Kupang, Kabariku – Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur, Rudi Darmoko, memberikan penghargaan kepada sejumlah personel berprestasi di lingkungan Polda Nusa Tenggara Timur dalam apel pagi yang berlangsung khidmat, pada akhir Maret lalu.
Pemberian penghargaan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kapolda NTT Nomor Kep/307/III/2026 dan Kep/308/III/2026.
Apresiasi diberikan sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi dan kinerja luar biasa anggota dalam menjalankan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebanyak empat perwakilan personel menerima penghargaan atas aksi nyata di lapangan. Mereka dinilai menunjukkan respons cepat, keberanian, serta kepedulian tinggi dalam berbagai situasi darurat.
Salah satu penerima penghargaan adalah Arina Eklesia Behhi, S.H., bersama Aipda Dewy Asroningsih Padaka dari Direktorat Lalu Lintas Polda NTT.
Keduanya diapresiasi atas kesigapan membantu seorang ibu hamil yang hendak melahirkan dalam kondisi darurat, mencerminkan komitmen Polri dalam melindungi dan melayani masyarakat.
Selain itu, Bharada Robert Alfandy Humsimbu dari Satbrimobda NTT juga mendapat penghargaan atas keberaniannya dalam proses evakuasi korban tenggelam.
Sementara itu, personel dari Detasemen Gegana dan Kompi 2 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda NTT turut diapresiasi atas kontribusi mereka dalam penanganan bencana tanah longsor, termasuk upaya penyelamatan warga dan pemulihan kondisi wilayah terdampak.

Dalam sambutannya, Kapolda NTT menyampaikan rasa bangga atas capaian anggotanya yang dinilai telah memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat maupun institusi Polri.
“Pagi ini saya sangat bahagia dan bangga karena untuk kesekian kalinya ada anggota Polda NTT yang berprestasi. Mereka tidak hanya berbuat baik untuk diri sendiri, tetapi juga mengharumkan nama institusi,” ujar Rudi Darmoko.
Dalam momentum yang masih bertepatan dengan suasana hari raya, Kapolda turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota yang merayakan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, sekaligus mengajak memperkuat kebersamaan melalui kegiatan halal bihalal yang digelar usai apel.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme di tubuh Polri. Seluruh personel diminta menghindari perilaku menyimpang yang dapat merusak kepercayaan publik.
“Saya mengajak kita semua meninggalkan hal-hal yang menyimpang. Jangan sampai kita dikenal karena hal negatif. Mari berlomba-lomba berbuat baik untuk mengangkat nama institusi,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya budaya saling mengingatkan di lingkungan kerja, baik antara pimpinan dan bawahan maupun sesama rekan, guna menciptakan institusi yang solid dan berintegritas.
“Sudah tidak waktunya lagi anggota melakukan penyimpangan, ayo sama-sama kita niatkan untuk berbuat baik dan jadikan setiap tugas sebagai ibadah,” pungkasnya.*
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com






















Discussion about this post