• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Februari 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Tokoh Papua Bentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua

Redaksi oleh Redaksi
25 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Para tokoh Papua berfoto bersama usai membentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua. (*)

Para tokoh Papua berfoto bersama usai membentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sejumlah tokoh adat atau kepala suku, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Papua sepakat untuk bersatu dan mendukung pemekaran provinsi, kabupaten/ kota di Bumi Cendrawasih dengan membentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua.

ADVERTISEMENT

“Siapa pun yang melarang harus dipertanyakan ideologinya karena pemekaran itu tujuannya baik untuk kemajuan Papua. Jakarta dan Tangerang saja berdekatan, tapi ada dua provinsi. Sebenarnya ini terjadi tumpang tindih pembangunan, tapi bisa ada dua provinsi. Kenapa di Papua yang begitu luas tidak bisa dimekarkan?” Kata Emi Enembe selaku Ketua Tim Peduli Pemekaran & Pemerataan Pembangunan Papua, di Jakarta, Senin (23/12/2019).

RelatedPosts

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

Kolaborasi ASN dan Masyarakat Wujudkan Sungai Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

Ia mengatakan, mulai dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menkopolhukam Mahfud MD, Komisi II DPR RI hingga DPD RI telah menyetujui pemekaran di Papua. Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda rencana tersebut.

“Keinginan kami pemekaran ini direalisasikan sesegera mungkin supaya polemik maupun pro dan kontra serta kerusuhan yang terjadi selama ini dapat berakhir. Pemekaran adalah salah satu senjata yang paling ampuh untuk mengatasi masalah di Papua. Kalau Presiden tahan-tahan sampai tidak jadi hingga masa jabatannya habis, nanti bagaimana? Presiden Jokowi harus hargai kami juga, dengarkan aspirasi kami karena di Tanah Papua, Presiden Jokowi menang 99 persen. Masyarakat sudah kasih suara, berarti Presiden Jokowi harus melakukan sesuatu timbal balik, kasih kami DOB (Daerah Otonomi Baru),” tutur Emi Enembe.

Baca Juga  Klarifikasi BUMN Ngantor Lagi 25 Mei, Erick Tohir: Masuk Kantor Tunggu Pengumuman Pemerintah

Berikut Anggota Tim Peduli Pemekaran & Pemerataan Pembangunan Papua:

  1. Andreas Papua : Ketum Timur Indonesia Bersatu dan Ormas Jong Papua Indonesia 
  2. Emi Enembe : Ketua Lemhamnas Prov. Papua sekaligus Ka. Biro Umum Prov. Papua
  3. Yustus Wonda : Intelektual dari Pengunungan Tengah
  4. Alfius Tabuni : Kepala Suku Wamena 
  5. Danci Viktor Manina : JOP99 Papua 
  6. Zakarias Viktor Pasik : JOP99
  7. Mecky Syaranamual : Tokoh Pemuda dari Kab. Serui 
  8. Denius Enembe : Tokoh Pemuda 
  9. Tepinus Diaroman : Tokoh Pemuda 
  10. Frans Keroman : Tokoh Pemuda
  11. Moristus Taplo : Tokoh Pemuda 
  12. Paus Kogoya : Kepala Suku Besar Lapago Papua 
  13. Nita Wenda : Tokoh Perempuan 
  14. Malo Tabuni : Wakil Kepala Suku Lapago 
  15. Lapius Merel : Kepala Suku Yahokimu
  16. Amos Watori : Tokoh Pemuda Papua Barat 
  17. Nikolas O Nussy : Tokoh Masyarakat Kabupaten Waropen.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono setuju adanya pemekaran di wilayah Papua namun hanya dua wilayah yaitu di Selatan dan Pegunungan. Dengan pemekaran diharapkan pengelolaan daerah semakin baik.

“Papua idealnya ada tujuh provinsi melihat cluster berdasarkan budaya dan adat istiadat, namun saya pikir dengan kondisi saat ini dua wilayah dulu (dimekarkan) yaitu di Selatan dan Pegunungan,” kata Nono dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2019 dan Rencana Kerja DPD RI 2020, di Surabaya, Minggu (22/12/2019) malam.

