• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juni 26, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Ferdinand Hutahaean Tak Mampu Merubah Dunia Dengan Twietnya

Redaksi oleh Redaksi
8 Januari 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare
Oleh: Taufik Rohman
(Anak seorang petani, Guru dan Masih menjadi Polisi, AKBP)

Kabariku- Saya ingin “IKUT GADUH” dan membuat sebuah catatan tentang cuitan Ferdinand Hutahaean (FH) yang menjadi kontroversi.

Twiet maksimal hanya mampu menampung 140 karakter huruf, oleh karena itu membuat tulisan twiet memerlukan pemikiran lebih mendalam agar pesan yg diinginkan sampai dg benar. Namun ternyata twiet “Allahmu lemah” yang ditulis FH, telah membuat gaduh Indonesia

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Untuk “menambah gaduh” tentang twiet itu, Saya akan menggunakan 2 pendapat tokoh yg tersohor di dunia Islam.

RelatedPosts

Menapaki Karier Komjen Panca Putra Simanjuntak dari Perwira Reserse Kini Nahkodai Lemdiklat Polri

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

Yang PERTAMA adalah apa yang sampaikan oleh Gus Dur dalam bunga rampai tulisannya yang kemudian diberi judul “Tuhan Tidak Perlu Dibela”, yang pada intinya adalah bahwa saat ini begitu banyak orang yang mengatasnamakan agama, mengatasnamakan tuhan, dalam membuat pernyataan pribadinya.

Namun kadangkala perilakunya justru kontaproduktif. Hal ini dapat berimpikasi negatif dan justru dipersepsi merendahkan tuhan atau merendahkan agama.

Dalam tulisan “Tuhan Tidak Perlu Dibela” GUS DUR sesungguhnya ingin menyampaikan bahwa, janganlah kita mudah mengatasnamakan tuhan, mengatasnamakan agama, namun sejatinya hanya untuk membenarkan kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Tulisan Gus Dur sesungguhnya berbasis pada penghayatan/tarekat, kontemplasi dan hikmah yg diperoleh selama perjalanan panjang dakwahnya yg penuh gejolak, khas dan unik.

Tidak seperti twiet yang hanya memuat maksimal 140 karakter, dan tentu saja sangat terbatas, tidak mampu memberikan pemahaman yg utuh tentang konsep yang ingin disampaikan, tetapi FH ingin merubah dunia dg twietnya yg simplistik, dangkal, dan diduga pula bukan hasil dari perjalan spiritualnya yg panjang sebagai mualaf.

Baca Juga  Perhimpunan Menemukan Kembali Indonesia Gelar Diskusi Bertajuk 'Konstitusi di Ujung Tanduk'

Sedangkan tulisan Gus Dur adalah buah pemikiran sufistik, mendalam dan mendasar. Tuhan itu Maha Besar, ketika Kebesaran Tuhan diserangi maka tidak menjadikan Tuhan menjadi lemah, Islam itu Agung ketika maka ketika Islam dihinakan, tidak menjadikan islam itu jatuh, ketika kekuasaan Allah disebut lemah, itupun tidak menjadikan ALLAH kehilangan hakekatnya sebagai Yang Maha Perkasa.

Simpulan ini semua hasil perenungan dr perjalanan panjang batin seorang Gus Dur yang tentu saja berbeda dengan FH, yang menggunakan 140 karakter untuk merubah dunia

Tulisan KEDUA yang ingin saya sampaikan adalah pelajaran tersirat dari dialog Abdul Muthalib dengan Raja Abrahah. Abdul Muthalib adalah seorang tokoh besar, tokoh berwibawa, seorang yang berpikiran jernih yang kelak akan menjadi kakek atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ketika Pasukan Abrahah berhasil masuk ke Makkah dan akan menghancurkan Ka’bah, (karena bagi Abrahah Ka’bah adalah simbol persatuan dan juga pusat bertemunya pedagang2 dr berbagai di Jazirah Arab), maka untuk memindahkan pusat ekonomi dari Makkah ke daerahnya Abrahah yaitu Yaman, maka Ka’bah harus dihancurkan.

Kalangan Quraisy yg cemas kemudian menemui Abdul Muthalib supaya Abdul Muthalib menghadap kepada Abrahah agar membatalkan niatnya dengan memberi hadiah. Namun ketika Abdul Mutholib menghadap Abrahah, dia mengatakan “Hai Raja Abrahah, Saya menginginkan 200 ontaku kau kembalikan. Krn Onta itu milikku dan aku menuntut Hakku”.

Abrahah tercengang, mana mungkin seorang Abdul-Muththalib yang begitu terkenal cerdas, arif, Wibawa, dan berpikiran jernih  hanya memikirkan masalah ekonomi dirinya saja, padahal Ka’bah sebagai simbol persatuan dan simbol ekonomi hendak dihancurkan.

