Bandung, Kabariku – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan kunjungan kerja ke Bandung bersama jajaran pimpinan BP BUMN dan PT Danantara Asset Management (DAM).
Dalam agenda tersebut, rombongan mengunjungi PT Telkom Indonesia Tbk untuk memastikan percepatan transformasi perusahaan berjalan sesuai arahan Presiden.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola, peningkatan efisiensi operasional, serta penajaman fokus bisnis Telkom di tengah dinamika industri telekomunikasi dan digital yang semakin kompetitif.

Transformasi Telkom: Pembenahan Pembukuan dan Streamlining
Dalam pertemuan tersebut, Dony menegaskan bahwa transformasi Telkom harus segera direalisasikan. Ia menyebutkan, terdapat tiga fokus utama yang menjadi perhatian, yakni pembenahan pembukuan, penyederhanaan struktur usaha (streamlining), serta pembersihan internal perusahaan.
“Rapat hari ini menindaklanjuti arahan Presiden. Pertama, pembukuan harus bersih melalui penataan ulang pencatatan keuangan Telkom. Kedua, proses streamlining harus diselesaikan tahun ini,” ujar Dony, dikutip Rabu (22/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya pembenahan menyeluruh agar Telkom dapat dikelola secara profesional dan berintegritas.
“Ketiga, pembersihan internal agar perusahaan dijalankan dengan benar, tepat, dan bersih sehingga Telkom ke depan menjadi lebih kuat,” tambahnya.
Berorientasi pada Kebutuhan Masyarakat
Selain itu, transformasi digital Telkom diharapkan semakin berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mampu memberikan nilai tambah yang nyata melalui layanan yang andal dan inovatif.
BP BUMN turut menyoroti sejumlah langkah strategis dalam percepatan transformasi Telkom.
“Penguatan tata kelola perusahaan menjadi prioritas utama, termasuk memastikan sistem pencatatan dan pembukuan berjalan sesuai standar akuntansi serta mengacu pada praktik terbaik industri,” terangnya.
Disisi lain, peningkatan daya saing didorong melalui restrukturisasi dan streamlining anak perusahaan agar lebih fokus, efisien, dan adaptif terhadap perubahan pasar.
Penegakan hukum juga menjadi fondasi penting guna mewujudkan pengelolaan BUMN yang transparan dan akuntabel.
“Kepemimpinan yang kuat menjadi faktor kunci dalam memastikan seluruh inisiatif transformasi berjalan konsisten, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Kunjungan ini sekaligus menegaskan peran BP BUMN bersama Danantara dalam mengawal transparansi dan efektivitas operasional BUMN.
Kedepan, kedua pihak akan terus mendorong Telkom memperkuat fundamental bisnis dan tata kelola perusahaan.
“Penguatan sistem pelaporan dan pengawasan berkelanjutan menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh proses bisnis berjalan optimal dan akuntabel,” tutup Dony.
Upaya transformasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing global Telkom, menghadirkan layanan digital yang lebih berkualitas, serta memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com




















Discussion about this post