• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, April 12, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Dorong Pendampingan Berkelanjutan, Kementerian Ekraf Tutup Bootcamp Fesyen

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
4 November 2025
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) resmi menutup kegiatan Bootcamp 1 Inkubasi Fesyen Wilayah Jabodetabek pada Senin, 3 November 2025. Setelah tiga hari intensif menggali strategi bisnis dan branding, puluhan pelaku usaha fesyen nasional kini bersiap memasuki fase pendampingan berkelanjutan.

“Kami berharap pendampingan ini dapat maksimal dan semua jenama fesyen di sini bisa menjadi champion lokal yang siap menembus pasar global,” kata Direktur Fesyen Romi Astuti secara daring dan disiarkan di Hotel The 1O1 Suryakencana, Bogor.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Kementerian Ekraf/Badan Ekraf memastikan pegiat fesyen yang terlibat dalam program ini memiliki daya saing di pasar nasional maupun global, lewat konsultasi lebih mendalam melalui sesi mentoring 1 on 1 secara daring, bootcamp kedua, sampai puncaknya photoshoot untuk katalog.

RelatedPosts

Pegadaian Kantor Wilayah IX Luncurkan Program MPL 2026 untuk Warga dan UMKM

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Selama Ramadhan

Setelah menerima materi dan melakukan praktik selama tiga hari sebelumnya, mulai dari pembuatan moodboard dan siluet, presentasi karya, hingga aspek keuangan, di hari terakhir ini para peserta mendengarkan success story dan strategi branding dari pemilik jenama lokal Danjyo Hiyoji dan Niion, serta strategi penjualan dari narasumber pihak marketplace Blibli.

Dana Maulana, Founder merek busana streetwear Indonesia Danjyo Hiyoji, menjelaskan bahwa baginya, berjejaring dan berkolaborasi menjadi kunci yang membantunya untuk bangkit setelah terdampak pandemi. Ia menuturkan bahwa perjalanan panjangnya dimulai dari peluang-peluang kecil yang sering kali tampak kecil, tetapi justru menjadi pijakan penting seperti kesempatan yang dihadirkan melalui program ini.

“Melalui program seperti yang diadakan Kementerian Ekraf/Badan Ekraf inilah, kesempatan awal untuk berjejaring dan berkolaborasi hingga menciptakan dampak besar bisa lahir. Karena itu, teman-teman di sini sangat beruntung, ” ujar Dana.

Baca Juga  Badan Pangan Nasional Targetkan Stok CJP di Akhir Tahun Minimal 60 Ribu Saat Panen Jagung Bersama Polri

Sementara itu, Aditya Rahman, Founder Niion, menjelaskan pentingnya membangun dan menemukan komunitas sebagai strategi untuk memperluas jangkauan pasar secara lebih efektif. Ia mencontohkan penerapan community marketing yang ia lakukan melalui pemasaran produk tas padel di komunitas olahrag, yang terbukti mampu memperkuat keterikatan konsumen dan mendorong penjualan secara organik.

Sementara itu, Dilla Yudi Astari selaku pemilik jenama O My Craft, brand terkurasi yang memproduksi tas, dan aksesori dari kain tradisional seperti tenun Badui, tenun NTT, dan batik, dengan konsep patchwork dan upcycle menuturkan bahwa pelatihan ini sangat membantu dalam membuka akses baru bagi pelaku usaha seperti dirinya untuk memperluas pasar melalui platform digital.

“Sebelumnya saya sempat kesulitan mendaftar karena keterbatasan akses ke pihak yang bisa membantu. Program ini menjadi penghubung langsung dengan pihak marketplace, sehingga kini saya memiliki kanal penjualan digital baru yang sangat penting di era digital saat ini,” ujar Dila.

Salah satu peserta, Dwi Novie Andrie, pemilik jenama Opie Ovie, jenama pakaian yang mengangkat wastra nusantara hasil karya para perajin dari Banyumas, Surabaya, dan Mojokerto, mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberinya kesempatan untuk belajar langsung strategi bisnis dan branding dari praktisi industri fesyen. Ia menilai pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk memperkuat arah pengembangan jenamanya ke depan.

“Terkait branding saya masih sangat baru karena belum lama juga punya brand ready-to-wear ini, dan ilmunya mungkin hanya bisa didapatkan dari sekolah bisnis atau sebagainya, tapi ternyata di sini bisa belajar langsung dari pelakunya dan langsung dipraktikkan. Tentunya ini akan menjadi batu pijakan langkah saya ke depannya dalam berkarya, khususnya dalam aspek bisnis,” jelas Novie.***

Baca Juga  Demi Percepat Program Pembangunan, Pemerintah Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Dampak Mikroplastik pada Air Hujan, Kemenkes Minta Masyarakat Waspada

Post Selanjutnya

Ketua Umum Projo Budi Arie Isyaratkan Bergabung ke Gerindra, Ini Respon Ahmad Muzani

RelatedPosts

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 luncurkan program MPL 2026 untuk membantu masyarakat dan mendorong UMKM lokal.(Istimewa)

Pegadaian Kantor Wilayah IX Luncurkan Program MPL 2026 untuk Warga dan UMKM

17 Maret 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

13 Maret 2026

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Selama Ramadhan

13 Maret 2026

Rapat dengan DEN, Pemerintah Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah ke Ekonomi Indonesia

12 Maret 2026
Presiden Prabowo Subianto menargetkan Danantara menyetor hingga Rp 800 triliun per tahun ke kas negara.(Ist)

Target Presiden Prabowo untuk Danantara: Setoran Rp 800 Triliun per Tahun dari Hasil Investasi

11 Maret 2026

Bantu Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Jelang Idul Fitri 1447 H

11 Maret 2026
Post Selanjutnya
Ketua Dewan Kehormatan Partai Gerindra, Ahmad Muzani di Komplek Senayan Jakarta

Ketua Umum Projo Budi Arie Isyaratkan Bergabung ke Gerindra, Ini Respon Ahmad Muzani

Gedung Merah Putih KPK

Operasi Senyap KPK di Riau, 9 Orang Beserta Barang Bukti Diamankan

Discussion about this post

KabarTerbaru

ruang konpers Gedung Merah Putih KPK

KPK OTT Bupati Tulungagung Dugaan Praktik “Jatah” Anggaran dan Rekayasa Tender Proyek

12 April 2026

Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

11 April 2026

Bencana Hidrometeorologi di Garut, Yuda Puja Turnawan Salurkan Bantuan dan Desak Pemkab Bergerak Cepat

11 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Gelar Musda 2026, IOF Jawa Barat Fokus pada Estafet Kepemimpinan dan Kelestarian Alam

11 April 2026

Makar sebagai Struktur Cara Berpikir Saiful Mujani

11 April 2026
Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (Foto:Istimewa)

UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

11 April 2026
Lucius Karus soroti kasus pemerasan Rp300 juta terhadap Ahmad Sahroni yang dinilai terlalu berbelit.(Foto:Istimewa)

Lucius Karus Soroti Kasus Pemerasan Rp300 Juta Sahroni: Kok Malah Dibikin Drama?

10 April 2026
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terjaring OTT KPK pada Jumat malam. (Foto:Kabariku.com)

Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

10 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Breaking News: KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Diciduk

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adu Perspektif Dana Desa di APBD Jabar 2026, Dedi Mulyadi Tanggapi Kritik Rudy Gunawan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme FKDT Garut Kian Mengemuka, Atep Taofik Mukhtar Minta Penataan Sesuai Aturan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com