Jakarta, Kabariku.com – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu, hingga Deputi Dewan Gubernur Bank Indonesia, mengapresiasi Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang rutin menginisiasi rapat koordinasi untuk memastikan Indonesia tetap tangguh menghadapi badai ketidakpastian global.
Hal itu diungkapkan keduanya seusai berdiskusi dengan Dasco di DPR RI, Senin (29/6/2026).
“Terima kasih Pak Dasco, DEN diundang ke DPR untuk memaparkan keadaan ekonomi terkini serta respons yang tepat terhadap perekonomian domestik maupun global. Ini juga yang sudah kami berikan kepada presiden tiga pekan lalu,” kata Mari Elka Pangestu.
Deputi Dewan Gubernur BI Destry Damayanti juga mengakui, rapat rutin bersama DPR ini bisa menjadi wadah bank sentral menjelaskan strategi-strategi stabilitas, utamanya soal fluktuasi nilai tukar Rupiah.
“Kami berterima kasih kepada Pak Dasco. Ini sebenarnya pertemuan rutin, koordinasi antara pihak fiskal dan moneter,” kata Destry.
Dia menambahkan, dalam kondisi pasar global yang penuh gejolak, Bank Indonesia harus bergerak cepat dengan kebijakan-kebijakan yang taktis.
Fokus utama otoritas moneter saat ini adalah menjaga agar nilai tukar tetap stabil dan likuiditas di pasar domestik tetap terjaga dengan baik.
“Tentu saja, sebagai respons ketidakpastian global, BI memang perlu membuat kebijakan bersifat jangka pendek. Ini semata-mata untuk menjaga stabilitas,” kata Destry.
Lebih lanjut, ia merinci dua poin utama yang menjadi perhatian serius Bank Indonesia dalam jangka pendek.
“Tadi kami berdiskusi tentang nilai tukar Rupiah. Lalu tentang likuiditas,” ungkapnya.
Mensesneg Prasetyo Hadi, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menekankan kunci keberhasilan Indonesia melewati tantangan ekonomi ini adalah soliditas koordinasi.
Ia berharap hubungan harmonis antara DPR dan pemerintah dalam mengawal isu ekonomi dapat terus ditingkatkan demi kepentingan rakyat luas.
“Pemerintah berterima kasih kepada Pak Dasco dan semua yang terlibat. Harapannya, koordinasi seperti ini bisa memicu semangat positif dan perekonomian bisa berjalan sesuai harapan,” kata Prasetyo Hadi.
Prasetyo menggambarkan kerja sama antara pemerintah dan DPR dalam mengelola ekonomi layaknya sebuah tim olahraga.
Di mana setiap elemen harus memiliki visi yang sama dan saling mendukung dalam setiap pergerakan kebijakan.
“Hari ini lengkap, karena dihadiri oelh DEN yang menjabarkan pandangan serta memberikan saran,” kata dia.
Menariknya, Prasetyo juga memberikan analogi segar dengan mengaitkan suasana Piala Dunia 2026 yang sedang berlangsung.
Menurutnya, mengelola ekonomi sebuah negara besar seperti Indonesia di masa krisis memerlukan strategi kolektif yang presisi.
“Kebetulan lagi Piala Dunia 2026. Kami ini ibarat tim sepak bola. Mengurus ekonomi itu seperti tim sepak bola, semua lini, baik belakang, tengah dan depan, harus berkoordinasi.” Ujarnya
Ia menegaskan seluruh aspek ekonomi, mulai dari kebijakan besar hingga teknis di lapangan, harus terintegrasi dengan sempurna.
“Semua lini harus memberikan masukan soal kebijakan-kebijakan, baik makro, fiskal, maupun sektor riil.” Tutup mensesneg .
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com



















Discussion about this post