• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juli 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Ferdinand Hutahaean Tak Mampu Merubah Dunia Dengan Twietnya

Redaksi oleh Redaksi
8 Januari 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare
Oleh: Taufik Rohman
(Anak seorang petani, Guru dan Masih menjadi Polisi, AKBP)

Kabariku- Saya ingin “IKUT GADUH” dan membuat sebuah catatan tentang cuitan Ferdinand Hutahaean (FH) yang menjadi kontroversi.

Twiet maksimal hanya mampu menampung 140 karakter huruf, oleh karena itu membuat tulisan twiet memerlukan pemikiran lebih mendalam agar pesan yg diinginkan sampai dg benar. Namun ternyata twiet “Allahmu lemah” yang ditulis FH, telah membuat gaduh Indonesia

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Untuk “menambah gaduh” tentang twiet itu, Saya akan menggunakan 2 pendapat tokoh yg tersohor di dunia Islam.

RelatedPosts

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

Yang PERTAMA adalah apa yang sampaikan oleh Gus Dur dalam bunga rampai tulisannya yang kemudian diberi judul “Tuhan Tidak Perlu Dibela”, yang pada intinya adalah bahwa saat ini begitu banyak orang yang mengatasnamakan agama, mengatasnamakan tuhan, dalam membuat pernyataan pribadinya.

Namun kadangkala perilakunya justru kontaproduktif. Hal ini dapat berimpikasi negatif dan justru dipersepsi merendahkan tuhan atau merendahkan agama.

Dalam tulisan “Tuhan Tidak Perlu Dibela” GUS DUR sesungguhnya ingin menyampaikan bahwa, janganlah kita mudah mengatasnamakan tuhan, mengatasnamakan agama, namun sejatinya hanya untuk membenarkan kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Tulisan Gus Dur sesungguhnya berbasis pada penghayatan/tarekat, kontemplasi dan hikmah yg diperoleh selama perjalanan panjang dakwahnya yg penuh gejolak, khas dan unik.

Tidak seperti twiet yang hanya memuat maksimal 140 karakter, dan tentu saja sangat terbatas, tidak mampu memberikan pemahaman yg utuh tentang konsep yang ingin disampaikan, tetapi FH ingin merubah dunia dg twietnya yg simplistik, dangkal, dan diduga pula bukan hasil dari perjalan spiritualnya yg panjang sebagai mualaf.

Baca Juga  NII: PEMBINAAN IDEOLOGI YANG TAK PERNAH TUNTAS

Sedangkan tulisan Gus Dur adalah buah pemikiran sufistik, mendalam dan mendasar. Tuhan itu Maha Besar, ketika Kebesaran Tuhan diserangi maka tidak menjadikan Tuhan menjadi lemah, Islam itu Agung ketika maka ketika Islam dihinakan, tidak menjadikan islam itu jatuh, ketika kekuasaan Allah disebut lemah, itupun tidak menjadikan ALLAH kehilangan hakekatnya sebagai Yang Maha Perkasa.

Simpulan ini semua hasil perenungan dr perjalanan panjang batin seorang Gus Dur yang tentu saja berbeda dengan FH, yang menggunakan 140 karakter untuk merubah dunia

Tulisan KEDUA yang ingin saya sampaikan adalah pelajaran tersirat dari dialog Abdul Muthalib dengan Raja Abrahah. Abdul Muthalib adalah seorang tokoh besar, tokoh berwibawa, seorang yang berpikiran jernih yang kelak akan menjadi kakek atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ketika Pasukan Abrahah berhasil masuk ke Makkah dan akan menghancurkan Ka’bah, (karena bagi Abrahah Ka’bah adalah simbol persatuan dan juga pusat bertemunya pedagang2 dr berbagai di Jazirah Arab), maka untuk memindahkan pusat ekonomi dari Makkah ke daerahnya Abrahah yaitu Yaman, maka Ka’bah harus dihancurkan.

Kalangan Quraisy yg cemas kemudian menemui Abdul Muthalib supaya Abdul Muthalib menghadap kepada Abrahah agar membatalkan niatnya dengan memberi hadiah. Namun ketika Abdul Mutholib menghadap Abrahah, dia mengatakan “Hai Raja Abrahah, Saya menginginkan 200 ontaku kau kembalikan. Krn Onta itu milikku dan aku menuntut Hakku”.

Abrahah tercengang, mana mungkin seorang Abdul-Muththalib yang begitu terkenal cerdas, arif, Wibawa, dan berpikiran jernih  hanya memikirkan masalah ekonomi dirinya saja, padahal Ka’bah sebagai simbol persatuan dan simbol ekonomi hendak dihancurkan.

