• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juni 17, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Politik

Trend Budaya Milenial. Direktur Eksekutif LeSPK: Jangan Sampai Gagal Cetak Pemimpin Melek Teknologi yang Berwawasan Global

Kabariku oleh Kabariku
30 Juli 2022
di Politik
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Kabariku- Budaya Milenial menjadi trend kekinian, memang diakui banyak kreasi. Namun disisi lain menjadi ciri budaya pop, mudah dilupakan dan gampang dinikmati karena sifatnya instant.

“Nah, budaya millenial yang sekarang sebenarnya tak jauh beda. Berbasis teknologi memungkinkan kaum millenial untuk membuat banyak kreasi meskipun juga sangat mudah untuk dilupakan bahkan sebelum tersaji sudah tak mengundang selera,” kata  In’AM eL Mustofa. Sabtu (30/7/2022).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Tantangannya adalah, ujar In’Am, mampu kah struktur sosial mewadahi akan sebuah budaya yang sedemikian cepat berubah dan berganti?

RelatedPosts

Bantah Koalisi Retak, Politisi Nasdem Irma Suryani Yakin Jokowi Solid Dukung Prabowo

Hadirkan Semangat Baru, Said Aldi dan Ahmed Zaki Kukuhkan Pengurus Daerah AMPG DKI Jakarta

Jokowi Pakai Jaket PSI, Ancaman Nyata bagi Basis Pemilih PDIP

Termasuk didalamnya adalah struktur politik, maka In’Am berharap, pekerjaan rumah Parpol adalah jangan sampai gagal memproduksi calon pemimpin mendatang yang melek teknologi dan wawasan global.

“Pengkaderan dengan pendekatan teknologi dan wawasan global sudah menjadi kebutuhan wajib para calon pemimpin bangsa,” jelas In’Am.

Menurut In’Am, Gagal dalam tersebut sama saja mengeliminasi era milenium.

“Dalam arti lain dalam kancah pergaulan internasional Indonesia dipastikan akan semakin tertinggal,” jelasnya.

Lebih jauh struktur sosial dan politik sebaiknya dibuat yang memungkinkan lahirnya produktivitas pengetahuan dan karya nyata.

Hal itu disampaikan In’AM eL Mustofa, Direktur Eksekutif LeSPK (Lembaga Studi Pendidikan dan Kebangsaan) Yogyakarta menanggapi bahasan Tren milinealiasi politik saat ini yang dikemukakan Pakar komunikasi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Nyarwi Ahmad saat menjadi pembicara di webinar bertajuk “Struktur dan Kultur E-Democracy Indonesia”, beberapa waktu lalu.

Munculnya tren milenialisasi politik, dimana orang-orang yang tidak milenial bergaya dan menciptakan identitas milenial terjadi karena ikut-ikutan saja.

Baca Juga  Berikut Rilis Hasil Survei Terbaru Elektabilitas Parpol di Indonesia

“Mileniasi politik yang terjadi itu latah,” ujar Nyarwi.

Menurutnya adanya trend tersebut menyiratkan bahwa kelompok milenial masih belum menjadi aktor utama dari demokrasi dan masih menjadi etalase politik belaka.

Namun Syarwi tidak memungkiri bahwa kaum milenial secara faktual banyak ikut berpartisipasi dalam demokrasi di media sosial hanya saja secara struktur belum terartikulasikan dengan baik.

“Jadi kulturnya sebenarnya ada, kuturnya itu sosial media, internet ini menyuburkan kultur berdemokrasi, karena apa yang tidak bisa dibicarakan di lembaga formal menjadi bahan diskusi,” kata Nyarwi seperti dilansir laman antaranews.com.

Untuk itu agar milenial lebih partisipatif dalam berdemokrasi melalui teknologi digital atau e-democracy, kata Nyarwi. Selain itu enurut Syarwi partai politik juga perlu mereformasi kultur kelembagaan politik, begitu pula dengan cara kerja dalam sistem demokrasi.

