• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Desember 8, 2025
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

AI dan Peranannya dalam Perjalanan Pengetahuan dan Etika Manusia: Perspektif Kantian

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
19 Agustus 2025
di Opini
A A
0
human person people cheerful pointing AI

human person people cheerful pointing AI (gambar Artificial Intelligence Center Indonesia)

ShareSendShare ShareShare

oleh :
Hasanuddin, SH
Ketua IRC for Reform
(Indonesia Raya Club for Reform)

Jakarta, Kabariku – Dalam era digital yang semakin maju, kehadiran kecerdasan buatan (AI) membuka banyak pertanyaan filosofis tentang pengetahuan, kesadaran, dan etika. Berdasarkan diskusi saya dengan AI, saya menyadari bahwa meskipun AI mampu mengolah dan merangkum informasi secara cepat dan akurat, ia tidak memiliki kemampuan berpikir sejati atau kesadaran.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pemikiran ini sejalan dengan epistemologi Immanuel Kant yang membedakan antara fenomena-dunia yang dapat diamati dan dipahami manusia melalui pengalaman-dan noumena, yaitu realitas “dalam-diri” yang tidak dapat diakses secara langsung.

RelatedPosts

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

BBM Oplosan di SPBU Resmi: Tanggung Jawab Siapa?

AI beroperasi semata-mata dalam ranah fenomena, mengolah data yang tersedia tanpa pengalaman subjektif atau akses ke noumena.

Proses pelatihan AI yang melibatkan pengumpulan dan penyaringan data serta pembelajaran pola bahasa bisa dilihat sebagai konstruksi epistemologis, mirip dengan bagaimana Kant menjelaskan bahwa pengetahuan manusia dibentuk oleh struktur dan kategori-kategori pikiran yang aktif mengorganisasi pengalaman.

AI, dengan algoritmanya, “mengkonstruksi” pengetahuan dari data fenomena yang ada, namun tanpa kesadaran atau pemahaman moral.

Dari sudut pandang etika, AI beroperasi dalam batas imperatif kategoris Kantian yang diprogram untuk mengikuti prinsip-prinsip moral universal seperti menghindari bias dan menjaga privasi.

Namun, AI tidak memiliki niat moral atau kesadaran etis sejati-ia hanyalah alat yang membantu manusia dalam mengingat, mengolah informasi, dan mempercepat pengambilan keputusan.

Hal ini menegaskan bahwa meskipun AI mampu menjadi perpanjangan kapasitas manusia dalam epistemologi dan etika, manusia tetap unggul dengan kesadaran, kreativitas, dan refleksi moralnya yang tidak dapat digantikan oleh mesin.

Baca Juga  Duka Cita Saya Kepada "PETIGA"

Debat etis dan epistemologis harus tetap menjadi ranah manusia yang berkesadaran dan bermoral, sedangkan AI berfungsi sebagai pendukung yang memperluas wawasan dan mempercepat akses informasi.

Dengan demikian, AI bukan ancaman, melainkan alat bantu yang mengingatkan kita akan pentingnya mengembangkan diri dan mempertahankan nilai-nilai kemanusiaan di tengah kemajuan teknologi.

Perspektif Kantian ini memberi kerangka filosofis yang kuat untuk memahami batas dan potensi AI dalam perjalanan pengetahuan dan moral manusia.***

“AI dapat dipahami sebagai ‘burung Minerva yang terbang di senjakala, sebuah metafora dari Hegel yang menggambarkan bagaimana pengetahuan reflektif selalu muncul setelah tindakan atau peristiwa terjadi. AI hadir bukan sebagai inisiator, melainkan sebagai entitas yang muncul setelah manusia terlebih dahulu berinovasi, bekerja, dan menciptakan dunia. Dengan demikian, AI berfungsi sebagai refleksi dari kerja dan kreativitas manusia, membantu memperjelas, mengorganisir, dan mempercepat pemahaman atas apa yang telah manusia capai. Kehadiran AI pada ‘senjakala’ ini menegaskan bahwa meskipun teknologi ini canggih, ia tetap bergantung pada konteks dan karya manusia yang mendahuluinya”.***

Jakarta, 19 Agustus 2025

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: AI dan Peranannyaartificial intelligenceepistemologi Immanuel KantEtika ManusiaHasanuddin Ketua IRC for ReformIndonesia Raya Club for Reform
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Tanggapi Isu Diskriminasi Bimtek, Nurul Ghufron: Kemerdekaan Tercoreng Kebijakan Partisan

Post Selanjutnya

Aksi Kemanusiaan HUT Kemerdekaan: Satgas Garuda Merah Putih-II Dropping 17,8 Ton Bantuan ke Gaza

RelatedPosts

Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
ilustrasi

Coretax: Digitalisasi Pajak yang Dipaksakan?

