• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Februari 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Ferdinand Hutahaean Tak Mampu Merubah Dunia Dengan Twietnya

Redaksi oleh Redaksi
8 Januari 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare
Oleh: Taufik Rohman
(Anak seorang petani, Guru dan Masih menjadi Polisi, AKBP)

Kabariku- Saya ingin “IKUT GADUH” dan membuat sebuah catatan tentang cuitan Ferdinand Hutahaean (FH) yang menjadi kontroversi.

Twiet maksimal hanya mampu menampung 140 karakter huruf, oleh karena itu membuat tulisan twiet memerlukan pemikiran lebih mendalam agar pesan yg diinginkan sampai dg benar. Namun ternyata twiet “Allahmu lemah” yang ditulis FH, telah membuat gaduh Indonesia

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Untuk “menambah gaduh” tentang twiet itu, Saya akan menggunakan 2 pendapat tokoh yg tersohor di dunia Islam.

RelatedPosts

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

Yang PERTAMA adalah apa yang sampaikan oleh Gus Dur dalam bunga rampai tulisannya yang kemudian diberi judul “Tuhan Tidak Perlu Dibela”, yang pada intinya adalah bahwa saat ini begitu banyak orang yang mengatasnamakan agama, mengatasnamakan tuhan, dalam membuat pernyataan pribadinya.

Namun kadangkala perilakunya justru kontaproduktif. Hal ini dapat berimpikasi negatif dan justru dipersepsi merendahkan tuhan atau merendahkan agama.

Dalam tulisan “Tuhan Tidak Perlu Dibela” GUS DUR sesungguhnya ingin menyampaikan bahwa, janganlah kita mudah mengatasnamakan tuhan, mengatasnamakan agama, namun sejatinya hanya untuk membenarkan kepentingan pribadi atau kelompoknya.

Tulisan Gus Dur sesungguhnya berbasis pada penghayatan/tarekat, kontemplasi dan hikmah yg diperoleh selama perjalanan panjang dakwahnya yg penuh gejolak, khas dan unik.

Tidak seperti twiet yang hanya memuat maksimal 140 karakter, dan tentu saja sangat terbatas, tidak mampu memberikan pemahaman yg utuh tentang konsep yang ingin disampaikan, tetapi FH ingin merubah dunia dg twietnya yg simplistik, dangkal, dan diduga pula bukan hasil dari perjalan spiritualnya yg panjang sebagai mualaf.

Baca Juga  Tingkatan Permasalahan Sektor Ketenagalistrikan

Sedangkan tulisan Gus Dur adalah buah pemikiran sufistik, mendalam dan mendasar. Tuhan itu Maha Besar, ketika Kebesaran Tuhan diserangi maka tidak menjadikan Tuhan menjadi lemah, Islam itu Agung ketika maka ketika Islam dihinakan, tidak menjadikan islam itu jatuh, ketika kekuasaan Allah disebut lemah, itupun tidak menjadikan ALLAH kehilangan hakekatnya sebagai Yang Maha Perkasa.

Simpulan ini semua hasil perenungan dr perjalanan panjang batin seorang Gus Dur yang tentu saja berbeda dengan FH, yang menggunakan 140 karakter untuk merubah dunia

Tulisan KEDUA yang ingin saya sampaikan adalah pelajaran tersirat dari dialog Abdul Muthalib dengan Raja Abrahah. Abdul Muthalib adalah seorang tokoh besar, tokoh berwibawa, seorang yang berpikiran jernih yang kelak akan menjadi kakek atas kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Ketika Pasukan Abrahah berhasil masuk ke Makkah dan akan menghancurkan Ka’bah, (karena bagi Abrahah Ka’bah adalah simbol persatuan dan juga pusat bertemunya pedagang2 dr berbagai di Jazirah Arab), maka untuk memindahkan pusat ekonomi dari Makkah ke daerahnya Abrahah yaitu Yaman, maka Ka’bah harus dihancurkan.

Kalangan Quraisy yg cemas kemudian menemui Abdul Muthalib supaya Abdul Muthalib menghadap kepada Abrahah agar membatalkan niatnya dengan memberi hadiah. Namun ketika Abdul Mutholib menghadap Abrahah, dia mengatakan “Hai Raja Abrahah, Saya menginginkan 200 ontaku kau kembalikan. Krn Onta itu milikku dan aku menuntut Hakku”.

Abrahah tercengang, mana mungkin seorang Abdul-Muththalib yang begitu terkenal cerdas, arif, Wibawa, dan berpikiran jernih  hanya memikirkan masalah ekonomi dirinya saja, padahal Ka’bah sebagai simbol persatuan dan simbol ekonomi hendak dihancurkan.

Kemudian Abrahah mengatakan, “Yaa Abdul  Muththalib, kenapa engkau hanya memikirkan ekonomimu saja, padahal Kakbah yg dipenuhi berhala sesembahan kaummu, sebentar lagi akan Aku hancurkan?”

Abdul Muthalib menjawab, “Ka’bah itu ada yang punya yaitu Allah. Biar Allah yang menjaganya. Urusanku adalah 200 onta dan itu kewajibanmu untuk mengembalikannya padaku”.

