• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Januari 29, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Uncategorized

Pesantren Mikhul Ibadah Banjaran, Ponpes Berbasis Agama Budaya dan Nasionalis Pertama di Indonesia Diresmikan Abah H Anton Charliyan

Redaksi oleh Redaksi
16 Mei 2022
di Uncategorized
A A
0
ShareSendShare ShareShare

BANDUNG, Kabariku- Pada Pertengah Bulan Mei ini Irjen Pol.Purn H. Anton Charliyan tokoh Sunda yang juga mantan Kapolda Jabar meresmikan Pesantren Mukhul Ibadah Kadaun Seureuh.

Pesantren seluas 2 Ha memiliki karakteristik sangat khas dan unik ini berlokasi di wilayah Banjaran, Bandung, Jawa Barat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kenapa kita katakan sangat khas? karena mulai dari model bangunan, kurikulum, tata  cara berpakaian serta adat dan tradisinya lebih khusus,” kata H. Anton Cahliyan. Senin (16/5/2022).

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

Abah Anton sapaan akrab H. Anton Charliyan menjelaskan kekhasan Pesantren Mukhul Ibadah Kadaun Seureuh yakni mensinergikan antara nilai religius Islami, Budaya dan Nasionalalis.

H. Anton Charliyan menyebut cinta tanah air dengan sangat nyata. Ia menuturkan mulai dari bangunan Pesantren terlihat perpaduan antara gaya mesjid Nabawi dengan model Mesjid Cipta rasa Cirebon .

Peninggalan Syech Sunan Syarif Hidayatullah atau mesjid Sunan Kudus yang berbentuk gerbang candi dengan rumah-rumah panggung adat Nusantara.

“Pakaian Santrinya memakai iket dan Pangsi, serta di lingkungan pesantren terlihat simbol-simbol merah putih mewarnai lingkungan Ponpes,” tuturnya.

H. Anton Charliyan yang tercatat merupakan Keluarga Besar Ponpes Suryalaya Tasikmalaya, pada acara pembukaan Ponpes Mukhul Ibadah Kadaun Seureuh dalam sambutanya mengatakan, Berdirinya Pesantren ini merupakan salah satu solusi untuk bisa berkontribusi dalam rangka memecahkan persoalan bangsa.

“Saat ini nilai-nilai Budaya dan Nasionalis sedang dibenturkan dengan pemahaman nilai agamis yang salah kaprah, sehingga menyebabkan masyarakat menjadi resah, bingung dan terpecah belah. Jika dibiarkan akan mengarah pada Disintegrasi Bangsa,” tukasnya.

Baca Juga  Deni SP Pemuda Asli Desa Sarimukti Kalahkan Incumbent di Pilkades serentak Pasirwangi Garut

Maka dengan lahirnya model-model Pesantren yang lebih konsen, kata H. Anton Charliyan, mengkhususkan diri kearahan kurikulum pembelajaran nilai Budaya dan Nasionalis.

“Penguat utama nilai Religius Keagamaan, yang memang menjadi Pondasi Dasar sebuah Pesantren, merupakan langkah cerdas dari para Ulama, Kiayi , Ustad, Habaib dan tokoh agama yang masih berjiwa Nasionalis Hizbul waton Minal Iman,” tuturnya.

Menurutnya, Hal itu akan ikut membentengi Bangsa dan Negara dari kepentingan-kepentingan Politik yang sering menjual agama untuk membodohi masyarakat awam.

Diakuinya, Pesantren model ini mungkin yang peratama kali berdiri di Jawa barat bahkan disebutkan Ponpes yang pertama di Indonesia yang memadukan Agama, Budaya dan Nasionalis.

Harapannya dengan berdirinya Pesantren model ini akan diikuti oleh para Ulama, tokoh Agama, tokoh budaya dan tokoh Nasionalis, untuk membangun Ponpes serupa,

“Dalam rangka ikut menjaga NKRI dengan nyata, sekali lagi ikut menjaga NKRI dengan nyata, dari rongrongan kelompok-kelompok yang saat ini kita ketahui bersama senantiasa berusaha untuk menghancurkan dan ingin mengganti Tatanan Negara kita yg berdasarkan Pancasila dengan ideologi yang berkedok Agamis,” terangnya.

“Untuk itu mohon dukungan penuh dari semua fihak, terutama tokoh agama, tokoh Politik, para pengusaha, Cendikiawan dll, khususnya dari Aparatur Pemerintah”.  Demikian abah Anton Charly panggilan akrab mantan Kadiv Humas Polri ini menutup sambutannya.

Sementara itu  Habib Haidar Alwi tokoh anti Intoleransi menambahkan, Model-model pesantren seperti ini harus jadi cikal bakal Ponpes berbasis Budaya.

“Harus dikembangkan di seluruh Penjuru tanah air untuk menyelamatkan NKRI dari pengaruh Intoleransi dan Radikalisme,” kata Habib Haidar Alwi.

Adapun jajaran para Pengasuh Ponpes ini di pimpin oleh: KH Syaiful Kholiq dari Lirboyo Jatim’ Al Habib Muhammad Iqbal Alayidrus;

Baca Juga  Pasca Operasi di RS Santosa, Bupati Garut Kembali Melakukan Aktivitas Rutin

Sementara jajaran Penasihat dan Pembina: Habib Umar Assegaf; KH. Bobon Suryalaya; KH. Abu Yasir, dll.

