• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, April 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Bedah Buku Kuliah Umum ALDERA di Universitas IBA, Pius Lustrilanang: Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan Moral

Redaksi oleh Redaksi
27 Januari 2023
di News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Palembang, Kabariku- Kuliah Umum dan Bedah Buku ALDERA Potret Gerakan Politik Kaum Muda 1993-1999 bertema “Menyambut 25 Tahun Reformasi” dilaksanakan di aula Universitas IBA, Jumat (27/1/2023).

Hadir sebagai keynote speaker, Anggota VI BPK RI, Dr. Pius Lustrilanang, S.IP., M.Si., CFRA, CSFA., dan narasumber dari Akademisi Universita IBA, H. Yudi Fahrian SH., MH,., Praktisi dan Penggerak Organisasi, Ir. Yulian Junaidi, M.Si., dan turut hadir Rektor Universita IBA, Dr. Tarech Rasyid, M.Si.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Usai acara Pius Lustrilanang mengatakan, kuliah umum ini membahas reformasi yang dilakukan menjelang jatuhnya rezim Soeharto.

RelatedPosts

TAUD: Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus Bukan Ranah Peradilan Militer

DPR-Pemerintah Satu Sikap di MK: Anggaran MBG Konsekuensi Logis dalam Pos Pendidikan

Isu Anggaran MBG Fantastis, Kepala BGN: Pengadaan Proporsional dan Terukur

“Saya berharap Apa yang dilakukan Pemuda diilhami untuk bertanggung jawab terhadap kelangsungan demokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Buku ALDERA, Pius menjelaskan tentang kegigihan anak-anak muda pada zaman itu yang mempunyai idealisme mempunyai militansi dan punya keinginan berkolaborasi.

Sehingga membangun jaringan perlawanan antara mahasiswa LSM partai politik aktivis,oposisi yang bekerja kurang lebih selama 20 tahun.

“Anak muda zaman mana pun tetap sama memiliki kekritisan terhadap apa yang terjadi. Saya percaya pada saat diperlukan mereka akan terpanggil akan turun ke jalan. Karena gerakan mahasiswa senantiasa menjadi gerakan moral,” ucapnya.

Peran pemuda terutama aktivis saat ini, Pius menuturkan, aktivis sudah berkontribusi untuk bangsa ini sesuai dengan bidangnya masing-masing.

“Untuk yang berada dilingkup kekuasaan contoh di legislatif mereka berjuang untuk Undang-Undang yang demokratis. Tapi perjuangan mereka tidak heroik yang membawa poster dan spanduk atau yang turun ke jalan,” katanya.

Sementara itu, Rektor Universita IBA Dr. Tarech Rasyid M.Si., menambahkan, kuliah umum dari dan dialog buku ini bisa diambil kesimpulan bahwa diberbagai negara termasuk negara Indonesia perubahan itu selalu dilakukan oleh anak-anak muda khususnya mahasiswa di Indonesia termasuk di berbagai daerah.

Baca Juga  Menkomdigi Apresiasi Polri Terkait Penanganan Judi Online

Dr. Tarech menjelaskan, Setiap perubahan selalu disertai oleh peran anak-anak muda. Itu terlihat dari sejarah dari tahun 1945 anak-anak muda seperti Soekarno, Hatta dan Syahril dan sebagainya.

Kemudian di tahun 1966 ada Bapak Akbar Tanjung ada sebagainya. Ditahun 1974 ada Tokoh peristiwa Malapetaka Lima Belas Januari (Malari) tahun 1974 Hariman Siregar.

“Dan pada masa reformasi itu berbagai anak muda muncul. Tapi itu berbeda dengan angkatan 1966, karena di tahun reformasi itu anak muda berada diluar kekuatan-kekuatan militer kalau di 1966 itu tersentralisasi dengan organisasi ada Kahfi, dan lainnya,” jelasnya.

Sedangkan di reformasi terpecah-pecah, lanjutnya, tapi ada satu yang menyatukannya adalah ide-ide dasar bagaimana satu menuntaskan KKN.

“Kemudian menuntaskan juga agar tidak terjadi lagi praktek-praktek penegakan hukum yang lemah meskipun sekarang sudah berbagai upaya melakukan reformasi hukum tapi masih menjadi pertanyaan,” bebernya

Lanjut dia, demokrasi bagian dari cita-cita anak muda di masa reformasi. Tapi kalau lihat hari ini ancaman demokrasi terancam dengan adanya isu 3 periode, adanya isu penundaan Pemilu ini menjadi ancaman serius dan demokrasi termasuk ada perpu terhadap Undang-Undang Cipta Kerja.