Nono Sampono mengatakan, wilayah Papua dengan empat provinsi diharapkan bisa mengatur wilayahnya sehingga besaran wilayah dengan besaran persoalan bisa dikelola dengan baik.

Menurutnya, setelah ada empat provinsi di Papua, akan dievaluasi pelaksanaan pengelolaan wilayah karena ada daerah lain yang juga memerlukan pemekaran yaitu Kalimantan.

“Kalau Kalimantan karena daerah perbatasan, setelah Kalimantan Utara, ada Kapuas Raya yang dimekarkan dari Kalimantan Barat,” ujarnya.

Rencana pemekaran tersebut akan dibahas bersama Dewan Otonomi Daerah terkait masih ada kebijakan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB). Selain itu, DPD RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Papua untuk membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan di wilayah tersebut.

Baca Juga  Iuran BPJS Kembali Naik, KPCDI Kembali Siapkan Gugatan

Menurutnya, “letupan” di Papua sudah direspon pemerintah melalui tindakan pengamanan dan hukum, namun itu tidak cukup karena ada permasalahan multi-dimensi yang perlu penanganan komprehensif.

“Urusan di Papua tidak hanya pengamanan dan hukum namun ada masalah sosial, budaya, pendidikan dan kesehatan yang perlu penanganan agar tuntas,” ucapnya.

Otonomi Khusus Papua akan berakhir pada 2021 sehingga perlu dievaluasi apakah diteruskan atau ada Otsus Plus untuk menyelesaikan persoalan di Papua. Ia menilai letupan di Papua berawal dari hal-hal berbau rasis sehingga ketika itu muncul maka bisa membakar tumpukan masalah yang ada di Papua.

Sementara itu Bupati Puncak, Willem Wandik menilai, Papua secara ideal seharusnya mempunyai enam provinsi. Asumsi itu didasarkan pada jarak antardaerah yang cukup jauh.

“Efektif harus dibentuk baru itu empat. Jadi (yang lama) Provinsi Papua dan Papua Barat. Barunya dibentuk empat, jadi total enam provinsi. Karena jarak jangkauannya cukup jauh, medannya luasnya,” kata Willem kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Willem Wandik berharap usulan pemekaran provinsi di Papua dipertimbangkan pemerintah. Usulan itu kemudian dapat disesuaikan dengan hasil kajian pemerintah.

“Saya harap pemekaran yang diusulkan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah, Papua Selatan, terus Manta, saya pikir dipertimbangkan oleh pemerintah dengan hasil kajian yang sudah disiapkan,” katanya.

Sebagai informasi, para bupati dari wilayah Papua Selatan telah melakukan audiensi dengan Komisi II DPR RI. Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo menyatakan, seluruh fraksi di Komisi II DPR RI telah menyetujui usul adanya daerah otonomi baru (DOB) Papua Selatan.

“Perlu saya sampaikan semua anggota memberikan dukungan terhadap usulan daerah otonomi baru provinsi Papua Selatan,” kata Arif Wibowo di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga  Batam Geger, Hakim Pengadilan Agama Ditusuk Saat Berangkat Kerja

Arif  Wibowo mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti usulan dari para bupati itu, terutama yang menyangkut soal perundang-undangan.

Ditemui usai audiensi, Arif menjelaskan Komisi II akan mengusulkan UU tentang Daerah Otonomi Baru itu bersifat kumulatif terbuka.

“Kalau ada satu UU direvisi baru kita usulkan di Prolegnas, baik lima tahun maupun di prioritas 2020. Tapi kan itu udah selesai. Nah, kalau daerah otonom baru itu sifatnya kumulatif terbuka,” jelas Arif Wibowo. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Emi Enembepemekaran Papua
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Wakil Bupati Buton Utara Ditetapkan Jadi Tersangka, Inilah Sebabnya…

Post Selanjutnya

Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang, Tim SAR Telah Evakuasi 31 Jenazah

RelatedPosts

Tragedi Siswa SD di NTT, Kemensos Turunkan Tim Asesmen dan Perkuat DTKS

6 Februari 2026
Mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), ASN Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Jawa Barat bersama Kader TPK, Penyuluh KB, dan Komunitas Gober bergotong royong membersihkan Sungai Cikapundung Kolot, Kelurahan Binong, Selasa (4/2/2026).