Kemudian Abrahah mengatakan, “Yaa Abdul  Muththalib, kenapa engkau hanya memikirkan ekonomimu saja, padahal Kakbah yg dipenuhi berhala sesembahan kaummu, sebentar lagi akan Aku hancurkan?”

Abdul Muthalib menjawab, “Ka’bah itu ada yang punya yaitu Allah. Biar Allah yang menjaganya. Urusanku adalah 200 onta dan itu kewajibanmu untuk mengembalikannya padaku”.

Jawaban Abdul Mutholib tentu bukan jawaban pecundang tetapi hasil kontemplasi (mungkin pula hidayah?) Atas keyakinannya bahwa Allah Maha Perkasa, Allah pelindung atas semua yg Haq, dan yang batil akan lenyap.

Baca Juga  Advokat dan Politisi Muda: Tiga Hal Penting Wujudkan Partisipasi Masyarakat Sukseskan Pemilu 2024

SEJARAH kemudian memberikan fakta bahwa Kakbah sampai saat ini tetap tegak berdiri dengan indah.

Sejarah ini memberi keyakinan pada kita bahwa sesungguhnya kebenaran dan sesuatu yg Haq,  akan tetap dijaga oleh yang Maha Kuasa.

Dalam persepsi TOKOH SUFI AL-HUWARI, “Jika engkau menganggap Allah itu ada karena engkau merumuskannya, atau Allah itu menjadi hebat karena engkau membelanya, maka hakekatnya engkau menjadi kafir”.

Allah itu Agung, Allah itu perkasa, karena sesungguhnya Allah adalah dzat yg beridiri dengan sendirinya, dia tidak memerlukan bantuan dari siapapun, dan tidak bergantung pada siapapun.

Saya ingin menyimpulkan bahwa dengan TWIET 140 huruf, seorang influenzer FERDINAND HUTAHAEAN tak akan mampu merubah dunia. FH terpleset dan ditertawakan banyak orang, karena twietnya.***

Semoga bermanfaat,
Sabtu, 8 Januari 2022

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: AKBP Taufik RohmanFerdinand Hutahaeaninstitusi Polri
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Bareskrim Polri Tetapkan Kadishub dan Anggota DPRD Kota Depok Tersangka Mafia Tanah

Post Selanjutnya

Disbud Jakarta Terbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium Cagar Budaya GBK

RelatedPosts

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

8 Juli 2026

Rp174 Triliun Belum Cukup, Saatnya Menata Ulang Tata Kelola SPPG Nasional

7 Juli 2026
Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Pol Dr. Mokhamad Ngajib, S.I.K., M.H., (kanan) Perwira Upacara dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Satlat Brimob Cikeas, Bogor. (dok. Korsabhara Baharkam Polri)

Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

7 Juli 2026

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

5 Juli 2026

Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

5 Juli 2026

Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

3 Juli 2026
Post Selanjutnya

Disbud Jakarta Terbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium Cagar Budaya GBK

582 Lulusan S1 dan D3 STIE Yasa Anggana Diwisuda Hari Ini

Discussion about this post

KabarTerbaru

Kasus Bupati Kuansing Bergulir, KPK Didesak Usut Tuntas Amplop Putih Raja Juli Antoni

8 Juli 2026

Operasi Berantas Jaya 2026: Polsek Curug Kembalikan Dua Sepeda Motor Hasil Ungkap Kasus Curat kepada Korban

8 Juli 2026

Jangan Sampai Kita Jadi “Kuli Listrik” ASEAN, Kita Juga Harus Jadi “Tuan Rumah” di ASEAN

8 Juli 2026

Polda Babel Sukses Gelar Kejuaraan E-Sport Kapolda Cup, Tim Jhon Kei Polresta Rebut Golden Tiket Ke Jakarta

8 Juli 2026

Kepala Bea Cukai Pangkalpinang Terseret Kasus Tipikor Ekspor Tanah Jarang, Kejagung Tetapkan Tiga Tersangka

8 Juli 2026

Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

8 Juli 2026

Bongkar Dugaan Korupsi PLN hingga Asabri, Polri Geledah Cafe dan Money Changer di Cipete

8 Juli 2026

Syahganda Nainggolan: Konflik Global Buka Babak Baru Geopolitik, Indonesia Harus Perkuat Kepentingan Nasional

8 Juli 2026

Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

8 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com