• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Mei 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Kabar Peristiwa

Tokoh Papua Bentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua

Redaksi oleh Redaksi
25 Desember 2019
di Kabar Peristiwa
A A
0
Para tokoh Papua berfoto bersama usai membentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua. (*)

Para tokoh Papua berfoto bersama usai membentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua. (*)

ShareSendShare ShareShare

KABARIKU – Sejumlah tokoh adat atau kepala suku, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Papua sepakat untuk bersatu dan mendukung pemekaran provinsi, kabupaten/ kota di Bumi Cendrawasih dengan membentuk Tim Peduli Pemekaran dan Pemerataan Pembangunan Papua.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Siapa pun yang melarang harus dipertanyakan ideologinya karena pemekaran itu tujuannya baik untuk kemajuan Papua. Jakarta dan Tangerang saja berdekatan, tapi ada dua provinsi. Sebenarnya ini terjadi tumpang tindih pembangunan, tapi bisa ada dua provinsi. Kenapa di Papua yang begitu luas tidak bisa dimekarkan?” Kata Emi Enembe selaku Ketua Tim Peduli Pemekaran & Pemerataan Pembangunan Papua, di Jakarta, Senin (23/12/2019).

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

Ia mengatakan, mulai dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menkopolhukam Mahfud MD, Komisi II DPR RI hingga DPD RI telah menyetujui pemekaran di Papua. Oleh karena itu, tidak ada alasan lagi untuk menunda-nunda rencana tersebut.

“Keinginan kami pemekaran ini direalisasikan sesegera mungkin supaya polemik maupun pro dan kontra serta kerusuhan yang terjadi selama ini dapat berakhir. Pemekaran adalah salah satu senjata yang paling ampuh untuk mengatasi masalah di Papua. Kalau Presiden tahan-tahan sampai tidak jadi hingga masa jabatannya habis, nanti bagaimana? Presiden Jokowi harus hargai kami juga, dengarkan aspirasi kami karena di Tanah Papua, Presiden Jokowi menang 99 persen. Masyarakat sudah kasih suara, berarti Presiden Jokowi harus melakukan sesuatu timbal balik, kasih kami DOB (Daerah Otonomi Baru),” tutur Emi Enembe.

Baca Juga  Lalai Tangani Kasus Tabrak Lari Mahasiswa Stikes Bakti Husada, Partai Mahasiswa Indonesia Laporkan Penyidik Hingga Kapolda Maluku ke Propam Polri

Berikut Anggota Tim Peduli Pemekaran & Pemerataan Pembangunan Papua:

  1. Andreas Papua : Ketum Timur Indonesia Bersatu dan Ormas Jong Papua Indonesia 
  2. Emi Enembe : Ketua Lemhamnas Prov. Papua sekaligus Ka. Biro Umum Prov. Papua
  3. Yustus Wonda : Intelektual dari Pengunungan Tengah
  4. Alfius Tabuni : Kepala Suku Wamena 
  5. Danci Viktor Manina : JOP99 Papua 
  6. Zakarias Viktor Pasik : JOP99
  7. Mecky Syaranamual : Tokoh Pemuda dari Kab. Serui 
  8. Denius Enembe : Tokoh Pemuda 
  9. Tepinus Diaroman : Tokoh Pemuda 
  10. Frans Keroman : Tokoh Pemuda
  11. Moristus Taplo : Tokoh Pemuda 
  12. Paus Kogoya : Kepala Suku Besar Lapago Papua 
  13. Nita Wenda : Tokoh Perempuan 
  14. Malo Tabuni : Wakil Kepala Suku Lapago 
  15. Lapius Merel : Kepala Suku Yahokimu
  16. Amos Watori : Tokoh Pemuda Papua Barat 
  17. Nikolas O Nussy : Tokoh Masyarakat Kabupaten Waropen.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono setuju adanya pemekaran di wilayah Papua namun hanya dua wilayah yaitu di Selatan dan Pegunungan. Dengan pemekaran diharapkan pengelolaan daerah semakin baik.

