• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Maret 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Bedah Buku Kuliah Umum ALDERA di Universitas IBA, Pius Lustrilanang: Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Moral

Redaksi oleh Redaksi
27 Januari 2023
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Palembang, Kabariku- Kuliah Umum dan Bedah Buku ALDERA Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 bertema “Menyambut 25 Tahun Reformasi” dilaksanakan di aula Universitas IBA, Jumat (27/1/2023).

Hadir sebagai keynote speaker, Anggota VI BPK RI, Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CFRA, CSFA., dan narasumber dari Akademisi Universita IBA, H. Yudi Fahrian SH., MH,., Praktisi dan Penggerak Organisasi, Ir. Yulian Junaidi, M.Si., dan turut hadir Rektor Universita IBA, Dr. Tarech Rasyid, M.Si.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Usai acara Pius Lustrilanang mengatakan, kuliah umum ini membahas reformasi yang dilakukan menjelang jatuhnya rezim Soeharto.

RelatedPosts

Satlantas Polres Garut Terapkan One Way di Sejumlah Titik, Arus Bandung-Tasikmalaya Lancar

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

“Saya berharap Apa yang dilakukan Pemuda diilhami untuk bertanggung jawab terhadap kelangsungan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Buku ALDERA, Pius menjelaskan tentang kegigihan anak-anak muda pada zaman itu yang mempunyai idealisme mempunyai militansi dan punya keinginan berkolaborasi.

Sehingga membangun jaringan perlawanan antara mahasiswa LSM partai politik aktivis,oposisi yang bekerja kurang lebih selama 20 tahun.

“Anak muda zaman mana pun tetap sama memiliki kekritisan terhadap apa yang terjadi. Saya percaya pada saat diperlukan mereka akan terpanggil akan turun ke jalan. Karena gerakan mahasiswa senantiasa menjadi gerakan moral,” ucapnya.

Peran pemuda terutama aktivis saat ini, Pius menuturkan, aktivis sudah berkontribusi untuk bangsa ini sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Untuk yang berada dilingkup kekuasaan contoh di legislatif mereka berjuang untuk Undang-Undang yang demokratis. Tapi perjuangan mereka tidak heroik yang membawa poster dan spanduk atau yang turun ke jalan,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universita IBA Dr. Tarech Rasyid M.Si., menambahkan, kuliah umum dari dan dialog buku ini bisa diambil kesimpulan bahwa diberbagai negara termasuk negara Indonesia perubahan itu selalu dilakukan oleh anak-anak muda khususnya mahasiswa di Indonesia termasuk di berbagai daerah.

Baca Juga  Ijazah Asli SMA dan S1 Jokowi Disita, Yakup Hasibuan: Kini Resmi Jadi Alat Bukti

Dr. Tarech menjelaskan, Setiap perubahan selalu disertai oleh peran anak-anak muda. Itu terlihat dari sejarah dari tahun 1945 anak-anak muda seperti Soekarno, Hatta dan Syahril dan sebagainya.

Kemudian di tahun 1966 ada Bapak Akbar Tanjung ada sebagainya. Ditahun 1974 ada Tokoh peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 Hariman Siregar.

“Dan pada masa reformasi itu berbagai anak muda muncul. Tapi itu berbeda dengan angkatan 1966, karena di tahun reformasi itu anak muda berada diluar kekuatan-kekuatan militer kalau di 1966 itu tersentralisasi dengan organisasi ada Kahfi, dan lainnya,” jelasnya.

Sedangkan di reformasi terpecah-pecah, lanjutnya, tapi ada satu yang menyatukannya adalah ide-ide dasar bagaimana satu menuntaskan KKN.

“Kemudian menuntaskan juga agar tidak terjadi lagi praktek-praktek penegakan hukum yang lemah meskipun sekarang sudah berbagai upaya melakukan reformasi hukum tapi masih menjadi pertanyaan,” bebernya

Lanjut dia, demokrasi bagian dari cita-cita anak muda di masa reformasi. Tapi kalau lihat hari ini ancaman demokrasi terancam dengan adanya isu 3 periode, adanya isu penundaan Pemilu ini menjadi ancaman serius dan demokrasi termasuk ada perpu terhadap Undang-Undang Cipta Kerja.

