• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

Presiden Prabowo: Makan Bergizi Gratis adalah Program Sakral, Jangan Dijadikan Ladang Korupsi

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
5 Juni 2026
di Nasional
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Bogor, Kabariku – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar program penyediaan makanan bagi anak sekolah, melainkan investasi besar pemerintah untuk membangun sumber daya manusia (SDM) unggul sekaligus menggerakkan perekonomian hingga ke tingkat desa.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurut Presiden, lahirnya Program MBG berangkat dari kenyataan bahwa masih banyak anak Indonesia yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan dan tidak mendapatkan asupan gizi yang memadai di rumah.

RelatedPosts

Ketua AMMI Ali Yusuf : KPK Lebih Netral Tangani Kasus Febrie

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

“Makan bergizi gratis ini konsepnya sangat sederhana, bahwa kenyataan kita menemukan sebagian anak-anak kita tiap pagi berangkat ke sekolah tidak makan pagi. Bahkan di rumahnya jarang makan yang bergizi,” kata Prabowo.

Tantangan Gizi Masih Tinggi

Prabowo mengungkapkan bahwa persoalan kekurangan gizi masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah. Di sejumlah wilayah, angka anak yang mengalami kekurangan gizi masih berada di atas 20 persen dan bahkan mendekati 30 persen.

Kondisi tersebut berisiko menimbulkan stunting yang berdampak langsung terhadap perkembangan otak, otot, dan tulang anak sehingga menghambat pertumbuhan mereka secara optimal.

“Yang terjadi adalah apa yang disebut stunting, sel otak kurang berkembang, sel otot kurang berkembang, sel otak, otot dan tulang kurang berkembang,” ujarnya.

Menurut Presiden, dampak kekurangan gizi tidak hanya menyangkut kesehatan, tetapi juga menentukan masa depan anak dalam pendidikan maupun dunia kerja. Berdasarkan pengalamannya mengunjungi berbagai daerah, banyak anak kehilangan kesempatan berkembang karena kurangnya asupan gizi sejak usia dini.

“Artinya dia tidak akan berkembang sesuai potensi dia sebagai manusia normal. Kemampuan dia di bawah normal. Kadang-kadang untuk lulus SD saja susah,” ungkapnya.

Karena itu, Prabowo menilai keberadaan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi sangat strategis dalam memastikan Program MBG berjalan efektif untuk meningkatkan kualitas generasi penerus bangsa.

Baca Juga  Momentum Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo: Pererat Silaturahmi dan Jaga Persatuan Bangsa
MBG Instrumen Pengentasan Kemiskinan

Presiden menjelaskan bahwa banyak negara maju telah menerapkan program serupa sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia dan pengurangan kemiskinan.

Menurutnya, penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah terbukti mampu meningkatkan kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas generasi muda.

“Semua negara yang maju, yang saya lihat, menggunakan makan untuk anak-anak sekolah untuk mengurangi kemiskinan, memperbaiki fisik dan kecerdasan penerus. Program ini sangat penting,” kata Prabowo.

Ia optimistis Program MBG akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat kemajuan Indonesia apabila dijalankan secara konsisten dan tepat sasaran.

“Program ini, kalau berhasil, akan menimbulkan suatu kemajuan yang sangat besar untuk ekonomi kita,” tegasnya.

Dorong Ekonomi Desa – Ciptakan Jutaan Lapangan Kerja

Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, Prabowo menilai Program MBG akan menjadi motor penggerak ekonomi desa melalui operasional ribuan dapur yang membutuhkan pasokan bahan pangan secara berkelanjutan.

Permintaan terhadap hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan produk usaha lokal diperkirakan meningkat signifikan sehingga mampu memperkuat pendapatan masyarakat pedesaan.

“Kalau dapur-dapur berhasil dan program-program ini berjalan dengan benar, berarti ekonomi di desa akan hidup, petani-petani akan meningkat penghasilannya. Produknya, hasil keringatnya bisa diserap dan dibeli,” tuturnya.

Pada tahap puncak pelaksanaan, Program MBG diproyeksikan menjangkau sekitar 83 hingga 85 juta penerima manfaat dengan dukungan sekitar 30 ribu dapur yang beroperasi di seluruh Indonesia.

Presiden memperkirakan program tersebut mampu menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja formal serta tambahan 1,5 juta pekerjaan di sektor ekonomi pedesaan.

“Kita bisa menghasilkan 1,5 juta pekerjaan formal dan mungkin 1,5 juta lagi pekerjaan nyata di ekonomi pedesaan. Tiga juta lapangan kerja. Uang yang beredar di desa akan sangat besar,” ujar Prabowo.

