• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Agustus 2, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Politik Identitas Marak di Daerah Jelang Pemilu 2024, Habib Syakur: “Alarm Bahaya bagi NKRI!”

Redaksi oleh Redaksi
30 Mei 2022
di News, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur bin Ali Mahdi Al-Hamid mengingatkan adanya bahaya besar bagi bangsa Indonesia dan keutuhan NKRI, lantaran sejumlah kepala daerah mulai bersikap permisif bahkan menampung pihak-pihak yang menggunakan politik identitas dan pembawa paham radikalisme dan Intoleran.

“Politik identitas ini sudah bahaya, karena kepala daerah sudah fokus mencari dukungan dari segala pihak, termasuk dengan menampung pembawa ajaran Radikal, intoleran, eks-HTI dan lainnya,” ujar Habib Syakur. Senin (30/5/2022).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Habib Syakur menilai banyak orang yang ingin maju sebagai calon kepala daerah ataupun kandidat calon kepala daerah 2024 yang pikirannya hanya mencari dukungan suara.

RelatedPosts

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

Institut Marhaenisme 27 Desak KPK-Kejagung Usut Dugaan Cacat Hukum Program KDMP Rp212 Triliun 

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

“Mereka mengabaikan bahaya dan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara, sehingga dampaknya sangat mengancam NKRI,” ungkap Habib Syakur.

Sikap nasionalisme dan cinta tanah air, jelas Habib Syakur, hanya dianggap sebagai baju semata. Bukan sebagai sikap yang dijiwai, sehingga cenderung menghalalkan segala cara termasuk mengorbankan nasionalisme demi dukungan politik.

“Nasionalisme dan sikap cinta tanah air hanya dianggap baju oleh mereka. Pas mau Pemilu ditanggalkan itu baju. Sedangkan pada saat bersamaan mereka menampung dukungan sebanyak-banyaknya, termasuk dukungan dari kalangan Radikal, HTI, dan ISIS dan kelompok sejenisnya dengan memakai politik identitas. Ini alarm bahaya,” tegas Habib Syakur.

Habib Syakur juga mengendus adanya majelis yang kegiatannya dibalut dengan acara keagamaan, namun didalamnya memberi panggung terhadap pihak yang membawa misi radikalisme, khilafah.

Baca Juga  Geger di Garut, Ular Sanca Dilepaskan Pria Mabuk ke Lingkungan Warga

Bagi Habib Syakur, hal ini harus diwaspadai karena kalangan radikalisme intoleran itu telah memakai pola yang sangat halus. Mereka bahkan menyebut pihak lain sebagai Islamofobia, padahal ajaran Islam yang mereka bawa itu yang menyimpang dari kebenaran.

“Mereka masuk ke masyarakat secara halus bahkan dengan kebudayaan. Kemudian menanamkan pemahaman radikalisme intoleran itu kepada masyarakat. Contohnya saja di Kota Malang, ada Malang Halal City yang dimasukkan dalam RPJM Daerah oleh Wali Kota Malang. Sampai sekarang wali kota tidak mencabutnya,” tegas Habib Syakur.

Sebagai solusi, Habib Syakur meminta pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Jokowi agar menertibkan para kepala daerah, atau bila perlu Pilkada langsung dihapus saja dan diganti pemilihan terpusat.

“Mohon kepada pemerintah pusat, Presiden Jokowi agar mengatur ulang pemilihan kepala daerah, dilakukan secara terpusat saja. Karena daerah mudah sekali tersusupi oleh aliran intoleran. Ditentukan melalui pilkada,” tutup Habib Syakur.***

Red/K.103
Tags: Alarm Bahaya bagi NKRI!Habib Syakur bin Ali Mahdi Al HamidInisiator Gerakan Nurani KebangsaanPolitik Identitas Marak di Daerah Jelang Pemilu 2024
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kemendagri Izinkan Gubernur Jabar Cuti Darurat Dampingi Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz di Bern Swiss

Post Selanjutnya

Penyisihan Kompetisi Liga Desa Piala Tiga Pilar 2022 Segera Berakhir

RelatedPosts

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

2 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Institut Marhaenisme 27 Desak KPK-Kejagung Usut Dugaan Cacat Hukum Program KDMP Rp212 Triliun 

2 Agustus 2026
Oplus_131072

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

1 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026

BNN Ungkap Sindikat Narkotika Lintas Negara di Batam, Enam Tersangka Diamankan

1 Agustus 2026

SIAGA 98 Minta Mabes Polri Segera Jelaskan Status Wakapolri Pasca Pemberlakuan UU Polri Baru

31 Juli 2026
Post Selanjutnya

Penyisihan Kompetisi Liga Desa Piala Tiga Pilar 2022 Segera Berakhir

KPK Kawal Pencegahan Korupsi Tata Kelola Ekspor-Impor Komoditas

Discussion about this post

KabarTerbaru

Konsolidasi hingga Tingkat RW, PDIP Garut Bidik Tujuh Kursi DPRD pada Pemilu 2029

2 Agustus 2026

PSI Siapkan Sekretariat sebagai Rumah Aspirasi Masyarakat Garut, Fokus Bantu Warga Ambil Ijazah yang Ditahan

2 Agustus 2026

PSI Garut Resmikan Kantor DPD, DPW Jabar: Rumah Aspirasi dan Tempat Lahirnya Pemimpin Muda

2 Agustus 2026

Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

2 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Institut Marhaenisme 27 Desak KPK-Kejagung Usut Dugaan Cacat Hukum Program KDMP Rp212 Triliun 

2 Agustus 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026
Oplus_131072

Aliansi Penambang Beltim Matangkan Aksi, Dorong Gubernur Babel Temui Masyarakat

1 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026
Kepala DP3AKB Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti, M.H.Kes., Sp.D.L.P.,

Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Ruang Ekspresi Sekaligus Pelestarian Budaya Sunda

1 Agustus 2026

Bulan Kemerdekaan Dimulai, Ini Jadwal Agenda Kenegaraan Peringatan HUT ke-81 RI

1 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Fasilitasi Pertemuan Hotman Paris dengan Ketua Umum PWI, Dasco: Silaturahmi Persatuan Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Driver Legend Indonesia Minta Kasus Matraman Diusut Tuntas, Tolak Munculnya Sentimen Rasial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Tangani Sejumlah Kasus Besar, Roy Riady Kini Dapat Amanah Baru di Kejati Lampung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hasanuddin Siaga 98: Sejak Awal Pernah Ingatkan Risiko Pembentukan Kortastipidkor Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IKA PMII Garut Perkuat Jaringan Alumni hingga Kecamatan, Siap Kawal Tata Kelola Keuangan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Partai Gerakan Rakyat dan Ruang Kosong Demokrasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com