• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, April 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Teknologi

Global Fraud Index 2025: Indonesia Negara Paling Gampang Ditipu Kedua Dunia

Irfan Ardhiyanto oleh Irfan Ardhiyanto
20 Februari 2026
di Teknologi
A A
0
Foto ilustrasi (Istimewa)

Foto ilustrasi (Istimewa)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara paling rentan terhadap penipuan di dunia berdasarkan laporan Global Fraud Index 2025 yang dirilis oleh perusahaan verifikasi global Sumsub. Dalam laporan tersebut, Indonesia memperoleh skor 6,53 dari skala 10 dan berada di peringkat 111 dari 112 negara yang dianalisis.

Posisi Indonesia hanya berada satu tingkat di bawah Pakistan, yang menempati urutan pertama dengan skor 7,48. Sementara itu, negara lain yang masuk dalam enam besar negara dengan tingkat kerentanan penipuan tertinggi adalah Nigeria (6,43), India (6,16), Tanzania (5,49), dan Uganda (5,38).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Data ini menunjukkan tingginya risiko masyarakat Indonesia menjadi korban berbagai modus kejahatan digital. Penipuan jual-beli online, phishing, social engineering, investasi bodong, hingga pinjaman online fiktif masih mendominasi laporan kasus di ruang digital.

RelatedPosts

Akselerasi Pembangunan Melalui Teknologi, Bupati Garut Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik

Ketua Communication and Information System Security Research Center (CISSReC), Dr. Pratama Dahlian Persadha, menilai kondisi tersebut sebagai dampak dari ketimpangan antara pesatnya digitalisasi dan kesiapan sistem pengamanan.

“Indonesia mengalami apa yang saya sebut sebagai paradoks digitalisasi. Layanan digital tumbuh sangat cepat, tetapi perlindungan sistem dan kesadaran keamanan masyarakat masih tertinggal,” kata Pratama dalam keterangannya, Kamis, (19/02)

Menurut Pratama, tingginya kerentanan penipuan di Indonesia dipicu oleh rendahnya literasi digital masyarakat, tingginya jumlah laporan penipuan yang mencapai ratusan ribu kasus, serta kerugian finansial hingga triliunan rupiah setiap tahunnya.

Selain itu, aspek penegakan hukum juga dinilai belum optimal. Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) yang telah disahkan belum sepenuhnya berjalan efektif karena Badan Perlindungan Data Pribadi (PDP) belum beroperasi secara maksimal.

Baca Juga  Kasus Investasi Fiktip PT Taspen: KPK Sita Dokumen dan Mobil dalam Penggeledahan PT IIM

“Regulasi sudah ada, tetapi belum diikuti dengan kelembagaan yang kuat dan penegakan yang konsisten,” ujarnya.

Pratama juga menyoroti ketimpangan sistem keamanan digital di sektor publik maupun swasta. Sebagian institusi telah menerapkan standar keamanan siber yang baik, namun masih banyak yang memiliki perlindungan minim, sehingga rawan menjadi pintu masuk kejahatan digital.

Ia menilai kombinasi antara celah regulasi, lemahnya infrastruktur keamanan, dan kurangnya edukasi publik membuat ekosistem digital Indonesia rentan dimanfaatkan oleh pelaku penipuan, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Tanpa peningkatan literasi digital, penguatan sistem keamanan, dan penegakan hukum yang tegas, risiko penipuan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital,” pungkasnya.

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: CISSReCGlobal Fraud Index 2025Indonesia paling gampang ditipuInvestasi bodongkeamanan siber Indonesiakejahatan digitalliterasi digital rendahnegara rentan penipuanpenipuan digital Indonesiaphishing Indonesiapinjaman online palsuPratama Dahlian Persadharisiko penipuan onlinescam online IndonesiaUU Perlindungan Data Pribadi
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Rapat Perdana Board of Peace, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Perdamaian Gaza

Post Selanjutnya

Wacana Revisi UU KPK, Johanis Tanak Buka Opsi Perubahan Status Kelembagaan

RelatedPosts

Akselerasi Pembangunan Melalui Teknologi, Bupati Garut Gandeng BRIN Perkuat Riset dan Inovasi Daerah

26 Februari 2026

Prof Achmad Tjachja Nugraha Rilis Buku “Technopreneurship”: Rahasia Membangun Bisnis Teknologi di Era Digital

25 Februari 2026
Ilustrasi SIM Card/Pixabay

Pemerintah Siapkan Aturan Baru Registrasi SIM Card Berbasis Biometrik

1 Desember 2025

Wi-Fi 5G 100 Mbps Cuma Rp 100 Ribu! Ini Cara Daftar Internet Rakyat yang Lagi Diburu Warga

21 November 2025
Layanan digital global sempat terganggu akibat insiden pada infrastruktur Cloudflare, Selasa (18/11).(Ist)

Inilah Penyebab Gangguan Cloudflare yang Sempat Picu “Kiamat Internet” di Berbagai Negara

19 November 2025

Fokus Riset dan Inovasi, BRIN Gandeng Kementerian, Pemda, hingga Danantara

12 November 2025
Post Selanjutnya

Wacana Revisi UU KPK, Johanis Tanak Buka Opsi Perubahan Status Kelembagaan

Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Soroti Indonesia Timur: Dari Infrastruktur hingga Kemandirian Ekonomi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Anggaran EO Rp113,9 Miliar, BGN Bangun Sistem Kerja Profesional untuk Optimalkan MBG

13 April 2026

KPK Kawal Sektor Strategis Batam dan Bintan, Jaga Iklim Investasi Sehat dan Berkelanjutan

13 April 2026

Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

13 April 2026
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Cianjur

Disperkim Kabupaten Cianjur Mengajak Masyarakat Menjaga dan Merawat Ruang Publik

13 April 2026
Keluarga Besar Ponpes Hidayatul Faizien

Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

13 April 2026

YLBHI: Isyarat Wapres Gibran Pertegas Urgensi Peradilan Umum di Kasus Andrie Yunus

12 April 2026

DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

12 April 2026

Hidrometeorologi Mengancam, Yuda Puja Turnawan Desak Langkah Cepat Pemkab Garut

12 April 2026

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com