• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Kabinet

Program Penyaluran Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ke Masyarakat Mesti Digencarkan

Yusup Sopian oleh Yusup Sopian
27 Agustus 2025
di Kabar Kabinet
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) menegaskan upaya pemerintah bersama Perum Bulog dalam pengadaan setara beras yang bersumber dari produksi dalam negeri, semata-mata untuk mensejahterakan petani. Bulog pun tidak serta merta menyerap hasil panen secara keseluruhan karena memiliki target 3 juta ton dari total produksi beras setahun yang diperkirakan dapat mencapai 33 juta ton.

“Saya kira kondisinya ada surplus 5 juta ton produksi versus konsumsi beras Januari sampai September, sementara Bulog sampai hari ini mengambil 2,8 juta ton, jadi masih ada 2,1 juta ton lebih di masyarakat,” jawab Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan NFA I Gusti Ketut Astawa saat wawancara cegat di Kantor Ombudsman, Jakarta pada Selasa (26/8/2025).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Artinya secara prinsip itu tidak menjadi alasan terjadi paradoks persaingan dengan para penggilingan padi. Bulog pun melakukan kolaborasi dengan melakukan maklun bersama penggilingan padi,” sambungnya.

RelatedPosts

Eks Deputi Penindakan KPK Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik sebagai Irjen Kemenimipas

Menkop Ferry Juliantono Ziarah ke Makam Bung Hatta, Tegaskan Semangat Koperasi Harus Terus Dilanjutkan

Menteri Kehutanan Raja Juli Berdalih Tak Tahu Ada Titipan Amplop dari Bupati Kuansing

Dilansir dari laman Badan Pangan Nasional, per 26 Agustus, realisasi pengadaan setara beras dalam negeri telah tercapai 2,87 juta ton atau 95,94 persen dari total target 3 juta ton. Dengan itu, total stok beras Bulog ada 3,93 juta ton. Sementara total penyaluran ke masyarakat telah berada di angka 675,7 ribu ton dengan berbagai program seperti bantuan pangan beras, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga bencana dan keadaan darurat, dan lainnya.

“Sisa target serapan sekitar 200 ribu ton ke depannya tidak akan terlalu banyak mempengaruhi pasar gabah di panen gadu nanti. Bulog mesti fokus menyelesaikan target serapan 3 juta ton terlebih dahulu. Apalagi ada tujuan mulia yang diemban Bulog yaitu menjaga agar harga petani tidak jatuh telah jauh,” tambah Ketut.

Baca Juga  Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi Hadir untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

Menurut Deputi Ketut, langkah pemerintah meningkatkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) dari semula Rp 6.000 per kilogram (kg) ke Rp 6.500 per kg, dilakukan demi memberi kenyamanan bagi petani. Tidak hanya itu, kebijakan penyerapan GKP tanpa rafaksi atau any quality pun diberlakukan pertama kali di tahun ini.

“GKP-nya sudah dinaikkan dari Rp 6.000 ke Rp 6.500 dalam rangka memperkuat dan menyamankan petani. Beberapa asosiasi relatif sudah bisa menerima, sehingga mereka nyaman. Dan ada keputusan berikutnya yang memutuskan any quality. Ini menjadi terobosan supaya petani tak kesulitan menjual panennya ke Bulog,” beber Ketut.

“Tentunya any quality perlu dipertegas bahwa pemerintah itu inginnya jangan sampai petani dipersulit saat mau menjual. Namun perlu ada pembinaan ke petani supaya jangan sampai sudah memanen sebelum waktunya. Intinya pemerintah berupaya membuat kebijakan di tengah-tengah, sehingga harga konsumen tidak terlalu tinggi, petani pun nyaman dalam aktifitas produksinya,” ujar Deputi Ketut.

Lebih lanjut, Anggota Ombudsman Republik Indonesia Yeka Hendra Fatika mencetuskan usulan bahwa penyerapan Bulog dapat pula berbentuk GKP dan disimpan. Tatkala ada gejolak kekurangan pasokan GKP, kemudian Bulog dapat menyalurkan ke para penggilingan padi.

