• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juli 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Sekda Garut Buka ‘Kick Off Meeting’ Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan SPIP Terintegrasi

Redaksi oleh Redaksi
28 Mei 2024
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Garut, Kabariku- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, membuka secara resmi kegiatan Kick Off Meeting Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut Tahun 2024.

Acara berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (27/05/2024).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Sekda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menyampaikan, pihaknya meminta agar Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Lingkungan Pemkab Garut berkomitmen untuk melakukan SPIP dengan baik, sehingga, titik-titik lemah pada penilaian tahun sebelumnya bisa dilakukan recovery oleh SKPD yang ada di Kabupaten Garut.

RelatedPosts

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak: “Langkah Koersif dan Inkonstitusional”

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

“Jadi kesinambungan (dan) kesesuaian antara program pemerintah daerah dengan SKPD harus nyambung, tidak boleh masing-masing,” ujar Nurdin seusai acara.

Dirinya tidak akan segan-segan untuk menginstruksikan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk menunda pencarian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) bagi SKPD yang komitmennya lemah dalam pelaksanaan SPIP Terintegrasi ini.

“Iya semacam sanksi ketika mereka komitmennya lemah, sudah tidak akan seperti begitu, nah setelah ada perbaikan, baru kita berikan, itu aja seperti itu,” tegasnya.

“Dan saya kira ini juga bentuk lain daripada inovasi katakanlah di bawah kepemimpinan Pak Pj Bupati dalam mempertanggungjawabkan di hadapan per tiga bulanan di Inspektorat Jenderal Kemendagri,” ucapnya menambahkan.

Nurdin menyatakan, ketika penilaian mandiri maturitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dilaksanakan, maka secara tidak langsung hal tersebut memberikan keberpihakan kepada rakyat, karena sejatinya program dan kegiatan harus berorientasi pada kepentingan rakyat.

Baca Juga  Pj. Bupati Garut Pimpin Rapat Lintas Sektoral untuk Hadapi Arus Mudik Lebaran

“Harapan saya pertama ketika ini ditegakkan, maka sebetulnya secara tidak langsung kita juga memberikan keberpihakan pada rakyat, karena program dan kegiatan oritentasinya kan harus orientasinya pada kepentingan rakyat bukan kepentingan maaf sesuatu yang sifatnya rutinitas dilakukan,” kata Sekda.

Sementara itu, Plt. Inspektur Daerah Kabupaten Garut, Natsir Alwi, menuturkan, jika pelaksanaan kegiatan penilaian mandiri SPIP Terintegrasi ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2008 tentang SPIP.

Dimana setiap pemerintah daerah, dijelaskannya, bertanggungjawab menyelenggarakan pengendalian intern untuk bahwa tujuan penyelenggaraan pemerintahan telah dilaksanakan secara ekonomis, efektif, dan efisien.

“Pengendalian dilaksanakan mulai dari tahapan identifikasi sampai pemantauan atas resiko dan perbaikan pengendalian, termasuk pengendalian korupsi,” tutur Natsir.

Ia mengatakan tahun ini merupakan periode kedua bagi Pemda Kabupaten Garut dalam melaksanakan penilaian mandiri penyelenggaraan SPIP Terintegrasi dimana pada tahun 2023 Pemda Kabupaten Garut telah mencapai maturitas SPIP Terintegrasi di Level 3.

Adapun sasaran dari penilaian mandiri penyelenggaraan maturitas SPIP Terintegrasi ini, lanjut Natsir, yaitu 35 SKPD yang terdiri dari 32 SKPD dinas/badan dan 3 SKPD kecamatan yaitu Kecamatan Garut Kota, Tarogong Kaler, dan Tarogong Kidul.

Pelaksanaan penilaian mandiri penyelenggaraan maturitas SPIP Terintegrasi ini, akan dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 21 Juni 2024.

Pnilaian mandiri penyelenggaraan maturitas SPIP terintegrasi ini bertujuan untuk mengukur tingkat maturitas penyelenggaraan SPIP yang berfokus pada tiga komponen yaitu kualitas penetapan tujuan, penyelenggaraan struktur dan proses serta pencapaian tujuan yang mencerminkan hasil penyelenggaraan SPIP.

Melalui kegiatan kick off meeting ini, diharapkan para asesor baik tingkat Pemda maupun tingkat perangkat daerah beserta tim penjamin kualitas dapat melaksanakan penilaian mandiri dan penjaminan kualitas sesuai ketentuan yang berlaku, serta mampu menggunakan aplikasi SPIP Terintegrasi.

Baca Juga  Sekda Garut Apresiasi Inisiatif Anak Muda dalam Mendukung Perubahan Positif di Kabupaten Garut

Sehingga penilaian penyelenggaraan melalui maturitas SPIP tingkat Kabupaten Garut Tahun 2024 dapat dilaksanakan dengan baik dan mampu meningkatkan kualitas penyelenggaraan SPIP Terintegrasi di Kabupaten Garut.***

Red/K.101

Tags: Penilaian Mandiri MaturitasPenyelenggaraan SPIP Terintegrasisekda garut
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Terima Kunjungan LSP BRI, KPK Berbagi Pengalaman Metode Asesmen Jarak Jauh

Post Selanjutnya

Kenaikan UKT Dibatalkan, Ini Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim

RelatedPosts

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

22 Juli 2026

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak: “Langkah Koersif dan Inkonstitusional”

22 Juli 2026

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

22 Juli 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Puji Polri Usut Dugaan Korupsi Kejagung, Dorong Kortas Tipikor Jadi Badan

22 Juli 2026

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

22 Juli 2026

Ekonom Senior Ferry Latuhihin Pertanyakan Sikap S&P Pertahankan Outlook Indonesia Tetap Stabil.

22 Juli 2026
Post Selanjutnya

Kenaikan UKT Dibatalkan, Ini Penjelasan Mendikbudristek Nadiem Makarim

236 Peserta dari 25 Kabupaten-Kota Ikuti Kejurda Catur Jawa Barat di Garut

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kasus Pembunuhan Anggota TNI: Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru, Total Jadi 7 Orang

22 Juli 2026

SETARA Institute Kritik Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak: “Langkah Koersif dan Inkonstitusional”

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

FAGAR Bertemu Dirjen GTK, Dorong Percepatan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Jadi Penuh Waktu

22 Juli 2026

Kapolda NTT Terima Kunjungan Kakanwil Ditjenpas, Perkuat Sinergi Pengamanan dan Penegakan Hukum

22 Juli 2026
Foto: Istimewa

Sandri Rumanama Puji Polri Usut Dugaan Korupsi Kejagung, Dorong Kortas Tipikor Jadi Badan

22 Juli 2026

Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

22 Juli 2026

Ekonom Senior Ferry Latuhihin Pertanyakan Sikap S&P Pertahankan Outlook Indonesia Tetap Stabil.

22 Juli 2026

Jalan Nasional di Nias Belum Tuntas, DPD RI Desak Penguatan Anggaran BBPJN Sumut

22 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com