Preface :
Ustad Zahari
Kabariku.com – Negara Islam Iran membutuhkan sekutu, tapi yang di bela Iran itu Islam sebagai agama bukan berdasarkan tanah air atau garis geografi an sich, maka kemudian lahir lah slogan: “Persatuan Islam yang utama”.
Intinya Iran main di narasi ideologi agama, bukan sekadar kesamaan negara-bangsa. Jadi begini, slogan: “persatuan dunia Islam” itu sejak pasca Revolusi 1979 di gaungkan dengan tujuan utamanya adalah meredam perpecahan Mazhab besar dunia islam yakni, Sunni-Syiah hal ini bagus buat di internal Iran sendiri maupun secara global.
Jadi meskipun Negara Republik Islam Iran itu mayoritas Syi’ah tapi Republik Islam Iran memposisikan dirinya sebagai pembela umat Islam secara umum.
Makanya kita bisa lihat bagaimana Iran mendukung Dunia islam yang Sunni juga, contohnya Hamas di Palestina, Jihad Islam serta Hizbullah di Lebanon atau Houthi di Yaman, dengan alasan bukan karena sama mazhab saja, tapi karena sama-sama “front perlawanan” terhadap musuh Islam atau yang disebut setan besar yakni Israil dan AS.
Sekutu berdasarkan poros perlawanan ini menjadi manhaj perjuangan yang kuat dan apalagi ada kesamaan narasi: anti hegemoni AS/Israel, dan membela “mustad’afin” / kaum tertindas di dunia Islam.
Kenapa slogan Persatuan Islam ini penting buat Iran, oleh karena secara demografi, mayoritas dunia Islam itu Sunni. Kalau Iran cuma bicara Syiah, pengaruhnya terbatas, jadi dengan slogan “Persatuan Islam”, Iran dapat klaim kepemimpinan moral untuk seluruh dunia Islam dan Iran membuktikan nya dengan nyata bukan Omdo.
Slogan “Persatuan Islam ” ini masih relevan untuk melakukan upaya perlawanan terhadap ke bringas an Israel yang sudah diluar batas kemanusiaan serta tentunya melihat kondisi Timur Tengah yang rawan di pecah belah.*
Semoga Allah SWT menolong Islam wal muslimin, Amin YRA.



















Discussion about this post