“Jelas-jelas itu melanggar keputusan MK dan itu jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Artinya hari ini teman-teman yang memperjuangkan nilai-nilai demokrasi itu tentu saja akan melihat bagaimana Republik Indonesia kedepan,” tuturnya.

Tarech mengungkapkan, dari peristiwa tadi dari diskusi tadi tentu saja teman-teman mahasiswa anak muda terinspirasi bagaimana meluruskan jalannya republik ini menjadi cita-cita berbangsa berkeadilan sosial.

“Untuk mahasiswa setiap mahasiswa setiap zamannya selalu ada spiritnya. Kita berharap mahasiswa hari ini bisa melihat seluruh kebijakan-kebijakan politik maupun seluruh gejala-gejala yang muncul yang merupakan bagian dari proses kritisisme mahasiswa sendiri. Dengan kata lain mahasiswa setiap mahasiswa setiap zamannya akan melahirkan anak-anak muda yang kritis,” tandasnya.***

Baca Juga  Jika Soeharto Jadi Pahlawan, Lalu Kami Ini Siapa?

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan MoralKuliah Umum dan Bedah Buku ALDERAPius LustrilanangUniversitas IBA Palembang
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Tribute to Lieus Sungkharisma

Post Selanjutnya

MA Putuskan Pulau Kecil Wawonii Dilarang Ditambang, Integrity Law Firm Minta Penambangan Distop

RelatedPosts

Satlantas Polres Garut Terapkan One Way di Sejumlah Titik, Arus Bandung-Tasikmalaya Lancar

21 Maret 2026

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Pesan Nyepi KPK: Korupsi Berawal Dari Gagal Menahan Diri

19 Maret 2026

Eskalasi Konflik Timur Tengah Memanas, Mensesneg: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Di-hold

18 Maret 2026
Post Selanjutnya

MA Putuskan Pulau Kecil Wawonii Dilarang Ditambang, Integrity Law Firm Minta Penambangan Distop

ALMISBAT dan POJOK DESA Terus Mengawal Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial

Discussion about this post

KabarTerbaru

Momentum Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo: Pererat Silaturahmi dan Jaga Persatuan Bangsa

21 Maret 2026

Satlantas Polres Garut Terapkan One Way di Sejumlah Titik, Arus Bandung-Tasikmalaya Lancar

21 Maret 2026

Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

20 Maret 2026

Prabowo Menjawab: Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Tindakan Terorisme, Negara Janji Usut Tuntas

20 Maret 2026

Meninggalnya Seorang Lelaki Sholeh

20 Maret 2026
Lapas Pemuda Tangerang berikan remisi Nyepi 2026 kepada 6 narapidana Hindu.(Istimewa)

Jelang Nyepi 2026, 6 WBP Hindu di Lapas Pemuda Tangerang Dapat Remisi Khusus

20 Maret 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

19 Maret 2026

Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

19 Maret 2026
Foto : Istimewa

Forum Sipil: Meski Libatkan Oknum TNI, Kasus Air Keras Aktivis KontraS Harus Diproses di Hukum Sipil

19 Maret 2026

Momentum Idulfitri 1447 H, Presiden Prabowo: Pererat Silaturahmi dan Jaga Persatuan Bangsa

21 Maret 2026

Kabar Terpopuler

  • Petugas mengevakuasi korban meninggal dalam bencana longsor di Bungbulang Garut (Dok. BPBD Garut)

    Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjalanan Karier Brigjen TNI Dwi Sasongko, Penerima Adhi Makayasa1998 Butuh 16 Tahun Raih Pangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Lebaran, Musibah Kebakaran di Garut, Yuda Puja Turnawan Serahkan Bantuan untuk Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ditutup Sepihak, Pengelola Balong Cafe Gugat Pemilik Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Prabowo-Megawati Bertemu di Istana Merdeka Jelang Idulfitri 1447 H

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sederet Alasan Mengapa Raja Ampat Dicintai Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com