Prabowo Tegaskan MBG Tidak Boleh Jadi Ajang Korupsi

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga memberikan peringatan keras kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG agar tidak menyalahgunakan anggaran negara.

Baca Juga  Seskab Teddy Ungkap Momen Presiden Prabowo Bertemu Mantan Ajudan dan Pengawal

Menurutnya, program yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya anak-anak, tidak boleh menjadi sarana memperkaya diri.

“Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum. Makan paling gampang dikorupsi,” tegasnya.

Di hadapan para mitra dapur MBG, Presiden bahkan meminta mereka yang merasa menjadi mitra yang baik untuk mengangkat tangan. Setelah itu, dengan nada tegas, ia memperingatkan pihak-pihak yang berniat menyimpang agar kembali ke jalur yang benar.

“Kalau pun saudara mitra yang brengsek tapi tidak mau ngaku, saya beri kesempatan kembali lah ke jalan yang benar,” kata Prabowo.

Presiden juga menegaskan dukungannya terhadap aparat pengawas dan penegak hukum dalam mengawal Program MBG, termasuk memberikan tambahan sumber daya bagi lembaga seperti BPKP, KPK, dan Kejaksaan Agung jika diperlukan.

“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri,” tegasnya.

Prabowo menegaskan tidak akan ada toleransi bagi siapa pun yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran negara, termasuk pejabat yang pernah mendapatkan kepercayaan darinya.

Menutup sambutannya, Presiden menyatakan keyakinannya bahwa Program Makan Bergizi Gratis akan berhasil menjadi instrumen pembangunan manusia sekaligus penggerak ekonomi nasional dari desa.

“Saya yakin dan saya percaya program ini akan berhasil,” tandas Prabowo.*

Baca juga :

BGN Evaluasi dan Benahi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kelompok Prioritas
Tags: BGNBuilding Indonesia’s Future Generations Through NutritionIndonesia Emas 2045ladang korupsiPresiden Prabowo SubiantoProgram MBGSDM Unggul
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Garut Jadi Kabupaten Terbaik I Pengendalian Inflasi Regional Jawa-Bali

Post Selanjutnya

Kepala BNN Dukung Program MBG, Presiden Prabowo Minta Perketat Pengawasan hingga Tingkat SPPG

RelatedPosts

Ketua AMMI Ali Yusuf : KPK Lebih Netral Tangani Kasus Febrie

21 Juli 2026

KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT di Lombok Barat, Bupati Ahmad Zaini Dibawa ke Jakarta

20 Juli 2026

OTT KPK, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap

20 Juli 2026

Dikritik PWI, Hotman Paris Akhirnya Minta Maaf atas Ucapan kepada Wartawan

20 Juli 2026

Wamensos Agus Jabo Motivasi Siswa Sekolah Rakyat: Setiap Anak Punya Potensi Berprestasi

20 Juli 2026

Bambang Haryadi Tegaskan Prabowo Tak Pernah Campuri Proses Penegakan Hukum

20 Juli 2026
Post Selanjutnya

Kepala BNN Dukung Program MBG, Presiden Prabowo Minta Perketat Pengawasan hingga Tingkat SPPG

Lemhannas RI Kukuhkan Alumni P3N XXVII 2026, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi Raih Penghargaan Akademik Terbaik

Discussion about this post

KabarTerbaru

Bupati Garut Dorong Klinik Utama Rotinsulu Tingkatkan Sosialisasi Layanan Kesehatan kepada Masyarakat

21 Juli 2026

Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Negara Rp14,2 Miliar dari Perkara Pinjol

21 Juli 2026

Retakan Bernegara Mulai Terlihat

21 Juli 2026

Rahasia Negara dan Kedewasaan Publik

21 Juli 2026

Lukman Edy: P2N Jadi Rumah Besar Pengusaha Nahdliyin untuk Perkuat Ekonomi Nasional

21 Juli 2026

Dewan Pers Sesalkan Sikap Hotman Paris, Tegur Pernyataan yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

21 Juli 2026

Ketua AMMI Ali Yusuf : KPK Lebih Netral Tangani Kasus Febrie

21 Juli 2026
Praktisi hukum sekaligus peneliti hukum maritim, Yerikho Manurung,(Istimewa)

Yerikho Manurung Dorong Reformasi Sistem Keselamatan Pelayaran Nasional Berbasis Ekonomi Biru

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Respons Istana soal Kasus Febrie: Penegakan Hukum Berjalan Tanpa Intervensi Presiden

21 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Tuduhan Penggelapan dan Penipuan Dr.Andi Kusuma,S.H.M.kn., CTL.,Resmi SP3D

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com