• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Januari 21, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini

Getol Kaitkan Kasus Sambo dengan KM 50, Habib Syakur Sentil Kelompok Khilafah dan Habib Rizieq

Redaksi oleh Redaksi
21 Agustus 2022
di Opini, Profile
A A
0
ShareSendShare ShareShare

JAKARTA, Kabariku- Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid menyentil kelompok khilafah dan Habib Rizieq Shihab yang getol mengaitkan kasus Ferdy Sambo dengan kasus KM 50.

Bahkan, Habib Rizieq yang baru saja bebas dari tahanan, sampai tampil mengatakan kasus Sambo, menandakan Allah SWT menunjukkan kekuasaanNya kepada orang-orang yang dzalim dalam kasus KM 50.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya heran kenapa tragedi Ferdy Sambo, kelompok khilafah kok mengait-ngaitkan dengan kejadian KM 50. Bahkan Habib Rizieq berbicara seakan-akan ini adalah pembalasan Allah,” kata Habib Syakur. Sabtu (20/8/2022) malam.

RelatedPosts

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

Ainal Mardhiah: Dari Pustakawan Hingga Hakim Agung

Menurut Habib Syakur, kasus penembakan Laskar Front Pembela Islam (FPI) KM50 Tol Jakarta-Cikampek sejatinya secara hukum sudah selesai dan tak ada bukti rekayasa.

Bahkan, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah memvonis Polisi terdakwa dalam kasus itu bebas dari hukuman pidana. Tindakan mereka dinilai masuk ke dalam kategori pembelaan terpaksa dan pembelaan terpaksa yang melampaui batas.

Untuk itu, lanjut Habib Syakur, mengaitkan kasus Ferdy Sambo dengan KM 50 adalah pemikiran kerdil dan dendam kesumat denngan tujuan untuk mengebiri eksistensi Polri.

“Sekarang konteksnya Tuhan itu membuka aibnya Ferdy Sambo, karena Sambo tidak amanan dalam mengemban tugas negara. Tapi kelompok oposisi khilafah ini tidak menginginkan Polri berdiri tegak, maunya mereka di kebiri,” ucap Habib Syakur.

Baca berita menarik lainnya KLIK disini

Percaya Polri Pasti Selesaikan Kasus Sambo

Habib Syakur mengimbau kepada seluruh anak bangsa, agar tetap sabar dan fokus mengawal kasus Brigadir J hingga sampai ke pengadilan.

Baca Juga  Politik Identitas Marak di Daerah Jelang Pemilu 2024, Habib Syakur: "Alarm Bahaya bagi NKRI!"

Habib Syakur meyakini Tim Khusus Polri bakal membongkar drama Ferdy Sambo secara terang benderang, bahkan sejumlah kasus lainnya yang sedang santer saat ini dan dikaitkan dengan Sambo dan siapa saja yang terlibat bakal diproses hukum.

“Memang sekarang sudah waktunya Polri dibersihkan, ini petunjuk Tuhan. Kita juga sedang dalam masa transisi. Perang ideologi khilafah melawan idelogi Pancasila. Kita harus melawan propaganda ideologi khilafah,” tegasnya.

Polri Lebih Tepat Berada di Bawah Presiden

Pada kesempatan ini, Habib Syakur juga menekankan tak sepakat dengan wacana Polri dibawah Kementerian Dalam Negeri atau kembali ke TNI seperti sebelum era reformasi. Polri di bawah Presiden seperti saat ini lebih tepat.

“Bila dibawah Mendagri, kesempatan dimanfaatkan untuk kepentingan politik semakin lebar, mengingat keberadaan Polri langsung bersentuhan dengan masyarakat dalam proses penegakan hukum,” tandas Habib Syakur.***

Red/K.103

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Habib Syakur Ali Mahdi AlhamidInisiator Gerakan Nurani Kebangsaankasus Ferdy Sambokasus Ferdy Sambo dengan kasus KM 50kelompok khilafah dan Habib RizieqLaskar Front Pembela Islam (FPI) KM50
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Temuan Mayat Tak Dikenal di Cisewu Garut Polsek Cisewu Polres Garut Cek TKP

Post Selanjutnya

Polri Tepis Temuan Bunker 900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo

RelatedPosts

Ilustrasi mata uang Dolar (Foto: Istimewa)

Dolar Naik, Rupiah Tersungkur; Siapa yang Sebenarnya Mengkhianati Ekonomi Nasional?

