Lampung, Kabariku.com – Program Magister Ekonomi (ME) Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Islam (STEBI) Lampung menggelar Sidang Tesis Terbuka pada Jumat (24/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Lantai 2 STEBI Lampung, Jalan Ahmad Yani No. 67, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, itu menjadi ajang presentasi hasil penelitian mengenai pengembangan industri perhotelan halal melalui skema pembiayaan syariah.
Dalam sidang tersebut, mahasiswa Program Magister Ekonomi STEBI Lampung, Donny Pur, mempertahankan tesis berjudul “Pengaruh Asset Backed Financing dan Pembiayaan Investasi Syariah terhadap Pengembangan Industri Perhotelan Halal di Indonesia.”
Sidang dipimpin Ketua Penguji Pratiwi Utami, M.E., Ph.D. dengan tim penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A. dan Prof. Dr. Reza Ronaldo. Sejumlah dosen, mahasiswa, dan sivitas akademika STEBI Lampung turut menghadiri sidang yang berlangsung terbuka dengan diskusi ilmiah yang dinamis.
Dalam pemaparannya, Donny menilai pengembangan industri hotel halal membutuhkan sistem pembiayaan yang selaras dengan prinsip syariah sekaligus memberikan kepastian terhadap aset yang menjadi dasar pembiayaan.
Menurutnya, skema Asset Backed Financing (ABF) memiliki prospek besar untuk memperkuat pembiayaan sektor perhotelan karena didukung aset riil yang mampu meningkatkan kepercayaan investor sekaligus menjaga prinsip kehati-hatian dalam investasi.
Selama sidang berlangsung, para penguji memberikan sejumlah pertanyaan kritis yang mencakup metodologi penelitian, implementasi pembiayaan syariah di industri perhotelan, hingga peluang pengembangan hotel halal sebagai salah satu sektor strategis dalam industri pariwisata nasional.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai argumentasi akademik yang memperkaya substansi penelitian sekaligus memperdalam kajian mengenai pengembangan ekonomi syariah di Indonesia.
Presiden Direktur PHI Group
Di luar aktivitas akademiknya, Donny Pur dikenal sebagai Presiden Direktur Pelangi Hotel Internasional (PHI Group), holding company yang bergerak di sektor perhotelan, pariwisata, resort, restoran, serta pembiayaan.
Di bawah kepemimpinannya, PHI Group mengembangkan sejumlah unit usaha yang menerapkan konsep pelayanan berbasis nilai-nilai syariah sekaligus mendorong pengembangan hotel halal sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan.
Keberhasilan mempertahankan tesis tersebut juga menjadi pencapaian akademik penting bagi Donny. Gelar yang diperolehnya merupakan gelar magister (S2) kelima sepanjang perjalanan pendidikannya.
Tak berhenti di jenjang tersebut, Donny kini juga sedang menempuh Program Doktor (S3) Manajemen di salah satu perguruan tinggi di Jakarta sebagai bentuk komitmennya dalam memperdalam ilmu pengetahuan dan meningkatkan kapasitas kepemimpinan.
Dalam kesempatan itu, Donny mengungkapkan bahwa keinginan menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi telah menjadi impiannya sejak menyelesaikan pendidikan sarjana pada tahun 2000.
“Pendidikan setinggi mungkin adalah impian saya sejak lulus kuliah S1 pada tahun 2000. Bagi saya, pendidikan bukan hanya menjadi wujud eksistensi dan pembuktian diri, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang,” ujar Donny Pur.
Ia menambahkan bahwa dunia pendidikan memberikan manfaat yang jauh lebih luas daripada sekadar memperoleh gelar akademik.
“Berkuliah membuka wawasan, memperluas cara berpikir, sekaligus menghadirkan jaringan pertemanan dan kolaborasi yang sangat berharga dalam kehidupan maupun dunia profesional. Saya percaya bahwa proses belajar tidak pernah mengenal batas usia,” katanya.
STEBI Lampung Siapkan Lulusan Siap Hadapi Industri Syariah
Sementara itu, Prof. Dr. Tulus Suryanto, M.M., Akt., C.A. mengapresiasi perkembangan Program Magister Ekonomi STEBI Lampung yang dinilai terus menghasilkan lulusan dengan kemampuan akademik dan pengalaman praktis yang saling melengkapi.
“Program Magister Ekonomi STEBI Lampung dirancang untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya memahami teori ekonomi syariah secara mendalam, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam dunia usaha, industri, pemerintahan, maupun sektor keuangan syariah,” ucapnya.
Ia mengatakan proses pembelajaran di STEBI Lampung didukung tenaga pengajar yang berasal dari kalangan akademisi sekaligus praktisi sehingga materi yang diberikan lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kami bersyukur didukung oleh tenaga pengajar yang berasal dari kalangan akademisi sekaligus praktisi, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan zaman.”
Prof. Tulus optimistis capaian akreditasi unggul yang diraih institusi akan semakin memperkuat kontribusi lulusan STEBI Lampung terhadap perkembangan ekonomi syariah nasional.
“Dengan capaian akreditasi unggul yang telah diraih institusi, kami optimistis para lulusan STEBI Lampung akan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” pungkasnya.



















Discussion about this post