Jakarta, Kabariku – Koordinator Aliansi Rakyat untuk Prabowo, Muhammad Natsir, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) sebagai dua program unggulan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.
Karena itu, Natsir menilai penolakan terhadap kedua program tersebut disuarakan oleh sekelompok mahasiswa yang mengatasnamakan rakyat Indonesia merupakan bentuk kesesatan berpikir atau logical fallacy.
“MBG dan Kopdes merupakan salah satu program keberpihakan Presiden Prabowo Subianto terhadap pembangunan SDM dan menciptakan poros ekonomi akar rumput,” kata Natsir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (17/6).
Ia menyebut masyarakat akar rumput telah merasakan dampak positif dari pelaksanaan kedua program tersebut.
Natsir juga menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual seharusnya berpikir visioner dalam melihat berbagai program yang dijalankan Presiden Prabowo.
Menurutnya, program-program tersebut merupakan amanat konstitusi dan Undang-Undang Dasar 1945.
“Mahasiswa sebagai kaum intelektual harus berfikir visioner dalam melihat sejumlah program Presiden Prabowo Subianto. Terlebih, program ini merupakan mandat konstitusi dan UUD 1945,” ujarnya.
Selain menghadirkan program yang berpihak kepada rakyat, Natsir mengatakan Presiden Prabowo juga telah mengambil langkah berani dengan menertibkan kebocoran uang negara yang nilainya mencapai puluhan ribu triliun setiap tahun.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo juga melakukan pemangkasan pemborosan anggaran negara yang selama ini menjadi salah satu tuntutan reformasi 1998.
“Atas dasar itu, nasionalisme dan sikap patriotisme sekelompok mahasiswa yang menolak program tersebut patut dipertanyakan. Mestinya mereka ini berjuang untuk rakyat dan negara,” tandas Natsir.*
Baca juga :
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com


















Discussion about this post