Jakarta, Kabariku – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Korpolkam) DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan DPR akan mengawasi secara ketat kebijakan pemerintah terkait penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) agar tetap sejalan dengan perkembangan harga minyak dunia dan tidak membebani masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Dasco saat menerima perwakilan mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (19/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Dasco juga berdialog langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melalui sambungan telepon yang disaksikan para mahasiswa.
Di hadapan para mahasiswa, Dasco meminta pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk menjelaskan secara terbuka mekanisme penyesuaian harga BBM dalam rapat kerja bersama DPR pekan depan.
Menurutnya, transparansi diperlukan agar masyarakat mendapatkan kepastian terkait arah kebijakan energi nasional.
“Kalau harga bahan bakar naik, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui kenaikan biaya transportasi hingga harga kebutuhan pokok. Karena itu, DPR meminta pemerintah menjelaskan skema yang juga mengakomodasi penurunan harga ketika harga minyak dunia turun,” kata Dasco.
Ia menegaskan, DPR akan menggunakan fungsi pengawasannya untuk memastikan setiap kebijakan energi yang diambil pemerintah berjalan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Selain menyoroti harga BBM, Dasco juga mengangkat persoalan distribusi LPG 3 kilogram yang dilaporkan masih mengalami kendala di sejumlah daerah.
Dasco meminta Kementerian ESDM segera melakukan pengecekan dan mengambil langkah perbaikan agar distribusi gas bersubsidi tepat sasaran serta tidak mengganggu kebutuhan masyarakat.
“DPR akan terus mengawal persoalan ini agar distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar dan masyarakat tidak mengalami kesulitan memperoleh pasokan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah terus memantau perkembangan harga energi global sebagai dasar dalam mengambil kebijakan.
Menurut Bahlil, apabila harga minyak dunia terus mengalami penurunan, pemerintah akan mempertimbangkan langkah penyesuaian sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia juga memastikan hingga saat ini harga BBM tertentu maupun LPG bersubsidi belum mengalami kenaikan meskipun harga minyak dunia sempat berada pada level tinggi.
Terkait laporan kelangkaan LPG 3 kilogram, Bahlil memastikan pihaknya akan segera melakukan pengecekan di lapangan. Namun demikian, ia menegaskan kondisi cadangan LPG nasional saat ini masih aman.
“Kami akan memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan optimal di seluruh daerah sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar Bahlil.
Pertemuan antara pimpinan DPR, mahasiswa, dan pemerintah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan kebijakan energi nasional tetap berpihak kepada masyarakat, terutama di tengah dinamika harga energi global yang terus berfluktuasi.*
Baca juga :
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post