Jawaban Abdul Mutholib tentu bukan jawaban pecundang tetapi hasil kontemplasi (mungkin pula hidayah?) Atas keyakinannya bahwa Allah Maha Perkasa, Allah pelindung atas semua yg Haq, dan yang batil akan lenyap.

Baca Juga  Pandangan Linguistik Forensik Pada Kata "Bajingan" ala Rocky Gerung

SEJARAH kemudian memberikan fakta bahwa Kakbah sampai saat ini tetap tegak berdiri dengan indah.

Sejarah ini memberi keyakinan pada kita bahwa sesungguhnya kebenaran dan sesuatu yg Haq,  akan tetap dijaga oleh yang Maha Kuasa.

Dalam persepsi TOKOH SUFI AL-HUWARI, “Jika engkau menganggap Allah itu ada karena engkau merumuskannya, atau Allah itu menjadi hebat karena engkau membelanya, maka hakekatnya engkau menjadi kafir”.

Allah itu Agung, Allah itu perkasa, karena sesungguhnya Allah adalah dzat yg beridiri dengan sendirinya, dia tidak memerlukan bantuan dari siapapun, dan tidak bergantung pada siapapun.

Saya ingin menyimpulkan bahwa dengan TWIET 140 huruf, seorang influenzer FERDINAND HUTAHAEAN tak akan mampu merubah dunia. FH terpleset dan ditertawakan banyak orang, karena twietnya.***

Semoga bermanfaat,
Sabtu, 8 Januari 2022

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: AKBP Taufik RohmanFerdinand Hutahaeaninstitusi Polri
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Bareskrim Polri Tetapkan Kadishub dan Anggota DPRD Kota Depok Tersangka Mafia Tanah

Post Selanjutnya

Disbud Jakarta Terbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium Cagar Budaya GBK

RelatedPosts

Kepala Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) Sugiono, MBA. memberi arahan dan penjelasan mengenai keberadaan SMA Taruna Nusantara Terintegrasi kepada seluruh Orangtua Calon Siswa Kelas X yang diundang hadir pada hari ini, Selasa tgl. 9 Juli 2024 di Balairung Pancasila SMA Taruna Nusantara

Kontribusi Alumni SMA Taruna Nusantara

20 Februari 2026
dok Dispusipda

Garut Tempo Doeloe: Menyibak Jejak Priangan di Masa Kolonial dalam Bingkai Sejarah Swiss van Java

18 Februari 2026

Garut: Dari Duri Semak hingga Identitas Kolektif

18 Februari 2026

IMF Jangan Menggurui Kedaulatan Fiskal Indonesia

16 Februari 2026

Membaca Bintang Mahaputera dalam Bingkai Legitimasi Institusi

14 Februari 2026
Ahmad Ramdani, Camat Pangatikan

Saatnya Pengelolaan Desa Yang Partisipatif, Akuntabel dan Berwawasan Lingkungan

12 Februari 2026
Post Selanjutnya

Disbud Jakarta Terbitkan Surat Rekomendasi Pemugaran Gedung Indoor Multifunction Stadium Cagar Budaya GBK

582 Lulusan S1 dan D3 STIE Yasa Anggana Diwisuda Hari Ini

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dasco Minta Impor 105 Ribu Pikap dari India untuk Kopdes Merah Putih Ditunda

24 Februari 2026
Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas dan suaminya sepakat mengembalikan dana beasiswa beserta bunga usai video viral.

Menkeu Purbaya Tegaskan soal Alumni LPDP Viral: Dana Dikembalikan, Sanksi Disiapkan

23 Februari 2026

Menkeu Purbaya Perpanjang Rp200 Triliun Tetap di Bank, Likuiditas dan Kredit Terjaga

23 Februari 2026
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dimintai keterangan awak media di Gedung Merah Putih KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Hormati Putusan KIP Soal Dokumen TWK, Eks Pegawai Desak Pemulihan Status

23 Februari 2026

“Mudik Aman, Keluarga Bahagia”, Kakorlantas Polri: Lebaran Makin Berkesan

23 Februari 2026
Gedung Merah Putih KPK, di Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Datangi KPK, Menag Nasaruddin Umar Laporkan Penggunaan Jet Pribadi

23 Februari 2026

Seskab Teddy: Kerja Sama Dagang RI-AS Tak Hapus Kewajiban Sertifikasi Halal dan Izin BPOM

23 Februari 2026
Wakil Bupati Garut Putri Karlina

Evaluasi Satu Tahun, Wabup Garut Janji Perbaiki Sistem dan Tindak Lanjut Aduan

23 Februari 2026

Program Sosial Sejalan HAM, Menteri Pigai: Jangan Kaitkan dengan Agenda Pemilu

23 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan terkait kasus dugaan gratifikasi batu bara (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

    KPK Bidik Politisi PSI Ahmad Ali dan Ketum Pemuda Pancasila di Kasus Dugaan Gratifikasi Batu Bara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Longsor di Bungbulang Garut: Satu Meninggal, Akses Jalan Terputus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Isu “Gurita Keluarga” dan Sandi Proyek G1 Mengemuka di Garut, Hasanuddin Nilai Sarat Nuansa Politis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • THR ASN, TNI, Polri 2026 Segera Cair Awal Ramadan, Pemerintah Gelontorkan Rp 55 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Garut 213 Tahun: Dewan Adat Ungkap Bukti Historis Baru Soal Nama dan Hari Jadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com