• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Juli 25, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Aliansi Stabilkan Harga: Pemerintah Jokowi harus Cek Ulang Kebijakan Pengelolaan Pangan

Redaksi oleh Redaksi
9 Desember 2019
di Ekonomi
A A
0
Abdul Syarif Hidayatullah

Abdul Syarif Hidayatullah

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Kelompok masyarakat ekonomi nasionalis yang tergabung dalam Aliansi Stabilkan Harga (ASH) mendesak Presiden Jokowi segera mengevaluasi total kebijakan pengelolaan pangan nasional.

Kordinator ASH Abdul Syarif Hidayatullah mengatakan, pemerintah harus mengecek ulang kebijakan pengelolaan pangan, produksi pangan, perdagangan pangan, juga soal kebijakan impor pangan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Kebijakan pangan yang buruk jelas merugikan petani, dan bertolak belakang dengan upaya membangun kemandirian pangan,” ujar Syarif di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

RelatedPosts

Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Pendidikan Al-Qur’an, Salurkan 40 Mushaf untuk Santri

Syarif mengaku prihatin mengetahui adanya 20 ribu ton beras yang akan dibuang akibat penurunan mutu alias busuk. Beras sebanyak itu rusak akibat kelamaan disimpan dalam gudang.Padahal, jika pejabat terkait itu cerdas, Syarif yakin beras kualitas buruk itu bisa diolah, ketimbang dimusnahkan atau dibuang begitu saja.

“Bisa saja misalnya beras berkualitas buruk itu diolah menjadi pakan ternak. Tapi karena pejabatnya tidak kreatif maka akhirnya main buang dan memusnahkan agar cepat mendapat keuntungan pribadi,” ucapnya.

Baginya, penentu kebijakan pangan yang ada dalam pemerintahan Jokowi cenderung malas berpikir keras. Mereka tidak mampu memperkirakan stok beras dalam gudang.

“Akibatnya ya seperti saat sekarang ini, beras menjadi buruk karena terlalu lama disimpan,” tukasnya.

Atas kejadian tersebut, ia menilai pihak yang paling dirugikan adalah petani karena stok yang melimpah dalam gudang bulog tentu akan berdampak pada serapan beras dari petani. Akhirnya harga beras jatuh.

“Mengenaskan memang, semua kebijakan hanya disandarkan pada keuntungan ekonomi semata,” tukas Syarif.

Baca Juga  Pemerintah Wacanakan Ubah Skema Dana Pensiun PNS

Ia pun menyebut nilai-nilai Pancasila yang semestinya dijadikan dasar dalam merumuskan dan membuat kebijakan malah diabaikan.

Ini menggambarkan cara pandang para penentu kebijakan hanya bersandar pada ideologi kapitalis.

“Mengelola negara seperti coba-coba, sehingga banyak salah angkat orang lantas salah analisis. Itulah sumber masalahnya,” ungkap Syarif.

Di sisi lain, ia menyebut kapitalisme telah masuk dan merusak sendi-sendi Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. “Akhirnya kebijakan bangsa dan negara berbelok arah,” tuntas Syarif. (Has)

Tags: Abdul Syarif HidayatullahAliansi Stabilkan Hargapengelolaan pangan
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Nenek Berusia 87 Tahun Diperkosa Kakek 72 Tahun Hingga Pingsan

Post Selanjutnya

Lima Tol Ini Gratis pada Natal dan Tahun Baru

RelatedPosts

Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

24 Juli 2026

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

PNM Peduli Perkuat Pemberdayaan Lewat Pendidikan Al-Qur’an, Salurkan 40 Mushaf untuk Santri

23 Juli 2026

Ekonom Senior Ferry Latuhihin Pertanyakan Sikap S&P Pertahankan Outlook Indonesia Tetap Stabil.

22 Juli 2026

Lukman Edy: P2N Jadi Rumah Besar Pengusaha Nahdliyin untuk Perkuat Ekonomi Nasional

21 Juli 2026

Muhadjir Effendy Hormati Putusan MK soal Izin Tambang Ormas, Muhammadiyah Tunggu Tindak Lanjut Pemerintah

18 Juli 2026
Post Selanjutnya

Lima Tol Ini Gratis pada Natal dan Tahun Baru

Jaksa Agung ST Burhanuddin

Kejagung segera Pecat Dua Jaksa Kejati DKI

Discussion about this post

KabarTerbaru

Dok.Foto: istimewa

30 Tahun Kudatuli: Tragedi 27 Juli 1996 Dinilai Jadi Titik Balik Lahirnya Gelombang Reformasi

24 Juli 2026

Wakil BP Taskin Iwan Sumule Apresiasi Program Mobil Homecare Bupati Jember, Bakal Jadi Pilot Project Nasional

24 Juli 2026

SIAGA 98 Minta Kejagung Cermat Tangani Dugaan TPPU yang Dikaitkan dengan Febrie Adriansyah

24 Juli 2026
Oplus_131072

Dasco Terima Audiensi APKASI, Bahas Penguatan Otonomi Daerah hingga Tantangan Fiskal Kabupaten

24 Juli 2026

Di Harlah PKB, Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil Tiga Kancil Politik Kalau Berkumpul “Bahaya”

24 Juli 2026

Sekda Tangsel Tegas: Pelayanan Prima Bukan Sekadar Slogan, ASN Harus Berubah!

24 Juli 2026

PDI Perjuangan Dorong Pembentukan KPAD di Tangsel, 285 Anak Jadi Korban Kekerasan Sepanjang 2025

24 Juli 2026

DPRD Kabupaten Tangerang Kecewa Normalisasi Sungai Cimanceri Tak Kunjung Berjalan

24 Juli 2026

Rayakan Hari Anak Nasional, KPK Gandeng Erasmus Huis Tanamkan Nilai Integritas kepada Pelajar Lewat Film

24 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hotman Paris Tiba-tiba Mundur dari Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Alasannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com