• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Senin, Mei 18, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Pernyataan Presiden Prabowo ‘Warga Desa Tak Pakai Dolar’

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
18 Mei 2026
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut masyarakat desa tidak menggunakan dolar.

Menurutnya, ucapan Presiden disampaikan dalam konteks komunikasi kepada warga pedesaan dan bukan berarti mengabaikan dampak nilai tukar rupiah terhadap perekonomian nasional.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Menkeu Pur mengatakan Presiden memahami kondisi ekonomi dan pergerakan rupiah secara menyeluruh.

RelatedPosts

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Danantara Targetkan Lahan Dekat Masjidil Haram untuk Kampung Haji

Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Pengawasan dan Layanan Digital demi Jaga Kepercayaan Nasabah

Ia menyebut pernyataan tersebut merupakan bahasa populer yang digunakan untuk menenangkan masyarakat di tengah tekanan nilai tukar.

“Itu kan bicara di pedesaan, konteksnya di situ. Bukan berarti Pak Presiden enggak ngerti rupiah. Dia kan jago, beneran,” kata Menkeu Pur di Jakarta, Senin (18/5/2026).

Presiden Prabowo Tanggapi Dinamika Pelemahan Rupiah

Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam pidatonya menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat desa tidak menggunakan dolar dalam aktivitas sehari-hari.

Pernyataan itu disampaikan saat menanggapi dinamika pelemahan rupiah dan kondisi ekonomi global.

“Jadi saya yakin sekarang ada yang selalu sebentar-sebentar Indonesia akan collapse, akan chaos, akan apa rupiah begini, dolar begini, orang rakyat di desa nggak pake dolar, kok,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Sabtu (16/5).

Menanggapi polemik yang berkembang, Purbaya menegaskan ucapan Presiden harus dipahami sesuai konteksnya.

Menkeu Optimistis Kondisi Mulai Membaik

Ia menilai dampak pelemahan rupiah terhadap imported inflation atau inflasi akibat kenaikan harga barang impor tidak selalu signifikan secara langsung bagi masyarakat.

Baca Juga  Kepala Kantor Komunikasi Presiden: Presiden Instruksikan Jajaran Kabinet Segera Susun Tim Kerja yang Solid dan Bekerja Efisien

“Imported inflation secara teoritis enggak terlalu signifikan kok,” ujarnya.

Meski mengakui pasar keuangan tengah mengalami tekanan, Menkeu optimistis kondisi akan mulai membaik pada pertengahan pekan ini.

Pemerintah, kata dia, mulai masuk ke pasar obligasi atau surat utang negara secara bertahap guna meredam tekanan di pasar keuangan.

“Pemerintah sudah masuk ke bond market sedikit demi sedikit, asing juga mulai masuk, sehingga tekanan di bond mestinya berkurang,” katanya.

Menurut Menkeu, meredanya tekanan di pasar obligasi akan berdampak positif terhadap sentimen nilai tukar rupiah. Ia pun memastikan fundamental ekonomi Indonesia masih berada dalam kondisi kuat.

Menkeu Pur menyebut laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga April menunjukkan kinerja yang positif. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak khawatir terhadap kondisi fiskal nasional.

“Fondasi kita memang betul-betul bagus, jadi Anda enggak usah khawatir,” ujarnya.

Kondisi Fiskal Indonesia Tetap Sehat

Ia juga membantah anggapan bahwa APBN sedang bermasalah. Menurutnya, kondisi fiskal Indonesia tetap sehat dan pemerintah tidak hanya mengandalkan belanja negara untuk menjaga pertumbuhan ekonomi.

“Fundamental ekonomi kita bagus, fiskal kita bagus,” kata Purbaya.

Lebih lanjut, Purbaya mengatakan pemerintah terus mendorong sektor swasta agar tetap bergerak dan menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,6 persen pada triwulan pertama 2026 tidak semata-mata berasal dari belanja pemerintah.

Dari total pertumbuhan tersebut, sekitar 2,9 persen disumbang konsumsi rumah tangga, 1,7 persen berasal dari investasi, dan 1,3 persen dari belanja pemerintah. Sementara sisanya berasal dari kontribusi ekspor dan impor.

“Yang men-drive dan memberi kontribusi terbesar ke pertumbuhan adalah belanja masyarakat. Daya belinya masih cukup bagus,” ujarnya.

