• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Januari 28, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Node, Jenama Sepatu Lokal Memanfaatkan Limbah Produksi Pertanian

Redaksi oleh Redaksi
24 Juni 2022
di Ekonomi, News
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Beberapa tahun belakangan ini, produk-produk dengan klaim ramah lingkungan kian menjamur. Masyarakat pun menyambut tren tersebut dengan antusias. Ini merupakan salah satu upaya sederhana yang dilakukan untuk menjaga bumi tetap sehat.

Beberapa produk ramah lingkungan yang banyak digunakan antaralain; tas belanja kain, sedotan stainless, perlengkapan makan-minum untuk menghindari alat-alat sekali pakai, pembalut kain, menstrual cup, hingga sabun multiguna non deterjen.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kebanyakan barang-barang tersebut merupakan alternatif dari pilihan sebelumnya yang kurang ramah lingkungan, sekali pakai, dan mengakibatkan jumlah sampah yang meningkat.

RelatedPosts

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

Namun, ada satu produk ramah lingkungan yang dibuat dengan memanfaatkan komponen alami dari limbah produksi pertanian.

Jenama tersebut ialah Node, singkatan dari No Deforestation, yang memproduksi sepatu dari limbah jerami dan sekam.

Sepatu ramah lingkungan Node biosneakers ini merupakan hasil riset dan produksi produksi PT. Triangkasa Lestari Utama (TLU) yang bekerja sama dengan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen) serta Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian.

Fadjry Djufry, Kepala Balitbangtan, mengatakan bahwa kehadiran sepatu biosneakers ini merupakan salah satu kontribusi dari Balitbangtan dalam memanfaatkan limbah prduksi pertanian.

Kehadiran biosneakers ini menjadi sebuah inovasi yang penuh manfaat karena berhasil memanfaatkan limbah, meningkatkan nilai tambah, daya saing, substitusi impor, dan pelestarian lingungan.

“Kementerian Pertanian terus mendorong penciptaan inovasi yang mampu memberikan nilai tambah pada hasil pertanian secara berkelanjutan, seiring upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan petani dan kelompok masyarakat lainnya,” kata Fadjry. Jum’at (24/6/2022).

Baca Juga  Sidang Pendahuluan di Mahkamah Konstitusi, Partai Ummat Kembali Gaungkan Penghapusan Presidential Threshold

Pembuatan sepatu Node menggunakan bahan baku 95 persen organik, ramah lingkungan, dan limbah dari sepatunya sendiri dapat terurai secara alami. Pada bagian sol luar terbuat dari karet alam dengan campuran biosilika dari sekam padi. Sedangkan sol bagian dalamnya terbuat dari serat bambu. Untuk penggunaan kulit biosneakers ini merupakan kain berbahan rami dan tali sepatu katun dari 100 persen kapas.

Setidaknya ada 13 komponen alami yang digunakan sebagai bahan baku sepati Node, misalnya sekam padi, karet alam, kain goni, serat kenaf, dan perekat sepatunya dari bahan berbasis eucalyptus. Sepatu Node juga tidak ada unsur plastik atapun logam.

Prayudi Syamsuri selaku Kepala BB Pascapanen menjelaskan, kelahiran sepatu Node ini berawal dari keinginan Menteri Pertanian untuk meningkatkan pendapatan petani, baik melalui peningkatan produktivitas dan produksi padi, ataupun dari pemanfaatan produk sampingan dan limbah seperti sekam.

“Selain memproduksi beras, Indonesia juga setiap tahunnya menghasilkan lebih dari 10 ton sekam padi sebagai hasil samping atau limbah dari penggilingan padi yang belum banyak dimanfaatkan,” terangnya.

Sekam merupajan kulit padi setelah diambil bulir berasnya dan merupakan hasil sampingan dari penggilingan padi selain bekatul. Melimpahnya sekam seringkali dibuang begitu saja karena dianggap limbah.

Dari hasil riset BB Pascapanen menunjukkan bahwa sekam padir ternyata memiliki kandungan silika tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan industri yang selama ini dipenuhi dari impor. Kata Prayudi, silikam dari sekam atau biosilika dalam bentuk cair bisa diberikan kembali ke tanaman padi untuk memaksimalkan hasil panen.

Sedangkan dari hasil kolaborasi riset BB Pascapanen dengan PT TLU menunjukkan bahwa biosilika dari sekam padi mempunyai sejumlah kelebihan untuk digunakan sebagai bahan pengisi barang jadi karet, misalnya seperti biosneakers, dibandingkan dengan silika asal bahan tambang yang selama ini banyak diimpor.

