• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Januari 28, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Getol Kaitkan Kasus Sambo dengan KM 50, Habib Syakur Sentil Kelompok Khilafah dan Habib Rizieq

Redaksi oleh Redaksi
21 Agustus 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid menyentil kelompok khilafah dan Habib Rizieq Shihab yang getol mengaitkan kasus Ferdy Sambo dengan kasus KM 50.

Bahkan, Habib Rizieq yang baru saja bebas dari tahanan, sampai tampil mengatakan kasus Sambo, menandakan Allah SWT menunjukkan kekuasaanNya kepada orang-orang yang dzalim dalam kasus KM 50.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya heran kenapa tragedi Ferdy Sambo, kelompok khilafah kok mengait-ngaitkan dengan kejadian KM 50. Bahkan Habib Rizieq berbicara seakan-akan ini adalah pembalasan Allah,” kata Habib Syakur. Sabtu (20/8/2022) malam.

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

Tommy Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Berlatar Jurnalis hingga Pucuk Kebijakan Moneter

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

Menurut Habib Syakur, kasus penembakan Laskar Front Pembela Islam (FPI) KM50 Tol Jakarta-Cikampek sejatinya secara hukum sudah selesai dan tak ada bukti rekayasa.

Bahkan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah memvonis Polisi terdakwa dalam kasus itu bebas dari hukuman pidana. Tindakan mereka dinilai masuk ke dalam kategori pembelaan terpaksa dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas.

Untuk itu, lanjut Habib Syakur, mengaitkan kasus Ferdy Sambo dengan KM 50 adalah pemikiran kerdil dan dendam kesumat denngan tujuan untuk mengebiri eksistensi Polri.

“Sekarang konteksnya Tuhan itu membuka aibnya Ferdy Sambo, karena Sambo tidak amanan dalam mengemban tugas negara. Tapi kelompok oposisi khilafah ini tidak menginginkan Polri berdiri tegak, maunya mereka di kebiri,” ucap Habib Syakur.

Baca berita menarik lainnya KLIK disini

Percaya Polri Pasti Selesaikan Kasus Sambo

Habib Syakur mengimbau kepada seluruh anak bangsa, agar tetap sabar dan fokus mengawal kasus Brigadir J hingga sampai ke pengadilan.

Baca Juga  Cegah Penyusupan Kelompok Radikal, Habib Syakur Minta Pemerintah Lakukan Audit Investigasi Ormas Islam di Indonesia

Habib Syakur meyakini Tim Khusus Polri bakal membongkar drama Ferdy Sambo secara terang benderang, bahkan sejumlah kasus lainnya yang sedang santer saat ini dan dikaitkan dengan Sambo dan siapa saja yang terlibat bakal diproses hukum.

“Memang sekarang sudah waktunya Polri dibersihkan, ini petunjuk Tuhan. Kita juga sedang dalam masa transisi. Perang ideologi khilafah melawan idelogi Pancasila. Kita harus melawan propaganda ideologi khilafah,” tegasnya.

Polri Lebih Tepat Berada di Bawah Presiden

Pada kesempatan ini, Habib Syakur juga menekankan tak sepakat dengan wacana Polri dibawah Kementerian Dalam Negeri atau kembali ke TNI seperti sebelum era reformasi. Polri di bawah Presiden seperti saat ini lebih tepat.

“Bila dibawah Mendagri, kesempatan dimanfaatkan untuk kepentingan politik semakin lebar, mengingat keberadaan Polri langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam proses penegakan hukum,” tandas Habib Syakur.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Habib Syakur Ali Mahdi AlhamidInisiator Gerakan Nurani Kebangsaankasus Ferdy Sambokasus Ferdy Sambo dengan kasus KM 50kelompok khilafah dan Habib RizieqLaskar Front Pembela Islam (FPI) KM50
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Temuan Mayat Tak Dikenal di Cisewu Garut Polsek Cisewu Polres Garut Cek TKP

Post Selanjutnya

Polri Tepis Temuan Bunker 900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo

RelatedPosts

Serakahnomic: Ideologi Perampokan Terorganisir atas Nama Pasar

24 Januari 2026
Wamenkeu Thomas Aquinas Muliatna Djiwandono

Tommy Djiwandono Masuk Bursa Deputi Gubernur BI, Berlatar Jurnalis hingga Pucuk Kebijakan Moneter

21 Januari 2026
Ilustrasi mata uang Dolar (Foto: Istimewa)

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

20 Januari 2026

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

16 Januari 2026
Ainal Mardhiah saat menjadi calon pertama Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Aceh pada 2023. (Foto: Humas Komisi Yudisial)

Ainal Mardhiah: Dari Pustakawan Hingga Hakim Agung

13 Januari 2026

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Post Selanjutnya

Polri Tepis Temuan Bunker 900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo

Moment HUT RI ke-77, BI dan Pemerintah Luncurkan Tujuh Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022

Discussion about this post

KabarTerbaru

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

28 Januari 2026
dok. BNN RI

BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

27 Januari 2026

Ramadan di Tirtagangga, Kurai Dining Suguhkan Iftar Hadjatan Rakjat untuk Semua Kalangan

27 Januari 2026

Surati Presiden Prabowo, Prodem Minta Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Konstitusi

27 Januari 2026
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Badan Pimpinan Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kabupaten Garut yang digelar di Sabda Alam Hotel Resort/ Diskominfo Kab. Garut

Wabup Putri Karlina Ajak Kolaborasi Strategis di Muscab VII PHRI Garut

27 Januari 2026
Haidar Alwi Institute menggelar Press Rilis Survei Nasional. (Foto: Bemby/Kabariku.com)

Hasil Survei HAI: Wacana Polri di Bawah Kementerian Ditolak Publik

27 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com