Nyarwi mengingatkan, e-democracy di masa mendatang tidak menjadi bencana, kalangan milenial sebagai penyangga demokrasi penting pula memiliki dan merawat gagasan besar keIndonesiaan.

“Di era media sosial momentum anak muda untuk tampil sebagai politisi, sebagai leader, api juga jangan tampil tanpa punya substansi ide tadi,” tutupnya.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: In'Am eL MustofaLembaga Studi Pendidikan dan KebangsaanNyarwi AhmadUniversitas Gadjah Mada
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Eks Bupati Tanah Bumbu, Mardani Maming Resmi Ditahan KPK

Post Selanjutnya

Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikanan Putri Sulung Anies Baswedan

RelatedPosts

Bantah Koalisi Retak, Politisi Nasdem Irma Suryani Yakin Jokowi Solid Dukung Prabowo

15 Juni 2026

Hadirkan Semangat Baru, Said Aldi dan Ahmed Zaki Kukuhkan Pengurus Daerah AMPG DKI Jakarta

15 Juni 2026
Oplus_131072

Jokowi Pakai Jaket PSI, Ancaman Nyata bagi Basis Pemilih PDIP

15 Juni 2026

Pengamat : Parpol Koalisi Pecah Jika Jokowi Dorong Gibran di Pilpres 2029

13 Juni 2026

Pengamat: Militer tidak perlu dilibatkan dalam pengamanan demonstrasi, fokus pertahanan negara

13 Juni 2026
Bjorka ’98 menggelar diskusi soal ancaman militerisme terhadap supremasi sipil dan demokrasi Indonesia.(Bemby/kabariku.com)

Bjorka ’98 Ingatkan Ancaman Militerisme, Supremasi Sipil Dinilai Tak Boleh Mundur

12 Juni 2026
Post Selanjutnya

Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Pernikanan Putri Sulung Anies Baswedan

Kapolda Metro Jaya Maafkan Pelaku Penyunting Biodatanya Dengan Restorative Justive

Discussion about this post

KabarTerbaru

Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

17 Juni 2026

MBG sebagai Sirkuit Ekonomi Lokal dan Kerakyatan

17 Juni 2026

Siaga 98 Dukung Langkah BGN Optimalkan Aset MBG, Dorong Pengajuan Pinjam Pakai Barang Sitaan

17 Juni 2026

Polsek Pondok Aren Ungkap Kasus Curanmor, Empat Pelaku Diamankan

17 Juni 2026
Oplus_131072

DDS dan KRYD Polsek Serpong Perkuat Sinergi Keamanan Lingkungan di Lengkong Karya

17 Juni 2026
Potensi wakaf Indonesia mencapai Rp400 triliun per tahun, namun belum optimal dimanfaatkan. (Istimewa)

Dari Rp1.000 Sehari Jadi Rp3,6 Triliun Setahun, Ini Gagasan Wakaf yang Diusung Berry Kurniawan

17 Juni 2026

Korlantas Polri Tegaskan Penerbitan SIM Resmi hanya Kewenangan Polri

17 Juni 2026

SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

17 Juni 2026

Kadisnaker Ujang Hendra Sebut Pemkot Tangerang Buka Pendaftaran Program OJT di Industri Plastik Gratis

17 Juni 2026

Mensesneg: Pemerintah Fokus Menjaga Kepercayaan Pasar melalui Deregulasi dan Hilirisasi

16 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • FSP BUMN IRA Desak Danantara Evaluasi Pejabat BUMN yang Belum Tuntaskan Hak Pekerja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terbongkar! Tersangka Baru MBG Diduga Atur Mitra SPPG dan Setor Uang ke Pejabat BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIAGA 98: Penyidikan Dugaan Korupsi di BGN Tidak Memerlukan Justice Collaborator, Waspadai Penyebaran Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamat: Prabowo Subianto Peluang Gandeng PDIP Lawan Gibran di Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com