Baca Juga  Spekulasi KPK Berpolitik?, Hari Purwanto: Hukum Harus Ditegakkan Agar Rakyat Tidak Memilih Musang Berbulu Domba

Perlu diketahui bahwa jumlah gabah di Indonesia per tahun dapat mencapai 55 juta ton dan 11 juta ton di antaranya berupa limbah sekam padi. Dari satu ton sekam tersebut dapat menghasilkan 150-200 kilogram silika, yang berarti bisa didapatkan 2,2 ton silika per tahun dari limbah sekam padi yang ada.

BB Pascapanen pun telah berhasil mengembangkan teknologi sol-gel energi rendah dengan skala semi pilot untuk memproduksi silika dari sekam padi. Ukuran partikelnya skala nanometer sekitar 20-200 mm yang dinamakan nanobiosilika. Prayudi menjelaskan bahwa salah satu produk biosilika dapat dimanfaatkan sebagai filler penguat pada karet sol sepatu yang nantinya dapat cepat terurai.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, Sepatu Node yang terbuat dari bahan-bahan pertanian lokal dan ramah lingkungan ini merupakan kolaborasi apik antara pemerintah dengan pelaku usaha ekonomi kreatif.

“Kita lihat pandemi Covid-19 tidak menyurutkan kreativitas anak muda pelaku usaha. Anggapan awal industri sepatu tidak berhubungan dengan pertanian, ternyata malah sangat nyambung,” ungkapnya.

Untuk produk sepatu Node dijual dengan harga mulai Rp400 ribu hingga Rp1,2 jutaan. Produksi sepatu Node dari rentang waktu Oktober 2020 hingga 2021 telah memanfaatkan sebanyak 8,8 ton sekam padi, 4 ton karet alam, 1,5 ton getah pinus, 1,5 ton minyak kelapa, dan 3 ton berbagai serat alam.

David Chrisnaldi sebagai pendiri Node menjelaskan, Pihaknya menyediakan layanan pengolahan produk habis masa pakai sekitar tiga sampai lima tahun dengan mendekomposisi sol sepatu dan daur ulang bagian upper sepatu.

Pembeli pun tak perlu khawatir soal kualitas bahan dan keawetan sepatu. Sebab, meski bahan bakunya dari tanaman tidak berarti cepat rusak. Kata David, nanobiosiloka dari sekam padi membuat alas kaki dengan fleksibilitas tinggi sehingga kuat, lentur, dan pastinya tidak kaku. Pun, sepatu Node memiliki daya cengkeram tinggi atau antislip pada kondisi basah, sepatunya ringan dan nyaman digunakan.

Baca Juga  Kejati DKI Geledah 3 Lokasi dan Sita Barang Bukti Korupsi Proyek Pengembangan Tanah Technopark PT Hutama Karya

Sebagai informasi tambahan; Brand NODE www.nodeorganic PT Karya Adyatma Sejahtera, David Chrisnaldi-Owner.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: David Chrisnaldilimbah produksi pertanianNode-No DeforestationPT Karya Adyatma Sejahtera
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Bambang BeaThor Suryadi: “Demokrasi Pancasila itu Presidensial”

Post Selanjutnya

Forum Muslim Garut Bersatu Gelar Aksi Kecam Politisi India Hina Nabi Muhammad SAW

RelatedPosts

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026
dok. BNN RI

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

27 Januari 2026

Surati Presiden Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Konstitusi

27 Januari 2026
Haidar Alwi Institute menggelar Press Rilis Survei Nasional. (Foto: Bemby/Kabariku.com)

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

27 Januari 2026
Post Selanjutnya

Forum Muslim Garut Bersatu Gelar Aksi Kecam Politisi India Hina Nabi Muhammad SAW

Pengusutan Meninggalnya Dua Bobotoh PERSIB di Piala Presiden. Berikut Komentar IPW

Discussion about this post

KabarTerbaru

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

28 Januari 2026
dok. BNN RI

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

27 Januari 2026

Ramadan di Tirtagangga, Kurai Dining Suguhkan Iftar Hadjatan Rakjat untuk Semua Kalangan

27 Januari 2026

Surati Presiden Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Konstitusi

27 Januari 2026
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut yang digelar di Sabda Alam Hotel Resort/ Diskominfo Kab. Garut

Wabup Putri Karlina Ajak Kolaborasi Strategis di Muscab VII PHRI Garut

27 Januari 2026
Haidar Alwi Institute menggelar Press Rilis Survei Nasional. (Foto: Bemby/Kabariku.com)

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

27 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com