Jajaran penggagas awal berdirinya pesantren antaralain: Abah H Anton Charliyan; KH. Habib Khaidar Alwi; H M Samuel Lalengko; serta pengurus inti pesantren lainnya.

Pesantren ini dibangun khusus untuk menjawab tantangan bangsa saat ini yang dirasakan makin turunnya jiwa Nasionalisme dan cinta Tanah Air dikalangan generasi muda, terutama menjelang  tahun-tahun panas 2024 mendatang.

Hadir dalam  peresmian pesantren: Camat Banjaran mewakili Bupati Bandung, Kapolsek, Danramil, Ketua MUI Banjaran, Ketum Laskar Siliwangi HM Samuel Lalengko, para Tokoh agama dan Budaya di Wil.Jabar.

Acara berlangsung tertib, khidmat dan meriah. Usai pembukaan acara berlanjut Pagelaran Wayang dari Padepokan Giri Harja yang sudah sangat populer di tatar Sunda.***

Red/K.101

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: ABAH H ANTON CHARLIYANEks Kapolda JabarKeluarga Besar Ponpes Suryalaya TasikmalayaMUI BanjaranPesantren Mikhul Ibadah BanjaranPolsek Banjaran
ShareSendShareSharePinTweet
ADVERTISEMENT
Post Sebelumnya

Gunhar: “Pajang Wajah Erick Thohir di Iklan BUMN, Bentuk Penyalahgunan Jabatan”

Post Selanjutnya

Jaksa Agung Pastikan Jajarannya Tuntaskan Kasus Korupsi Ekspor Crude Palm Oil dan Turunannya

RelatedPosts

Rakernis Satgas Saber Pungli 2023, Dr. Andry Wibowo: Memitigasi Pungli di Sektor Bea Cukai

15 Juni 2023

Dukung Sistem Pemilu Proporsional Terbuka, Puluhan Tokoh Nasional Ajukan Amicus Curiae Jelang Putusan MK

10 Juni 2023

Pemkab Garut Terbitkan SE Terkait Peningkatan Sistem Mitigasi Gempa Bumi

8 Juni 2023

Polres Garut Gerebek Dua Perusahaan Penyalur TKI Ilegal 14 Diamankan

8 Juni 2023

Sosialisasi dan Implementasi Peraturan dan nonPeraturan Produk Hukum Bawaslu

8 Juni 2023

‘Inovasi Social Enterprice’ Desa Cinta Karangtengah Wakili Garut Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Jawa Barat 2023

7 Juni 2023
Post Selanjutnya

Jaksa Agung Pastikan Jajarannya Tuntaskan Kasus Korupsi Ekspor Crude Palm Oil dan Turunannya

Jelang Muscab Partai Demokrat Kabupaten Garut 2022-2027 Suhu Politik Panas, Ini Kata H. Dadang Sudrajat

Discussion about this post

KabarTerbaru

Wali Kota Madiun, Maidi usai ditetapkan sebagai tersangka KPK. (Foto:Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Geledah Kantor Wali Kota Madiun, Dokumen dan Duit Puluhan Juta Rupiah Disita

29 Januari 2026
Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim usai menjalani pemeriksaan KPK. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Eks Komisaris PT IAE Iswan Ibrahim Tidak Banding di Perkara PGN

28 Januari 2026
Wali Kota Aceh Sayuti Abubakar terpilih sebagai Ketua Komisariat Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila periode 2026–2030 (Bemby/kabariku)

Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers terkait laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Komisi Yudisial Terima 2.649 Aduan Publik dan Usulkan Sanksi Etik 124 Hakim di 2025

28 Januari 2026
Komisi Yudisial (KY) menggelar konferensi pers laporan tahunan 2025. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

Raih WTP ke-18, Indeks Kinerja Komisi Yudisial 2025 Nyaris Sempurna

28 Januari 2026

ADPPI: Geothermal Energi Bersih, Dampak Ekologis Bisa Dikelola

28 Januari 2026
Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku)

KPK Terbitkan Aturan Baru Pelaporan Gratifikasi 2026, Ini Daftar Perubahannya

28 Januari 2026

Menkeu Purbaya: Sektor Keuangan Terjaga, Ekonomi 2026 Diproyeksi 5,4 Persen

28 Januari 2026

Dukung Program Pemerintah, Mensesneg: 435 Regulasi Diterbitkan Sejak Oktober 2024

28 Januari 2026

Kabar Terpopuler

  • Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Wakil Presiden RI 1993-1998

    Mengenal Tujuh  Anak Try Sutrisno: Dari Jenderal, Dosen, hingga Psikolog di Amerika Serikat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BNN Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu di Aceh Timur, Satu Kurir Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sayuti Abubakar, Wali Kota Lhokseumawe Nahkodai Alumni Fakultas Hukum Universitas Pancasila

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Advokat hingga Wali Kota, Sayuti Abubakar Masuk Radar Ketua Alumni FHUP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR BI Terus Berjalan, Penahanan Tersangka Tunggu Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • AMPPIBI Apresiasi Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Tetapkan Empat Tersangka Baru Korupsi Dana BOS Mts di Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menutup Masa Dinas, Komjen Chryshnanda Tinggalkan Warisan Reformasi di Tubuh Polri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com Terverifikasi Faktual Dewan Pers dan telah mendapatkan Sertifikat dengan nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Dwi Warna
  • Hukum
  • Politik
  • Lainnya
    • Opini
    • Artikel
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com