• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis ProDem Gelar Temu Kangen. “Revolusi Belum Selesai Bung”

Redaksi oleh Redaksi
23 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Temu kangen aktivis ProDem (Foto: aartreya.com

Temu kangen aktivis ProDem (Foto: aartreya.com

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Ratusan mantan aktivis mahasiswa era 80-an dan 98 yang tergabung dalam ProDem, menggelar acara temu kangen di rumah makan, Jalan Malabar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (22/12/2019). Hadir dalam kegiatan itu selain aktvis asal Kota Bogor, juga aktivis dari Jabodetabek, Bandung, Riau, dan Medan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Dasar aktivis, acara temu kangen pun diberi tema cukup provokatif: “Revolusi Belum Selesai, Bung”. Tema itu sengaja diambil untuk menunjukkan bahwa meski usia tak lagi muda, namun peserta temu kangen masih tetap memiliki semangat menyala untuk melanjutkan pergerakan, menyuarakan kebenaran membela kepentingan masyarakat.

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Kegiatan temu kangen atau reuni, sekaligus untuk mengenang empat aktivis Bogor yang telah tutup usia. Mereka adalah Darwin Jamal (Mantan Dosen Universitas Pakuan), Imral Gusti (Aktivis Bogor/ Kalteng), Dido (Aktivis Universitas Pakuan), Hery Zulmi (Mantan Anggota DPRD Lubukpakam) dan Didit (Aktivis Prodem Surabaya).

Hadir dalam acara tersebut di antaranya Dedi Ekadibrata (aktivis Universitas Pakuan, pernah ditahan di era Seoharto saat membela petani Cijayanti, Bogor), Sunandar dan Hendrik Dikson Sirait (pernah ditahan era Soeharto saat aksi FAMI di DPR), Indro Cahyono (Dema ITB, pernah ditahan era Suharto), Eki Tarigan (aktivis Universitas Kertanegara), Adi Rianda (aktivis FPPHR) hingga Anto Kusumayuda (aktivis Universitas Nasional/ aktivis Pijar, pernah diburu di masa Suharto).

Gelaran acara yang dipandu Dedi Ekadibrata tersebut, diisi dengan testimoni beberapa penggerak mahasiswa pada era Orde Baru untuk mengenang keempat rekannya yang sudah tiada.

Baca Juga  Gaji ke-13 Cair Senin (10/8)

“Seorang Darwin, tak sekedar teman, tapi juga saudara batin. Ia tak pernah memperlihatkan keluh kesahnya melewati hidup, meski dalam kondisi sulit, bertempat tinggal di Bandung. Dan, ia tetap peduli, rela berkorban yang dimiliki demi jalannya perjuangan, juga untuk teman juangnya,” kata Marlin, sembari membacakan puisinya.

Meski usia tak lagi muda, juga rambut para aktivis 80-an dan 98 yang hadir, sudah memutih. Namun, semangatnya tetap meledak-ledak, dalam komitmennya melanjutkan membangun gerakan.

“Kita dulu, nyaris setiap hari dekat dengan bahaya. Setiap kemanapun pergi, kerap kali diikuti intel atau aparat. Bahkan, kita termasuk orang-orang yang diburu di masa Soeharto. Maklum, saat pra reformasi, demokrasi dikebiri. Penjara, diculik atau kematian, seringkali jadi pilihan. Meski pilihan pahit, itu tetap kita lakukan dengan mengadvokasi rakyat, dimulai dari petani, hingga buruh. Saat ini, diantara kita ada yang masuk dalam kekuasaan. Tapi, masih banyak yang diluar kekuasaan. Meski begitu, semangat ideologis bersaudara tak pernah putus. Kita tetap konsisten dengan pergerakan,” tukas Fery Aryanto yang juga eks aktivis mahasiswa Universitas Pakuan.

