pangan, kemudahan akses, pemanfaatan yang optimal, serta stabilitas harga dan pasokan menjadi fondasi yang harus dijaga secara bersamaan.

Untuk itu, Haidar Alwi mendorong pemerintah terus memperluas akses pembiayaan bagi petani agar mereka memiliki kemampuan meningkatkan produktivitas dan membuka lahan pertanian baru.

Di sisi lain, penggunaan benih unggul juga perlu diperluas agar petani memperoleh varietas yang lebih cepat panen, tahan terhadap serangan hama, memiliki hasil tinggi, dan mampu beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Ia juga menyoroti persoalan distribusi pupuk yang masih menjadi pekerjaan rumah. Menurutnya, data administrasi mengenai stok pupuk harus benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga kebutuhan petani dapat terpenuhi tepat waktu, baik dari sisi jumlah maupun kualitas.

Tata Niaga Harus Berpihak kepada Petani

Selain produksi, Haidar Alwi menilai pembenahan tata niaga hasil pertanian menjadi aspek penting yang tidak boleh diabaikan.

Menurutnya, petani harus memperoleh harga jual yang layak sehingga hasil panen benar-benar meningkatkan pendapatan mereka. Karena itu, penguatan koperasi, akses pembiayaan, pembangunan industri pengolahan hasil panen, penyediaan gudang penyimpanan, hingga perluasan jaringan pemasaran perlu terus diperkuat agar ketergantungan terhadap tengkulak semakin berkurang.

Ia juga mengingatkan bahwa petani menghadapi tantangan ekonomi selama masa tanam hingga panen yang berlangsung sekitar tiga bulan. Dalam periode tersebut, kebutuhan hidup keluarga tetap harus dipenuhi sehingga dukungan pembiayaan, kepastian harga, dan jaminan pemasaran menjadi bagian penting dalam kebijakan swasembada pangan.

“Survei Haidar Alwi Institute pada Maret hingga April 2026 yang mencatat tingkat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 87,3 persen menjadi salah satu dasar penilaian kami bahwa Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo layak dinobatkan sebagai Kapolri terbaik sepanjang masa. Keberhasilan Polri dalam mendukung program strategis nasional, termasuk mengawal swasembada jagung hingga Indonesia berhasil mengakhiri 53 tahun impor, semakin memperkuat penilaian tersebut. Ini membuktikan bahwa sejarah dapat diubah oleh kepemimpinan yang visioner, kebijakan yang konsisten, serta kerja nyata yang berpihak kepada rakyat. Kini tugas kita bukan hanya mempertahankan swasembada, tetapi memastikan setiap petani semakin sejahtera, produktivitas terus meningkat, dan Indonesia semakin kokoh sebagai bangsa yang berdaulat di bidang pangan. Ketika petani tersenyum, di situlah sesungguhnya negara sedang menuai hasil pengabdiannya,” pungkas Haidar Alwi.

Baca Juga  Menkum Supratman Andi Agtas Pastikan Dokumen Ekstradisi Paulus Tannos Rampung Pekan Depan

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: BPSekspor jagung IndonesiaHaidar Alwiimpor jagung Indonesiakesejahteraan petaniKetahanan Pangan NasionalListyo Sigit PrabowoPolriPrabowo Subiantostop impor jagungswasembada jagung
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Menapaki Karier Komjen Panca Putra Simanjuntak dari Perwira Reserse Kini Nahkodai Lemdiklat Polri

Post Selanjutnya

Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

RelatedPosts

Haidar Alwi menilai hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen (Istimewa)

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Bukti Transformasi Polri Berjalan Nyata

26 Juni 2026

Benyamin Ungkap Gerakan Jumantik Kunci Keberhasilan Tangsel Capai Nol Kematian Akibat DBD

26 Juni 2026
Oplus_131072

Kadiv Humas Polri: Rekrutmen Disabilitas Bentuk Komitmen Pengabdian yang Berkeadilan

26 Juni 2026
Oplus_131072

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Umumkan Mensesneg Prasetyo Hadi Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

26 Juni 2026

APKLI PERJUANGAN: MBG dan KDKMP Tak Boleh Dihentikan, Investor dan Elit yang Terlibat Korupsi Harus Ditangkap

26 Juni 2026

Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Skema KPR Subsidi Tenor 40 Tahun Siap Dijalankan

25 Juni 2026
Post Selanjutnya

Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

Oplus_131072

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Umumkan Mensesneg Prasetyo Hadi Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

Discussion about this post

KabarTerbaru

Haidar Alwi menilai hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen (Istimewa)

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Bukti Transformasi Polri Berjalan Nyata

26 Juni 2026

Benyamin Ungkap Gerakan Jumantik Kunci Keberhasilan Tangsel Capai Nol Kematian Akibat DBD

26 Juni 2026
Oplus_131072

Kadiv Humas Polri: Rekrutmen Disabilitas Bentuk Komitmen Pengabdian yang Berkeadilan

26 Juni 2026
Oplus_131072

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Umumkan Mensesneg Prasetyo Hadi Jadi Ketua Satgas Mitigasi PHK

26 Juni 2026

Guru Besar IPB, Diskanak Garut, dan Unit Pakan Mandiri Leles Lestari Dorong Inovasi Pakan Murah Berkualitas

26 Juni 2026
Indonesia mengakhiri impor jagung setelah 53 tahun dan mulai mengekspor.(Foto: Istimewa)

53 Tahun Impor Jagung Berakhir, Haidar Alwi Puji Kepemimpinan Prabowo

26 Juni 2026

Menapaki Karier Komjen Panca Putra Simanjuntak dari Perwira Reserse Kini Nahkodai Lemdiklat Polri

26 Juni 2026

APKLI PERJUANGAN: MBG dan KDKMP Tak Boleh Dihentikan, Investor dan Elit yang Terlibat Korupsi Harus Ditangkap

26 Juni 2026

The Changcuters Merilis Album Baru “WOW MA”

26 Juni 2026

Presiden Prabowo Terima Kapolri di Istana Merdeka, Bahas Kamtibmas dan Agenda Hari Bhayangkara 2026

25 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Alasan Kejagung Tolak Status Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com