• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, April 13, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Catatan Komisaris

Bangunlah Jiwanya, Bangunlah Badannya: Gizi sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
26 Februari 2026
di Catatan Komisaris, Kabar Terkini
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh:
Hasanuddin
Koordinator SIAGA 98

Kabariku – “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya…”

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Lirik dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman bukan sekadar susunan kata puitik. Ia adalah pernyataan filosofis tentang manusia Indonesia yang utuh: tubuh dan jiwa yang dibangun secara bersamaan.

RelatedPosts

Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

Lucius Karus Soroti Kasus Pemerasan Rp300 Juta Sahroni: Kok Malah Dibikin Drama?

Sayangnya, dalam praktik kebijakan publik, kita kerap memisahkan keduanya.

Pendidikan sering dipersempit pada gedung sekolah, kurikulum, angka partisipasi, atau perangkat digital.

Semua itu penting. Namun ada pertanyaan mendasar yang jarang diajukan secara jujur: bagaimana mungkin proses belajar berlangsung optimal jika peserta didik hadir dalam kondisi lapar atau kekurangan gizi?

Memisahkan urusan gizi dari pendidikan sama saja dengan menghapus satu bait penting dari lagu kebangsaan kita. Jika yang dibangun hanya “jiwanya”, sementara “badannya” diabaikan, maka pendidikan kehilangan fondasi biologisnya.

Jiwa tidak tumbuh dalam ruang hampa; ia bertumpu pada tubuh yang sehat.

Dalam perspektif pendidikan nasional, gagasan ini sebenarnya bukan hal baru.

Ki Hadjar Dewantara menekankan pendidikan sebagai proses membangun manusia seutuhnya-raga, jiwa dan budi.

Raga yang sehat menopang kesiapan belajar. Jiwa yang berkembang memungkinkan daya pikir dan kreativitas bertumbuh. Budi yang matang membentuk karakter dan tanggung jawab moral.

Karena itu, mengintegrasikan program gizi ke dalam sistem pendidikan bukanlah perluasan definisi yang dipaksakan.

Ia justru konsekuensi logis dari filosofi pendidikan nasional.

Program Makan Bergizi Gratis harus dipahami sebagai infrastruktur manusia. Kita terbiasa menyebut ruang kelas, laboratorium, dan teknologi sebagai infrastruktur pendidikan. Namun tubuh peserta didik adalah infrastruktur paling dasar.

Baca Juga  PN Jaksel Tolak Gugatan Praperadilan Eks Sekretaris MA, KPK: Segera Kami Panggil Kembali Minggu Ini

Tanpa fondasi ini, bangunan pendidikan berdiri di atas tanah yang rapuh.

Perdebatan fiskal yang mempertentangkan belanja gizi dengan belanja fisik sering kali keliru dalam kerangka berpikir.

Ini bukan soal memilih antara gedung atau makanan. Ini soal menyadari bahwa investasi pada tubuh peserta didik adalah syarat agar seluruh investasi lainnya tidak sia-sia.

Namun demikian, dukungan terhadap substansi program tidak boleh menghilangkan kewajiban pengawasan. Tata kelola yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran menjadi syarat mutlak.

Tanpa itu, tujuan mulia dapat terdistorsi oleh praktik penyalahgunaan anggaran.

Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya proses transfer pengetahuan, melainkan pembangunan manusia. Dan manusia tidak pernah terbelah antara tubuh dan jiwa.

Jika kita sungguh ingin membangun Indonesia Raya, maka membangun jiwa tanpa membangun badan bukanlah pilihan. Keduanya adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan.

Pada posisi ini, substansi, tujuan dan strategisnya Program Prioritas Nasional Pemerintahan Prabowo Subianto-Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka; mewujudkan filosofi Indonesia Raya dalam kesatuan Jiwa dan Tubuh Manusia Indonesia.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: BGNgizi fondasi pendidikanHasanuddin koordinator SIAGA 98Presiden Prabowo SubiantoProgram Makan Bergizi Gratis (MBG)Program Prioritas NasionalSimpul Aktivis Angkatan 98
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Lagi, KPK Tangkap Pejabat Bea Cukai Terkait Suap Impor Barang

Post Selanjutnya

Eks Dirut PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Bui, Tapi Tak Dihukum Uang Pengganti

RelatedPosts

Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

11 April 2026
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (Foto:Istimewa)

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

11 April 2026
Lucius Karus soroti kasus pemerasan Rp300 juta terhadap Ahmad Sahroni yang dinilai terlalu berbelit.(Foto:Istimewa)

Lucius Karus Soroti Kasus Pemerasan Rp300 Juta Sahroni: Kok Malah Dibikin Drama?

10 April 2026
anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Ahmad Sahroni (foto:Istimewa)

Kronologi Ahmad Sahroni ditipu Rp300 Juta oleh Perempuan yang Mengatasnamakan Pimpinan KPK

10 April 2026
Kejagung serahkan Rp11,4 triliun, Presiden Prabowo sebut setara perbaikan 34.000 sekolah dan 500.000 rumah.(Dok.Setpres)

Rp11,4 T Diserahkan Kejagung, Presiden Prabowo Sebut Setara Renovasi 34 Ribu Sekolah dan 500 Ribu Rumah

10 April 2026

Presiden Prabowo: Indonesia Tidak Gelap, Siap Jadi “Rising Giant” Dunia

9 April 2026
Post Selanjutnya
Eks Direktur PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan duduk menjadi pesakitan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Eks Dirut PT Pertamina Patra Niaga Riva Siahaan Divonis 9 Tahun Bui, Tapi Tak Dihukum Uang Pengganti

Eks Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan saat digelandang dan ditetapkan tersangka oleh Kejaksaan Agung RI. (Foto: Dok. Kejagung)

Ada Dissenting Opinion dalam Sidang Vonis Riva Siahaan Dkk

Discussion about this post

KabarTerbaru

YLBHI: Isyarat Wapres Gibran Pertegas Urgensi Peradilan Umum di Kasus Andrie Yunus

12 April 2026

DPC PKB Kabupaten Garut Gelar Muscab, Momentun Penting Partai untuk Lakukan Evaluasi Organisasi

12 April 2026

Hidrometeorologi Mengancam, Yuda Puja Turnawan Desak Langkah Cepat Pemkab Garut

12 April 2026

KPK Ungkap Pola Penyalahgunaan Wewenang Berulang, Ancaman Korupsi Terstruktur

12 April 2026
ruang konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK OTT Bupati Tulungagung Dugaan Praktik “Jatah” Anggaran dan Rekayasa Tender Proyek

12 April 2026

Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

11 April 2026

Bencana Hidrometeorologi di Garut, Yuda Puja Turnawan Salurkan Bantuan dan Desak Pemkab Bergerak Cepat

11 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

11 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme FKDT Garut Kian Mengemuka, Atep Taofik Mukhtar Minta Penataan Sesuai Aturan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com