Ungkapan rasa kangen diantara para aktivis itu sangat terasa. Betapa tidak, beberapa diantaranya ada yang lebih 20 tahun tidak pernah bertemu. Dan, salah satu aktivis yang kerap melakukan pendampingan petani, Adi Rianda meski tak lagi kuat berjalan karena sakit stroke dan duduk di kursi roda, tetap bersemangat datang di gelaran diskusi.

“Setelah 20 tahun lebih ada yang diantara kita tidak pernah bertemu, forum ini seperti mengembalikan ingatan kami ke masa lalu, bahwa pembelaan terhadap yang tertindas itu tak boleh berhenti. Harus tetap bangkit, dan bergerak. Empat rekan kami sudah tiada, dan satu kawan kami, Adi Rianda kini sakit stroke. Tapi, kami memiliki kekayaan bernama semangat serta persaudaraan. Dan, itu akan terus kami jaga,” pungkas aktivis FPPHR, Dedi Kurniawan atau yang akrab disapa Kang Cimot. (Has)

Baca Juga  Soal Penghasilan Rangkap Jabatan Menteri dan Wamen, MUI Akan Tindak Lanjuti Terkait dengan Permintaan Fatwa dari Celios

Dari : aartreya.com, judul asli: 20 Tahun Tak Bertemu, Aktivis Prodem 80-an dan 98 Gelar Temu Kangen

Tags: Temu Kangen
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Peringati Hari Ibu, PDI Perjuangan Garut Bagikan Bingkisan kepada Ribuan Emak-emak

Post Selanjutnya

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Petugas mengevakuasi salah satu jenazah mahasiswa Unsika Karawang. (*)

Hujan Mengguyur, Empat Penambang Emas Tewas di Lubang, Tiga Mahasiwa Tewas di Gua

Zulkifli Zaini. (*)

Di Luar Dugaan, Zulkifli Zaini Ditunjuk Jadi Dirut PLN

Discussion about this post

KabarTerbaru

Festival Cisadane Tak Boleh Sekadar Seremonial, Komisi III DPRD Tangerang Dorong Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

23 Juli 2026

Bupati Garut Apresiasi Kiprah KNPI, Dorong Pemuda Perkuat Kontribusi untuk Masyarakat

23 Juli 2026

Bupati Garut Terima Audiensi BPSK, Perkuat Sinergi Perlindungan Konsumen

23 Juli 2026
Dok.Foto: istimewa

Presiden Prabowo Bentuk Universitas Republik Indonesia, Target Bangun 10 Kampus untuk Cetak Pemimpin Nasional

23 Juli 2026
Anggota DPRD Jabar H Aceng Malki hadiri Perhelatan Gebyar Pesona Budaya Garut di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Sabtu (25/4/2026).

Peringati Harlah KNPI ke-53, H. Aceng Malki Dorong Pemuda Garut Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Modus Kredit Miliaran Terbongkar, Korban Klaim Rugi Ratusan Juta, Dwi Febri Endaryanto Akan dilaporkan ke Polisi

23 Juli 2026
SDN 1 Sukanagara Viral karena Sarang Kelelawar, DPRD Garut Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan

Viral Kelas Dipenuhi Kotoran Kelelawar, Yuda Puja Turnawan Turun Langsung ke SDN 1 Sukanagara

23 Juli 2026
Dok.Foto: Istimewa

Kuasa Hukum Nancy: Video Pengakuan Rizki Irwansyah Tak Sesuai Fakta, Gugatan Rp11 Miliar Tetap Berjalan

23 Juli 2026

HANI 2026, Kepala BNN Tegaskan Masa Depan Indonesia Ditentukan Kualitas Generasi Muda

23 Juli 2026

Presiden Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan

22 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Presiden Prabowo Subianto Perlu Mengevaluasi Dugaan Kebocoran Informasi Pertemuan Terkait Febri Adriansyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Koalisi MBG Watch Ajukan Judicial Review UU APBN 2026 ke MK, Soroti Anggaran Makan Bergizi Gratis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Belum Ada Pergantian Kapolri?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Retakan Bernegara Mulai Terlihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Bocorkan ‘Adiknya’ Jadi Calon Pengganti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com