“Ini akan sangat terkoneksi dengan cara Bulog yang melakukan intervensi, sehingga bisa saja ke depan, misalnya penyerapan Bulog itu bukan dalam bentuk beras, tapi dalam bentuk gabah. Pada saat nanti kekurangan gabah, gabah dikeluarkan mulai dari penggilingan padi, penggilingan padi keluar dalam bentuk beras,” ujar Yeka.

“Kebijakan tata kelola stabilisasi itu harus balance. (Kalau) ada penyerapan, ada outlet. Outlet Bulog itu paling ada dua. Pertama, menjamin masyarakat mesti mendapatkan beras yang berkualitas. Kedua, stabilisasi. Ini saja dijalankan maka tata kelola dalam stabilisasi Ini akan terhindar dari kegaduhan,” tambah dia.

Baca Juga  Purbaya: Singapura Masih Jadi Tempat Penyimpanan Uang Korupsi dari Indonesia

Ditemui terpisah, Kepala NFA Arief Prasetyo Adi mengamini bahwa program penyaluran stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) ke masyarakat mesti digencarkan, terutama usai panen raya seperti hari ini.

“Stok beras di Bulog memang mesti diberikan dan disalurkan ke masyarakat. Harus balance in and out-nya. Jadi kestabilan beras pun dapat lebih terjaga,” kata Arief.


ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kepala BNN RI Paparkan Arah Kebijakan Baru: Strategi P4GN dan Rehabilitasi Humanis

Post Selanjutnya

Perlu Pemutakhiran Data Perumahan dari BPS untuk Tolak Ukur Penilaian Kinerja Kementerian PKP

RelatedPosts

Eks Deputi Penindakan KPK Komjen Rudi Setiawan Resmi Dilantik sebagai Irjen Kemenimipas

16 Juli 2026

Menkop Ferry Juliantono Ziarah ke Makam Bung Hatta, Tegaskan Semangat Koperasi Harus Terus Dilanjutkan

10 Juli 2026

Menteri Kehutanan Raja Juli Berdalih Tak Tahu Ada Titipan Amplop dari Bupati Kuansing

3 Juli 2026

Purbaya: Singapura Masih Jadi Tempat Penyimpanan Uang Korupsi dari Indonesia

2 Juli 2026

PPDI Siap Kawal Asta Cita Prabowo, Mendes: Dari Desa Wujudkan Indonesia Emas 2045

19 Juni 2026

Pigai: MBG Instrumen Pemenuhan HAM, Selaras dengan Visi Prabowo Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

17 Juni 2026
Post Selanjutnya

Perlu Pemutakhiran Data Perumahan dari BPS untuk Tolak Ukur Penilaian Kinerja Kementerian PKP

ATR/BPN Akan Lakukan Transformasi Layanan Pertanahan Demi Tingkatkan Kepuasaan Masyarakat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Pemkot Tangerang Ajak Warga Aktif Laporkan Jalan Rusak, 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

18 Juli 2026
Oplus_131072

Hotman Paris Ungkap Alasan Bela Febrie Adriansyah: Bukan karena Honor

18 Juli 2026

Perpisahan Sang Arsitek Juara Dunia, Didier Deschamps Targetkan Prancis Peringkat Ketiga di Piala Dunia 2026

18 Juli 2026

Pelaporan Gratifikasi Meningkat, KPK: Integritas Penyelenggara Negara Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi

18 Juli 2026

Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran Pertahanan dan Polri Demi Hapus Kemiskinan

18 Juli 2026

Tim Gabungan Polda Babel-Damkar Berjibaku Padamkan Karhutla Di Pangkalpinang

17 Juli 2026

Beranikah Seluruh Penegak Hukum Periksa Harta Semua Pejabat? Uji Nyata Komitmen Pemberantasan Korupsi

17 Juli 2026

Koramil 04/Cikupa Tanamkan Wawasan Kebangsaan dan Disiplin kepada Siswa Baru SMK Taruna Karya

17 Juli 2026

Menkop Ferry Dialog dengan 10 Asosiasi Desa, Matangkan Operasional Koperasi Merah Putih

17 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Panggil Menhan, Panglima TNI, Kapolri hingga Kepala BIN ke Istana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com