• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juni 23, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Politik

Klaim 10 Nama Kepala Daerah, Repdem: ‘Partai Berkuasa Dua Periode Miskin Etika Politik’

Redaksi oleh Redaksi
24 April 2022
di Politik
A A
0
ShareSendShare ShareShare

SURABAYA, Kabariku- Pencatutan sejumlah nama kepala daerah oleh DPD Demokrat Jawa Timur dinilai oleh Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) sebagai kesalahan fatal yang bisa menciderai sistem politik di Indonesia juga dinilai miskin etika dalam penerapan sistem politik.

Lebih-lebih, diantara nama-nama yang dicatut tersebut terdapat terdapat nama Bupati Ngawi, Ony Anwar Harsono yang merupakan kader asli partai berlogo banteng moncong putih besutan Megawati Soekarno Puteri ini.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

“Pencatutatan nama seperti ini adalah contoh pendidikan politik yang buruk bagi masyarakat, saya  berfikiri demokrat saat ini sedang dalam proses pendangkalan kualitas kader, ini miskin etika politik dan sangat tidak layak ditiru,” ujar Mahfud pada awak media, Sabtu (24/4/2022)

RelatedPosts

Politisi Nasdem Irma Suryani : Kita Hormati Pilihan PDIP Soal Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

Politisi Nasdem Irma Chaniago: PDIP Lebih Bagus Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

Pihaknya mengaku sangat menyayangkan partai yang pernah berkuasa dua periode di Indonesia itu bisa melakukan hal-hal yang tidak rasional, apalagi dengan mengklaim 10 kepala daerah masuk didalam kepengurus Demokrat Jatim tersebut.

“Mereka ini pernah berkuasa dua periode di negara ini, saya fikir pasti akan lebih dewasa penerapan politiknya apalagi untuk menentukan struktur. Oh ternyata tidak,” tegas pria kelahiran Sumenep Madura ini.

Selaras dengan Mahfud, Wakabid Organisasi dan keanggotaan DPD Repdem Jatim, Yudha Pratama menekan Demokrat Jatim yang dinahkodai oleh wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak untuk segera melakukan klarifikasi terkait pencatutan nama beberapa kepala daerah di Jawa Timur yang dimasukkan pada pengurusan Demokrat Jatim tanpa dikonfirmasi terlebih dahulu.

Baca Juga  Mengejutkan, Ketua Fraksi PAN di DPR RI Hanafi Rais Tiba-tiba Mengundurkan Diri

“Kita jelas mendesak mas Emil untuk melakukan klarifikasi, yang paling aneh kan nama mas Ony Anwar dimasukkan padahal jelas-jelas beliau adalah kader PDI Perjuangan,” pintanya dengan tegas.

“Apalagi ada beberapa kepala daerah lain yang sudah mengklarifikasi ketidak benaran tersebut. Ini memalukan dan tidak jelas etika politiknya,” tambah Yudha.

Disebutkan, selain Ony Anwar, beberapa Kepala Daerah telah membantah klaim sepihak tersebut diantaranya; Bupati Mojokerto, Walikota Madiun dan juga Bupati Lamongan.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: DPD DemokratPDI PerjuanganRelawan Perjuangan Demokrasi (Repdem)
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Masinton Pasaribu dan SIAGA ’98 Pastikan “Pasang Badan” Bela Haris Azhar Lawan Oligarki Kapitalis

Post Selanjutnya

Puan Sebut Semangat KAA Tetap Relevan Dukung Kemerdekaan Palestina

RelatedPosts

Politisi Nasdem Irma Suryani : Kita Hormati Pilihan PDIP Soal Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 Juni 2026

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

22 Juni 2026

Politisi Nasdem Irma Chaniago: PDIP Lebih Bagus Jadi Oposisi di Luar Pemerintah

22 Juni 2026

Pengamat: Kembalinya Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode Bisa Ganggu Mimpi Elite Koalisi Jadi Cawapres

22 Juni 2026

Bantah Koalisi Retak, Politisi Nasdem Irma Suryani Yakin Jokowi Solid Dukung Prabowo

15 Juni 2026

Hadirkan Semangat Baru, Said Aldi dan Ahmed Zaki Kukuhkan Pengurus Daerah AMPG DKI Jakarta

15 Juni 2026
Post Selanjutnya

Puan Sebut Semangat KAA Tetap Relevan Dukung Kemerdekaan Palestina

CPO, Migor dan Teriakan 'Saya Pancasila'

Discussion about this post

KabarTerbaru

Oplus_131072

Kemendag Jembatani Pelaku Usaha Indonesia dengan Buyer dari Lima Negara, Buka Peluang Ekspor ke Pasar Nontradisional

23 Juni 2026

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan

23 Juni 2026

Gapembi Dukung Program MBG, Minta BGN Sinkronkan SE dengan Aturan dan Perjanjian Mitra

23 Juni 2026

Presiden Prabowo Sahkan Revisi UU Polri: Atur Jabatan di Kementerian, Usia Pensiun hingga Rekrutmen Disabilitas

23 Juni 2026
Oplus_131072

Menkeu Purbaya Ungkap  Harga Pertamax Potensi Turun, Dampak Harga Minyak Dunia Landai 

23 Juni 2026

Politisi Nasdem Irma Suryani : Kita Hormati Pilihan PDIP Soal Politik di Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 Juni 2026
Gedung Merah Putih KPK

KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim Cs: Dalami Aliran Dana Pemerasan Izin WNA

22 Juni 2026

Penegasan Sebagai Oposisi Dapat Menjadi Investasi Politik Paling Strategis Bagi PDIP Menuju 2029

22 Juni 2026
Dialog Persatuan Nasional IMC membahas tata kelola bangsa, Boni Hargen soroti konsistensi komunikasi pemerintah dan tantangan di sekitar kekuasaan,(Bemby/kabariku.com)

Yerikho Menurung: Persatuan Nasional Kunci Hadapi Ancaman Polarisasi Politik

22 Juni 2026

Seskab Teddy Ungkap Presiden Prabowo Minta Percepatan Transformasi BUMN dan Pengelolaan Aset Negara

22 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • SIM Digital Berlaku Saat Razia: Begini Cara Membuat dan Perpanjang SIM Lewat Ponsel

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com