“Jelas-jelas itu melanggar keputusan MK dan itu jelas bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Artinya hari ini teman-teman yang memperjuangkan nilai-nilai demokrasi itu tentu saja akan melihat bagaimana Republik Indonesia kedepan,” tuturnya.

Tarech mengungkapkan, dari peristiwa tadi dari diskusi tadi tentu saja teman-teman mahasiswa anak muda terinspirasi bagaimana meluruskan jalannya republik ini menjadi cita-cita berbangsa berkeadilan sosial.

“Untuk mahasiswa setiap mahasiswa setiap zamannya selalu ada spiritnya. Kita berharap mahasiswa hari ini bisa melihat seluruh kebijakan-kebijakan politik maupun seluruh gejala-gejala yang muncul yang merupakan bagian dari proses kritisisme mahasiswa sendiri. Dengan kata lain mahasiswa setiap mahasiswa setiap zamannya akan melahirkan anak-anak muda yang kritis,” tandasnya.***

Baca Juga  Penetapan Tersangka Yaqut di Uji di Meja Hijau, KPK Siap Hadapi Gugatan

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: aktivis 98Gerakan Mahasiswa adalah Gerakan MoralKuliah Umum dan Bedah Buku ALDERAPius LustrilanangUniversitas IBA Palembang
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Tribute to Lieus Sungkharisma

Post Selanjutnya

MA Putuskan Pulau Kecil Wawonii Dilarang Ditambang, Integrity Law Firm Minta Penambangan Distop

RelatedPosts

TAUD: Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus Bukan Ranah Peradilan Militer

16 April 2026

DPR-Pemerintah Satu Sikap di MK: Anggaran MBG Konsekuensi Logis dalam Pos Pendidikan

16 April 2026

Isu Anggaran MBG Fantastis, Kepala BGN: Pengadaan Proporsional dan Terukur

15 April 2026

Kejagung Mutasi 53 Pejabat, Harli Siregar Tinggalkan Kajati Sumut ke Posisi Jamwas

15 April 2026

15 Tahun Mengabdi di MK, Anwar Usman: Purnabakti Ibarat Kertas Putih Tanpa Coretan

14 April 2026

BNN Perkuat Pendekatan Rehabilitasi, Sinergi Kemen Imipas Optimalkan P4GN

14 April 2026
Post Selanjutnya

MA Putuskan Pulau Kecil Wawonii Dilarang Ditambang, Integrity Law Firm Minta Penambangan Distop

ALMISBAT dan POJOK DESA Terus Mengawal Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial

Discussion about this post

KabarTerbaru

foto dok. Teddy Friends

Siapapun Kabinetnya, Seskabnya Teddy

16 April 2026

Direktur Landreform Kementerian ATR/BPN, Rudi Rubijaya : GTRA Merupakan Amanah Pemerintah untuk Mewujudkan Pemerataan Akses Lahan

16 April 2026

PERADI-IWAKUM Teken MoU, Perkuat Prinsip Negara Hukum dan Advokasi Wartawan

16 April 2026

Satu Tahun Perjalanan MBG, Cak Imin: Penguatan SPPG Dorong Ekonomi Daerah

16 April 2026

Ketum ADPPI, Hasanuddin Dorong Presiden Prabowo Segera Terbitkan PP Pemanfaatan Langsung Panas Bumi

16 April 2026

TAUD: Kasus Serangan Air Keras Andrie Yunus Bukan Ranah Peradilan Militer

16 April 2026

DPR-Pemerintah Satu Sikap di MK: Anggaran MBG Konsekuensi Logis dalam Pos Pendidikan

16 April 2026

Ikhtiar Mengungkap Kasus Besar

16 April 2026
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kantor Wilayah IX, Maryono (Istimewa)

Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Pengawasan dan Layanan Digital demi Jaga Kepercayaan Nasabah

16 April 2026

Seskab Teddy: Satgas PKH Selamatkan Aset Negara Rp370 Triliun, Denda Capai Rp31,3 Triliun

11 April 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dualisme Memanas, Dewan Pertimbangan FKDT Garut Pertanyakan Legalitas SK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Rekomendasi ke Aksi, SIAGA 98 Desak Realisasi Reformasi Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Doa hingga Aksi Nyata, Haul Akbar Hidayatul Faizien Sentuh Kebutuhan Masyarakat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Evaluasi Kabinet Prabowo, Pengamat: Reshuffle atau Risiko Turun Kepercayaan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPDATE: KPK OTT Bupati Tulungagung, Total 16 Orang diamankan dan Masih Diperiksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com