• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News Nasional

IPW: Banyak Kasus Korupsi Besar Terhenti di Permukaan

Ainul Ghurri oleh Ainul Ghurri
27 Januari 2026
di Nasional, News
A A
0
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam diskusi publik di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso dalam diskusi publik di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku— Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santosa menilai, penegakan hukum di Indonesia berjalan secara selektif, tidak transparan, dan rawan ditunggangi kepentingan politik.

Hal itu mengemuka dalam diskusi publik bertajuk “Akuntabilitas Pemberantasan Korupsi: Mungkinkah Membersihkan Sapu Kotor?” yang digelar di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menurutnya, tiga institusi utama penegakan hukum yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan Agung, dan Kepolisian tidak bekerja secara konsisten dan akuntabel.

RelatedPosts

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

“Kalau penegakan hukum dilakukan tanpa keadilan yang setara, maka yang jadi korban adalah mereka yang tidak punya akses kekuasaan,” kata Sugeng.

Sugeng menyoroti, Kejaksaan Agung (Kejagung) yang dinilainya bekerja tidak transparan dan sulit dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan pemantauan IPW, terdapat pola penyalahgunaan kewenangan yang sistematis di lingkungan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), termasuk dugaan keterlibatan perantara atau makelar perkara.

Ia mengungkapkan, kasus terpidana Zarof Ricar yang disebut menemukan uang sekitar Rp915 miliar dan emas 51 kilogram dalam penggeledahan rumah.

Menurut Sugeng, Zarof diduga berperan sebagai perantara perkara di Mahkamah Agung (MA). Namun, Kejaksaan justru mengkualifikasikan aliran dana Rp200 miliar dalam perkara Sugar Group sebagai gratifikasi, bukan suap.

“Dengan konstruksi gratifikasi, alur penerima sesungguhnya tidak dibongkar. Ini berpotensi melindungi pihak-pihak tertentu,” ujarnya.

Sugeng juga menyebut, dalam persidangan terungkap dana yang dikelola Zarof Ricar mencapai sekitar Rp1,2 triliun.

“Pertanyaannya, ke mana selisih dana itu dan siapa yang diuntungkan?” tuturnya.

Baca Juga  Tim Satuan Tugas 53 Kejaksaan Agung Amankan Oknum Pejabat Kejaksaan NTT dan Direktur PT Sari Karya Mandiri

Selain itu, IPW juga menyoroti kasus perkara asuransi Jiwasraya, khususnya pelelangan aset PT Gunung Bara Utama yang nilainya anjlok drastis dari Rp12 triliun menjadi sekitar Rp1,9 triliun.

Sugeng menilai, rangkaian kasus tersebut mencerminkan praktik “memberantas korupsi sambil mengelola korupsi”.

“Ini menunjukkan kegagalan serius dalam pemulihan aset negara,” kata Sugeng.

Ia menegaskan, tanpa pengawasan ketat dari masyarakat sipil, penegakan hukum tidak akan pernah akuntabel.

“Kalau penegakan hukum dijalankan oleh sapu yang kotor, yang terjadi bukan pembersihan, tapi hanya memindahkan kotoran ke tempat lain,” tandasnya.

Sementara itu, praktisi hukum Firman Tendri Masengi menyebut, kondisi penegakan hukum Indonesia telah memasuki tahap judicial disarray atau kekacauan sistemik.

“Selama negara tidak mampu mengadili presidennya, penegakan hukum tidak akan pernah berjalan,” ujar Firman, seraya membandingkan Indonesia dengan Korea Selatan dan Malaysia yang pernah memenjarakan mantan pemimpinnya.

Firman juga menyoroti praktik hukum yang dinilainya transaksional dan bergantung pada tekanan publik dengan slogan ‘no viral, no justice’.

“Kalau tidak viral, aparat tidak bergerak,” katanya.

Dalam forum yang sama, aktivis mahasiswi HMI, Salma Mawavi, menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mengawal pemberantasan korupsi secara lebih strategis.

Ia menilai bahwa aksi demonstrasi penting, namun harus dilanjutkan dengan advokasi berbasis data dan fakta hukum.

“Mahasiswa tidak hanya harus berteriak, tapi membuktikan. Advokasi berbasis evidensi adalah kunci agar tekanan publik benar-benar berdampak,” tutup Salma.

Tags: Firman TendriIndonesia Police WatchIPWjiwasrayakejagungKejaksaan AgungSugeng Teguh Santoso
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pemerintah Telaah Aturan Kolegium Kedokteran, Yusril: Ada Indikasi Tumpang Tindih Regulasi

Post Selanjutnya

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

RelatedPosts

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Polda Metro Jaya Pastikan Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Tak Terlibat Peredaran 200 Etomidate

27 Juli 2026

Kasat Narkoba Polres Tangsel AKP Pardiman Ditangkap Bareskrim, Diduga Terlibat Peredaran Narkoba

27 Juli 2026
Post Selanjutnya
Haidar Alwi Institute menggelar Press Rilis Survei Nasional. (Foto: Bemby/Kabariku.com)

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut yang digelar di Sabda Alam Hotel Resort/ Diskominfo Kab. Garut

Wabup Putri Karlina Ajak Kolaborasi Strategis di Muscab VII PHRI Garut

Discussion about this post

KabarTerbaru

Komunikasi Dasco dan Ikhtiar Menuju Persatuan Nasional

28 Juli 2026

Ratusan Aktivis Lintas Generasi Hadiri Reuni Aktivis ADK SHOW, Ahmad Doli Kurnia Luncurkan Empat Buku

28 Juli 2026

Inspektorat Tangsel Perkuat Budaya Integritas ASN Lewat NGORBIT, Dorong Tata Kelola Pemerintahan Bersih

28 Juli 2026

Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

28 Juli 2026

DCKTR Tangsel Gencarkan Program Biopori Kantor, Sampah Organik Diolah Jadi Kompos dari Sumbernya

28 Juli 2026

Mundurnya Perry Warjiyo, Ekonom InFast Bestari: Gubernur BI Mendatang Sebaiknya Pro Growth

28 Juli 2026

Kapolres Tangsel Boy Tegaskan AKP Pardiman Tidak Terlibat Kasus Narkoba, Datang ke Mabes Polri Sebagai Saksi

28 Juli 2026

Pascabentrokan Menteng 200 Personel TNI-Polri Disiagakan, Pramono Imbau Warga Tak Terprovokasi

28 Juli 2026

Langit Tepas Papandayan Garut Jadi Panggung Dunia, 13 Negara Meriahkan Festival Layang-Layang Internasional

28 Juli 2026

Resmi, Perry Warjiyo Tinggalkan Jabatan Gubernur BI, Destry Damayanti Jalankan Tugas Sementara

27 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98 Minta Kortas Tipikor Polri Dibatalkan, Ini Penjelasan Hasanuddin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Dilaporkan, Dwi Febrie Endaryanto Diduga Lakukan Penipuan Berkedok Bridging Financing

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual yang Libatkan Oknum Pendeta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com