Kolaborasi ASN dan Masyarakat Wujudkan Sungai Bersih Lewat Gerakan Indonesia ASRI

5 Februari 2026
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi/Pemprov Jabar

Gubernur Jabar Tegaskan Audit Ketat Proyek 2025, Kontraktor Bermutu Rendah Terancam Tak Dibayar Penuh

12 Januari 2026
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Pemprov Jabar

Ridwan Kamil dan Atalia Praratya Resmi Bercerai, Tegaskan Pisah Secara Baik-baik

8 Januari 2026
Kepala Bareskrim (Kabareskrim) Polri Komjen Pol. Syahardiantono berbicara dalam acara Rilis Akhir Tahun 2025 di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/12/2025) (Foto: Divhumas Polri)

Pengamanan Nataru, Densus 88 Amankan Tujuh Terduga Teroris Jaringan NII dan Ansharuh Daulah

31 Desember 2025
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari saat konferensi pers Penanganan Banjir dan Longsor Sumatra, di Jakarta, Jumat (26/12/2025) (Foto: Tangkapan layar YouTube BNPB)

BNPB: Akses Jalan di Wilayah Bencana Sumatra Mulai Pulih, Jalur Bener Meriah–Bireuen Bisa Dilalui

27 Desember 2025
Post Selanjutnya
Petugas menyisir Sungai Lematang untuk mencari korban. (*)

Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang, Tim SAR Telah Evakuasi 31 Jenazah

Kantor Staf Kepresidenan (Foto: rumah milenials)

Presiden Sediakan Jabatan Baru di KSP

Discussion about this post

KabarTerbaru

Lembaga Advokasi Soroti Pertaruhan Reputasi MA di Balik Pemilihan Calon Hakim MK Usulan MA

8 Februari 2026
Seskab Letkol Inf Teddy Indra Wijaya saat mengikuti Pembukaan Dikreg LXVII Seskoad (FI6H7ER)

Seskab Teddy Jalani Dikreg Seskoad Sekaligus Studi Doktoral di ITB, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan

8 Februari 2026
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-18 Partai Gerindra yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (6/2/2026).

Refleksi 18 Tahun Gerindra, Dasco: Kader Harus Amanah dan Tetap Membumi Bersama Rakyat

7 Februari 2026

Wacana Pilkada Melalui DPRD, Ketua KPK: Akuntabilitas Rendah Picu Transaksi Kekuasaan

7 Februari 2026
dok BPMI Setpres

Traktat Keamanan RI-Australia, Menlu: Lanjutan Kerja Sama 2006 untuk Stabilitas Regional

7 Februari 2026

Sinergi BERSATHU dan Indosat Wujudkan Digitalisasi Travel Haji-Umrah Profesional dan Amanah

7 Februari 2026
Sekretaris Jenderal LMND, Julfikar Hasan

Tragedi Siswa SD NTT, EN LMND: Fokus Perbaikan Implementasi Pendidikan Tanpa Narasi Politis

7 Februari 2026
Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu saat memaparkan kasus suap hakim Depok (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Resmi Menahan Tersangka Ketua dan Wakil Ketua PN Depok

6 Februari 2026
YAM justru divonis 1,5 tahun penjara dalam kasus CV AF di Bantul (Foto:Istimewa)

Jaminkan Rumah demi Bantu Tetangga, YAM Divonis 1,5 Tahun Penjara

6 Februari 2026

Kabar Terpopuler

  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar Terpilih Jadi Ketua KAUP FHUP, Alumni Nilai Sosoknya Tenang dan Konsisten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Gratifikasi Dana BOS Mencuat, Bupati dan Kadis PPO Manggarai Timur Dilaporkan ke KPK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriyati Hoegeng Tutup Usia di Umur 100 Tahun, Sosok Pendamping Jenderal Hoegeng yang Bersahaja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Interpol Resmi Terbitkan Red Notice, Polri Intensifkan Perburuan Riza Chalid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com