Jakarta, Kabariku – Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI terus memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi berdaya saing global melalui berbagai program internasional sepanjang April 2026.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi institusi dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul, adaptif, dan siap bersaing di tingkat internasional.
Rektor STIAMI, Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni, S.H., M.Si., menegaskan bahwa internasionalisasi pendidikan kini menjadi kebutuhan strategis, bukan lagi sekadar pilihan.
“Komitmen kami adalah membuka akses seluas-luasnya bagi mahasiswa untuk berkiprah di tingkat global. Melalui kolaborasi internasional, mahasiswa tidak hanya memperoleh kompetensi akademik, tetapi juga pengalaman lintas budaya yang penting dalam membentuk karakter dan daya saing,” ujar Prof. Sylviana, Rabu (29/4/2026).
Program internasional dan Prestasi Mahasiswa
Salah satu program unggulan STIAMI adalah Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk *Mangrove Restoration for Life* yang digelar di Pantai Indah Kapuk. Program ini melibatkan peserta dari 11 negara dan berhasil menanam lebih dari 100 bibit mangrove sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bukti keterlibatan STIAMI dalam isu keberlanjutan dan aksi nyata terhadap perubahan iklim melalui kolaborasi global.
Di sektor prestasi, mahasiswa STIAMI juga berhasil meraih penghargaan dalam ajang Asia Youth Green Summit 2026. Capaian ini memperkuat reputasi kampus dalam forum internasional, khususnya pada isu lingkungan dan keberlanjutan.
Selain itu, STIAMI turut meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa melalui program TOEIC Prediction Test yang diikuti ratusan peserta sebagai upaya memperkuat kesiapan kerja di level global.
Kolaborasi Internasional dan Arah Pengembangan
Dalam memperluas jejaring, STIAMI menjalin kerja sama strategis dengan Belt and Road Chinese Center (BRCC) serta mitra industri di Taiwan. Kolaborasi ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program pertukaran, magang internasional, hingga studi lanjut di luar negeri.
“Kami ingin memastikan lulusan STIAMI tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap bersaing secara global dan menjadi bagian dari solusi dunia,” tambah Prof. Sylviana.
Melalui rangkaian program tersebut, STIAMI menegaskan arah transformasinya sebagai perguruan tinggi progresif yang berorientasi global.
Fokus pada internasionalisasi, penguatan kompetensi, dan kolaborasi lintas negara menjadi fondasi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di masa depan.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com





















Discussion about this post