Baca Juga  Tahun 2021, Penghasilan PNS Minimal Rp 9 Juta Per Bulan

Menkeu Pur menambahkan, capaian pertumbuhan ekonomi 5,6 persen tersebut diraih di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak. Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat tetap tenang menghadapi tekanan terhadap rupiah.

“Jangan khawatir. Kita betul-betul memperbaiki ekonomi dan sudah kelihatan,” tandasnya.*

Baca juga :

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: APBNdollarMenkeu Purbayapelemahan rupiahPresiden Prabowo Subiantowarga desa tak pakai dolar
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

RelatedPosts

Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit PNM untuk rakyat kecil dipangkas hingga di bawah 9 persen. (Istimewa)

Presiden Prabowo Perintahkan Bunga PNM Dipangkas di Bawah 9 Persen, Rosan Siap Turunkan Jadi 8 Persen

13 Mei 2026

Hashim Djojohadikusumo Ungkap Danantara Targetkan Lahan Dekat Masjidil Haram untuk Kampung Haji

24 April 2026
Pemimpin Wilayah Pegadaian Kantor Wilayah IX, Maryono (Istimewa)

Pegadaian Kantor Wilayah IX Perkuat Pengawasan dan Layanan Digital demi Jaga Kepercayaan Nasabah

16 April 2026
Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 luncurkan program MPL 2026 untuk membantu masyarakat dan mendorong UMKM lokal.(Istimewa)

Pegadaian Kantor Wilayah IX Luncurkan Program MPL 2026 untuk Warga dan UMKM

17 Maret 2026

Tindak Lanjuti Keluhan Warga di Media Sosial, Wabup Garut Kunjungi Pasar Andir Terkait Stok Gas

13 Maret 2026

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Garut Gelar Gerakan Pangan Murah Selama Ramadhan

13 Maret 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Menkeu Purbaya Buka Suara Soal Pernyataan Presiden Prabowo ‘Warga Desa Tak Pakai Dolar’

18 Mei 2026
Diskusi publik di Tebet, Jakarta Selatan, membahas pentingnya menjaga supremasi sipil, demokrasi, dan penegakan negara hukum di tengah dinamika relasi sipil dan militer.(Bemby/kabariku)

Diskusi di Tebet Soroti Pentingnya Menjaga Supremasi Sipil dan Negara Hukum

18 Mei 2026

Reses DPRD Garut, Yuda Berikan Pelayanan Publik Langsung untuk Warga, Sekaligus Serap Aspirasi

18 Mei 2026
Dinas Perkim Kabupaten Cianjur

Perkim Perbaiki 63 Unit Rutilahu Sebesar Rp1.8 Miliar dari Pemkab Cianjur

18 Mei 2026

Waspadai Modus Jual-Beli Titik SPPG, BGN Buka Hotline Pengaduan “SAGI 127”

18 Mei 2026

Rupiah Centrum: Saatnya Keluar dari Bayang-Bayang Dollar

18 Mei 2026

200 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Menkomdigi Ajak Keluarga Jadi Benteng Utama

18 Mei 2026

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Mensesneg: Cadangan Beras Tembus 5,3 Juta Ton

18 Mei 2026

Pemerintah Resmi Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei 2026, Iduladha 27 Mei 2026

18 Mei 2026

Desa Nelayan Modern Hadir di Miangas, Presiden Prabowo Bangun Ekonomi Biru Wilayah Perbatasan

10 Mei 2026

Kabar Terpopuler

  • Bu Guru Salsa yang viral, kini bahagia menjadi istri seorang PNS

    Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • MK Kabulkan Pencabutan Uji Materi UU APBN 2026 Terkait Tata Kelola MBG

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST 2025 WIKA Beton Sahkan Dividen Tunai, Ini Susunan Direksi dan Komisaris Terbaru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ahmad Khozinudin Minta Polri Profesional Tangani Kasus Ade Armando dan Grace Natalie

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wapres Gibran Dorong Kepala Daerah Aktif Promosikan Destinasi Wisata di Forum BBTF 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Deretan Kapolri Terlama: Fondasi R.S. Soekanto, Integritas Hoegeng hingga Polri Presisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelarangan Film “Pesta Babi”, YLBHI: Pengangkangan Konstitusi dan Ancam Kebebasan Berekspresi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com