“Papua idealnya ada tujuh provinsi melihat cluster berdasarkan budaya dan adat istiadat, namun saya pikir dengan kondisi saat ini dua wilayah dulu (dimekarkan) yaitu di Selatan dan Pegunungan,” kata Nono dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2019 dan Rencana Kerja DPD RI 2020, di Surabaya, Minggu (22/12/2019) malam.

Nono Sampono mengatakan, wilayah Papua dengan empat provinsi diharapkan bisa mengatur wilayahnya sehingga besaran wilayah dengan besaran persoalan bisa dikelola dengan baik.

Menurutnya, setelah ada empat provinsi di Papua, akan dievaluasi pelaksanaan pengelolaan wilayah karena ada daerah lain yang juga memerlukan pemekaran yaitu Kalimantan.

“Kalau Kalimantan karena daerah perbatasan, setelah Kalimantan Utara, ada Kapuas Raya yang dimekarkan dari Kalimantan Barat,” ujarnya.

Rencana pemekaran tersebut akan dibahas bersama Dewan Otonomi Daerah terkait masih ada kebijakan moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB). Selain itu, DPD RI telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Papua untuk membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan di wilayah tersebut.

Baca Juga  Bertemu Presiden Jokowi Tadi Pagi, Inilah Jadwal Raja dan Ratu Belanda di Indonesia

Menurutnya, “letupan” di Papua sudah direspon pemerintah melalui tindakan pengamanan dan hukum, namun itu tidak cukup karena ada permasalahan multi-dimensi yang perlu penanganan komprehensif.

“Urusan di Papua tidak hanya pengamanan dan hukum namun ada masalah sosial, budaya, pendidikan dan kesehatan yang perlu penanganan agar tuntas,” ucapnya.

Otonomi Khusus Papua akan berakhir pada 2021 sehingga perlu dievaluasi apakah diteruskan atau ada Otsus Plus untuk menyelesaikan persoalan di Papua. Ia menilai letupan di Papua berawal dari hal-hal berbau rasis sehingga ketika itu muncul maka bisa membakar tumpukan masalah yang ada di Papua.

Sementara itu Bupati Puncak, Willem Wandik menilai, Papua secara ideal seharusnya mempunyai enam provinsi. Asumsi itu didasarkan pada jarak antardaerah yang cukup jauh.

“Efektif harus dibentuk baru itu empat. Jadi (yang lama) Provinsi Papua dan Papua Barat. Barunya dibentuk empat, jadi total enam provinsi. Karena jarak jangkauannya cukup jauh, medannya luasnya,” kata Willem kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (16/12/2019).

Willem Wandik berharap usulan pemekaran provinsi di Papua dipertimbangkan pemerintah. Usulan itu kemudian dapat disesuaikan dengan hasil kajian pemerintah.

“Saya harap pemekaran yang diusulkan, Papua Tengah, Papua Pegunungan Tengah, Papua Selatan, terus Manta, saya pikir dipertimbangkan oleh pemerintah dengan hasil kajian yang sudah disiapkan,” katanya.

Sebagai informasi, para bupati dari wilayah Papua Selatan telah melakukan audiensi dengan Komisi II DPR RI. Wakil Ketua Komisi II Arif Wibowo menyatakan, seluruh fraksi di Komisi II DPR RI telah menyetujui usul adanya daerah otonomi baru (DOB) Papua Selatan.

“Perlu saya sampaikan semua anggota memberikan dukungan terhadap usulan daerah otonomi baru provinsi Papua Selatan,” kata Arif Wibowo di komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Baca Juga  Polsek Karangpawitan Garut Cek TKP Sepeda Motor Adu Banteng, 1 Orang Meninggal Dunia

Arif  Wibowo mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti usulan dari para bupati itu, terutama yang menyangkut soal perundang-undangan.

