Jakarta, Kabariku – Koordinator SIAGA 98, Hasanuddin, menyampaikan pernyataan sikap terkait polemik yang muncul akibat video pernyataan Amien Rais di ruang publik.
Pernyataan tersebut sebelumnya telah dibantah oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari.
Hasanuddin menegaskan bahwa penyebaran informasi hoaks merupakan ancaman serius bagi kualitas demokrasi.
Menurutnya, kebebasan berpendapat memang dijamin secara konstitusional, namun harus dijalankan secara bertanggung jawab dan berbasis fakta.
“Ketika kebebasan itu disalahgunakan untuk menyebarkan informasi yang tidak benar, maka yang terjadi adalah pembusukan ruang publik dan hilangnya kepercayaan masyarakat,” ujarnya. Sabtu (2/5/2026).
SIAGA 98 menilai pernyataan yang dilontarkan Amien Rais mencerminkan pola kampanye hitam atau black campaign yang tidak sehat dalam kehidupan demokrasi.
Alih-alih menghadirkan kritik berbasis data dan argumentasi rasional, narasi yang dibangun dinilai cenderung personal, subjektif, dan mengarah pada upaya mendelegitimasi kekuasaan yang sah.
Lebih jauh, SIAGA 98 juga menyoroti tudingan terhadap Teddy Indra Wijaya yang dinilai tidak berdasar.
Hasanuddin menyebut Teddy sebagai sosok muda yang memiliki kapasitas, integritas, serta dedikasi dalam menjalankan tugas kenegaraan, khususnya dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Ia adalah prajurit profesional dari Kopassus yang ditempa dalam disiplin, integritas, dan pengabdian kepada negara. Selain itu, ia juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik dengan komunitas sipil,” jelas Hasanuddin.
Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi nilai penting dalam menjembatani hubungan antara negara dan masyarakat dalam sistem demokrasi modern.
Di akhir pernyataannya, SIAGA 98 mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.
SIAGA 98 juga mengimbau publik untuk mengedepankan rasionalitas serta tanggung jawab dalam menyikapi dinamika politik.
“Demokrasi yang sehat hanya dapat tumbuh jika ruang publik diisi oleh kejujuran, integritas, dan penghormatan terhadap fakta,” tutup Hasanuddin.
Diketahui sebelumnya, Dalam tayangan bertajuk “JAUHKAN ISTANA DARI SKANDAL MORAL” yang sempat viral di platform X dan YouTube tersebut, Amien Rais melontarkan tudingan serius yang menyerang personalitas di lingkaran Istana.
Ia secara terbuka mendesak Presiden Prabowo untuk segera memberhentikan Mayor Teddy dari jabatannya karena alasan yang dinilai banyak pihak sangat provokatif.
Amien menyebut bahwa kedekatan antara Presiden Prabowo dan Seskab Teddy telah melampaui batasan profesionalitas.
“Saya usulkan buat Pak Prabowo secara ksatria, tegas, dan meyakinkan, Prabowo melepaskan diri dari lendotannya si Teddy yang berbahaya itu. Jadi ganti Teddy dengan sosok yang normal, fokus bekerja untuk bangsa dan negara,” ujar Amien dalam potongan video yang kini telah dihapus dari akunnya.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post