20 Januari 2026

Revitalisasi Wawasan Nusantara dalam Menjawab Tantangan Disintegrasi dan Krisis Identitas Nasional di Era Globalisasi

16 Januari 2026
Ainal Mardhiah saat menjadi calon pertama Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Aceh pada 2023. (Foto: Humas Komisi Yudisial)

Ainal Mardhiah: Dari Pustakawan Hingga Hakim Agung

13 Januari 2026

Mencegah Politisasi Reformasi Polri

7 Januari 2026
Plh Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Mungki Hadipratikto

Mungki Hadipratikto: Sosok Jaksa di Balik Penindakan Eksekusi dan Pemulihan Aset KPK

12 Desember 2025
Idham Azis kedua dari kanan (disamping Ahmad Dofiri) sesaat setelah Komisi Percepatan Reformasi Polri menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi kelompok masyarakat di Lounge Adhi Pradana, STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Selasa (18/11)

Aktualisasi Pesan Kapolri Idham Azis

29 November 2025
Post Selanjutnya

Polri Tepis Temuan Bunker 900 Miliar di Rumah Ferdy Sambo

Moment HUT RI ke-77, BI dan Pemerintah Luncurkan Tujuh Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022

Discussion about this post

KabarTerbaru

Plt Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi  KPK, Asep Guntur Rahayu bersama Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Ainul Ghurri. Kabariku.com)

KPK Panggil Sekda Kabupaten Bekasi dan Ajudan Bupati Non-aktif Ade Kuswara

21 Januari 2026

STN Apresiasi Pemerintah Tindak Cepat dan Tegas Penyelundupan 1.000 Ton Beras Ilegal

21 Januari 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut H Subhan Fahmi yang melakukan kegiatan reses di Sukaresmi

Reses di Desa Sukaresmi, Wakil Ketua DPRD Garut Tampung Aspirasi Infrastruktur hingga UMKM

21 Januari 2026
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut H Subhan Fahmi yang melakukan kegiatan Cisurupan

Reses di Cisurupan, Wakil Ketua DPRD Garut Serap Aspirasi Rutilahu hingga Penguatan UMKM

21 Januari 2026
Wali Kota Madiun, Maidi memakai rompi orange KPK saat akan menuju mobil tahanan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Wali Kota Madiun Resmi Tersangka, Kampus Kesehatan Ikut Terlibat

21 Januari 2026

RUPSLB PGEO 2026: Ahmad Yani Resmi Gantikan Julfi Hadi sebagai Direktur Utama

21 Januari 2026
Mantan Jurubicara KPK, Ali Fikri (tengah) meraih gelar doktor di Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Senin, 19 Januari 2026

Ali Fikri Raih Gelar Doktor Hukum, Disertasi Angkat Konsep Restitusi Korban Korupsi

20 Januari 2026
Dosen UMJ sekaligus Ahli Linguistik Forensik, Dr. J. Anhar Rabi Hamsah Tis’ah, M.Pd., bersama Presiden & Mendiktisaintek di Istana Negara

Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

20 Januari 2026
Kombel Sakti Graksi SMPN 3 Karangtengah Cianjur

Tim Penggerak Literasi SMPN 3 Karangtengah di Cianjur Gelar Sosialisasi Graksi pada Pertemuan Kombel

20 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Tommy Soeharto dan Ida Iasha

    Unggahan Sandy Harun Mengguncang Publik: Tommy Soeharto Dikabarkan Menikah dengan Artis Ida Iasha

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN-Universitas Pancasila Perkuat P4GN, Kepala BNN: Kampus Benteng Moral Berbasis Nilai Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Asosiasi Industri Plastik Hilir Soroti Dampak Kebijakan BMAD dan BMTP pada Industri Plastik Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Momen Bermakna di Istana, Presiden Prabowo Terima Buku “Jejak Bahasa di Dunia Maya” Karya Dosen UMJ

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jarang Terungkap, Inilah Orang Tua dan Tiga Saudara Kandung Menlu Sugiono Beserta Pekerjaannya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Immanuel Ebenezer Didakwa Pemerasan Rp6,52 Miliar: Sebuah “Tradisi” Pungutan di Kemnaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku adalah media online yang menyajikan berita-berita dan informasi yang beragam serta mendalam. Kabariku hadir memberi manfaat lebih

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com