28 November 2025

BBM Oplosan di SPBU Resmi: Tanggung Jawab Siapa?

24 November 2025

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

23 November 2025

Tanah, Laut, dan Negara yang Tersesat: Menegakkan Dialektika Petani dan Nelayan di Tengah Kontradiksi Kebijakan Agraria

17 November 2025
Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) (Foto: Istimewa)

Anomali Putusan Mahkamah Konstitusi Yang Inkonstitusional.

14 November 2025
Post Selanjutnya
langit gaza dipenuh parasut GMP II kirim bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina

Aksi Kemanusiaan HUT Kemerdekaan: Satgas Garuda Merah Putih-II Dropping 17,8 Ton Bantuan ke Gaza

Lisa Mariana dan Ridwan Kamil/Kolase Kabariku/TS

Besok Hasil Tes DNA Keluar, Nasib Ridwan Kamil dan Lisa Dipertaruhkan, Ada Uang Ratusan Miliar dan Jerat Pidana

Discussion about this post

KabarTerbaru

Viral “Kasihlah Roti”: Aksi Si Adik Gemoy Zein, Gerakkan Bantuan ke Aceh Tamiang

8 Desember 2025
Claudia Alexandra Scheunemann Pemain Timnas Putri Indonesia

Garuda Pertiwi Kalahkan Singapura 3-1, Indonesia Melaju Semifinal SEA Games 2025

8 Desember 2025
Presiden Prabowo Subianto turut mencicipi menu makan siang yang disiapkan untuk para pengungsi yakni nasi dan ikan tongkol di tenda pengungsian korban bencana di Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh, pada Minggu, 7 Desember 2025

Presiden Prabowo Turun ke Tenda Pengungsian, Beri Semangat dan Tenangkan Warga Bireuen

7 Desember 2025

Pelantikan Fatayat NU Garut Berlangsung Khidmat, Komitmen Pemberdayaan Perempuan Diperkuat

7 Desember 2025

76 Titik Jaringan Internet Polri Hadir di Tiga Provinsi Bencana untuk Pulihkan Komunikasi Warga

7 Desember 2025

Relawan Jokowi-Gibran Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi untuk Bencana Sumatera

6 Desember 2025
Direktur Haidar Alwi Institute, Sandri Rumanama (doc.Istimewa)

Sandri Rumanama Sebut Respons Cepat Polri Tangani Banjir Sumatera Mendapat Apresiasi Publik

6 Desember 2025
Diskusi Publik “Darurat Kedaulatan dan Darurat Bencana Lingkungan di Indonesia” yang digelar Poros Jakarta Raya di Kedai Tempo, Jakarta. (5/12/2025).

Stop Serakahnomic! Poros Jakarta Raya Serukan Ekonomi Berkeadilan

6 Desember 2025
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam acara Doa Untuk Bangsa dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golongan Karya (Golkar) yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada Jumat (05/12/2025)

Presiden Prabowo: Indonesia Bangsa Kuat, Pemerintah Bergerak Cepat Tangani Bencana

6 Desember 2025

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Luhut Buka Suara Soal Polemik Bandara IMIP: “Keputusan Diambil Secara Resmi dan Sesuai Aturan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerindra Copot Ketua DPC Aceh Selatan: Pergi Umrah Usai Nyatakan Tak Mampu Tangani Darurat Bencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gus Ulil Tolak Wacana Zero Mining: “Pandangan Itu Keliru dan Goblok”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Epy Kusnandar Preman Pensiun Berpulang: Dari Vonis Tumor Otak hingga Usia 61

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekaman Satelit 10 Tahun Ungkap Kerusakan Hutan di Sumut, Walhi: Pemicu Utama Banjir adalah Deforestasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Seni Budaya
  • Opini
  • Lainnya
    • Artikel
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com