Kemudian Abrahah mengatakan, “Yaa Abdul  Muththalib, kenapa engkau hanya memikirkan ekonomimu saja, padahal Kakbah yg dipenuhi berhala sesembahan kaummu, sebentar lagi akan Aku hancurkan?”

Abdul Muthalib menjawab, “Ka’bah itu ada yang punya yaitu Allah. Biar Allah yang menjaganya. Urusanku adalah 200 onta dan itu kewajibanmu untuk mengembalikannya padaku”.

Jawaban Abdul Mutholib tentu bukan jawaban pecundang tetapi hasil kontemplasi (mungkin pula hidayah?) Atas keyakinannya bahwa Allah Maha Perkasa, Allah pelindung atas semua yg Haq, dan yang batil akan lenyap.

Baca Juga  NII: PEMBINAAN IDEOLOGI YANG TAK PERNAH TUNTAS

SEJARAH kemudian memberikan fakta bahwa Kakbah sampai saat ini tetap tegak berdiri dengan indah.

Sejarah ini memberi keyakinan pada kita bahwa sesungguhnya kebenaran dan sesuatu yg Haq,  akan tetap dijaga oleh yang Maha Kuasa.

Dalam persepsi TOKOH SUFI AL-HUWARI, “Jika engkau menganggap Allah itu ada karena engkau merumuskannya, atau Allah itu menjadi hebat karena engkau membelanya, maka hakekatnya engkau menjadi kafir”.

Allah itu Agung, Allah itu perkasa, karena sesungguhnya Allah adalah dzat yg beridiri dengan sendirinya, dia tidak memerlukan bantuan dari siapapun, dan tidak bergantung pada siapapun.

Saya ingin menyimpulkan bahwa dengan TWIET 140 huruf, seorang influenzer FERDINAND HUTAHAEAN tak akan mampu merubah dunia. FH terpleset dan ditertawakan banyak orang, karena twietnya.***

Semoga bermanfaat,
Sabtu, 8 Januari 2022

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: AKBP Taufik RohmanFerdinand Hutahaeaninstitusi Polri
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Bareskrim Polri Tetapkan Kadishub dan Anggota DPRD Kota Depok Tersangka Mafia Tanah

Post Selanjutnya

Disbud Jakarta Terbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium Cagar Budaya GBK

RelatedPosts

Menapaki Karier Komjen Panca Putra Simanjuntak dari Perwira Reserse Kini Nahkodai Lemdiklat Polri

26 Juni 2026

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

23 Juni 2026

“Polisi yang Polisi “ Asa Menuju Indonesia Maju

21 Juni 2026

Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

18 Juni 2026

MBG sebagai Sirkuit Ekonomi Lokal dan Kerakyatan

17 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026
Post Selanjutnya

Disbud Jakarta Terbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium Cagar Budaya GBK

582 Lulusan S1 dan D3 STIE Yasa Anggana Diwisuda Hari Ini

Discussion about this post

KabarTerbaru

Mensegneg : Antusias Masyarakat Dalam Pemilihan Logo HUT Kemerdekaan RI ke 81 Sebagai Wujud Semangat Kebangsaan

26 Juni 2026

Menkeu Tarik Bertahap Dana SAL Rp300 Triliun dari Himbara, OJK Pastikan Likuiditas Terjaga

26 Juni 2026

Jokowi Turun Gunung! Lampung Jadi Titik Awal Misi Besarkan PSI

26 Juni 2026

Sandri Rumanama Soroti Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Ini Penyebabnya

26 Juni 2026

Politisi PKS Mardani Ali Sera Ungkap Wajar Jika Jokowi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

26 Juni 2026

Mendag Busan Lepas Ekspor 20 Ton Gula Kelapa Banyumas ke AS, Nilai Tembus Rp822 Juta

26 Juni 2026
Oplus_131072

Razman Arif Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Jalani Hukuman 18 Bulan atas Kasus Pencemaran Nama Baik

26 Juni 2026
Haidar Alwi menilai hasil Survei Litbang Kompas yang mencatat kepercayaan publik terhadap Polri mencapai 82,4 persen (Istimewa)

Haidar Alwi: Kepercayaan Publik 82,4 Persen Jadi Bukti Transformasi Polri Berjalan Nyata

26 Juni 2026

Benyamin Ungkap Gerakan Jumantik Kunci Keberhasilan Tangsel Capai Nol Kematian Akibat DBD

26 Juni 2026

Mensegneg : Antusias Masyarakat Dalam Pemilihan Logo HUT Kemerdekaan RI ke 81 Sebagai Wujud Semangat Kebangsaan

26 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Mewujudkan Polisi Kelas Dunia: Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Loyalis Jokowi Murka Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan, Muncul Seruan Gibran Lawan Prabowo di 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Alasan Kejagung Tolak Status Justice Collaborator Sony Sonjaya di Kasus Korupsi MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com