Ditemui usai audiensi, Arif menjelaskan Komisi II akan mengusulkan UU tentang Daerah Otonomi Baru itu bersifat kumulatif terbuka.

“Kalau ada satu UU direvisi baru kita usulkan di Prolegnas, baik lima tahun maupun di prioritas 2020. Tapi kan itu udah selesai. Nah, kalau daerah otonom baru itu sifatnya kumulatif terbuka,” jelas Arif Wibowo. (Has)

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Emi Enembepemekaran Papua
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Wakil Bupati Buton Utara Ditetapkan Jadi Tersangka, Inilah Sebabnya…

Post Selanjutnya

Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang, Tim SAR Telah Evakuasi 31 Jenazah

RelatedPosts

Seratnusa Angkat Potensi Limbah Organik di Women Ecopreneurs Market Day Bali

11 Mei 2026

Rakernas I IVENDO Hasilkan 8 Program Strategis, Fokus Perkuat Daya Saing Industri Event Nasional

1 Mei 2026

Dasco Didampingi Kapolda Metro Tinjau TKP Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Puluhan Korban Dievakuasi

28 April 2026
Doni Salmanan/IG

Aset Doni Salmanan Laku Rp13,4 Miliar, Kejari Pastikan Masuk Kas Negara

10 April 2026
Plastik mahal/lambe turah

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Plastik Dalam Negeri Melonjak Tajam

6 April 2026

Pemerintah Batasi Program MBG Hanya di Hari Sekolah Demi Efektivitas

5 April 2026
Post Selanjutnya
Petugas menyisir Sungai Lematang untuk mencari korban. (*)

Bus Sriwijaya Terjun ke Jurang, Tim SAR Telah Evakuasi 31 Jenazah

Kantor Staf Kepresidenan (Foto: rumah milenials)

Presiden Sediakan Jabatan Baru di KSP

Discussion about this post

KabarTerbaru

Garut Dorong Lahirnya Bibit Atlet Lewat Invitasi Atletik Jawa Barat 2026

23 Mei 2026

Nurul Ghufron Resmi Jadi Komisaris Jasa Marga, RUPST 2025 Catat Kinerja Positif dan Susun Jajaran Baru

23 Mei 2026

RUPST PGN Ujian Reformasi BUMN, FSP BUMN IRA Ingatkan Danantara Prioritaskan Profesional Internal

22 Mei 2026
Steven Kondoy minta Komisi Kepolisian Nasional awasi Polda Sulawesi Utara soal penghentian kasus Henny Kondoy.(Istimewa)

Penghentian Kasus Dipersoalkan, Steven Kondoy Minta Kompolnas Awasi Polda Sulut

22 Mei 2026

Wapres Gibran Ajak Pemuda Muhammadiyah Bersatu dan Berperan Aktif untuk Indonesia Maju

22 Mei 2026

Peringatan 28 Tahun Reformasi Dibatalkan Sepihak, Aktivis 98: Ada Upaya Pembungkaman Demokrasi

22 Mei 2026

9 WNI Telah Dibebaskan Israel, Menlu Pastikan Pemerintah Kawal Hingga Tiba di Tanah Air

22 Mei 2026

Respons Penangkapan Aktivis Global Sumud Flotilla, DPP Ikhwanul Muballighin Minta RI dan PBB Bertindak Tegas

21 Mei 2026

Bupati Garut Bangga PLTP Kamojang Perkuat Ketahanan Energi Nasional dan Pembangunan Daerah

21 Mei 2026

Presiden Didampingi Wapres Paparkan Arah Kebijakan Ekonomi dan Fiskal RAPBN 2027 di Sidang Paripurna DPR

20 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sandri Rumanama Minta Publik Tak Salah Tafsir Candaan Dasco soal “Hidup Jokowi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nadiem Tak Perlu Dibela

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menlu Sugiono Akui Komunikasi Terkendala, Pemerintah Desak Israel Bebaskan WNI Misi Global Sumud Flotilla

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com