Garut, Kabariku – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Garut, H. Subhan Fahmi, resmi dipercaya memimpin Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Garut periode 2026-2031.
Usai menerima mandat sebagai Ketua DPC PKB Garut, Subhan langsung memasang target tinggi bagi partainya, yakni meraih 9 hingga 10 kursi DPRD dan menjadi pemenang Pemilu di Kabupaten Garut.
Menurut Subhan, target tersebut bukan sekadar ambisi politik, melainkan bagian dari program kerja yang telah disepakati PKB Garut hingga menghadapi Pemilu 2029.
“Ini sudah menjadi komitmen bersama di PKB. Target kita ke depan adalah meraih 9 sampai 10 kursi DPRD Kabupaten Garut. Dengan capaian itu, mudah-mudahan PKB bisa menjadi pemenang Pemilu dan mendapatkan kursi Ketua DPRD Kabupaten Garut,” ujar Subhan Fahmi.
Untuk mewujudkan target tersebut, PKB Garut telah melakukan pemetaan politik secara menyeluruh di setiap daerah pemilihan (dapil). Dari hasil pemetaan itu, terdapat sejumlah dapil yang dinilai memiliki potensi besar untuk menambah perolehan kursi PKB.
“Kami sudah melakukan pemetaan di seluruh dapil. Ada beberapa wilayah yang memiliki peluang untuk menambah hingga dua kursi. Tentu ini harus didukung oleh calon-calon yang lebih mumpuni dan memiliki basis dukungan yang kuat di masyarakat,” katanya.
Selain fokus pada strategi elektoral, Subhan juga menegaskan komitmen PKB untuk memberikan ruang yang lebih besar kepada generasi muda dalam kepengurusan partai. Hal itu dibuktikan dengan dominasi anak muda dalam struktur kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) di 42 kecamatan yang telah terbentuk.
“Mayoritas ketua PAC yang sudah terbentuk merupakan anak-anak muda. Bahkan kami membatasi usia ketua tanfidz maksimal 35 tahun. Ini menjadi bukti bahwa PKB ramah terhadap generasi muda dan ingin menjadikan mereka sebagai motor penggerak partai,” ungkapnya.
Subhan menjelaskan, kepengurusan baru nantinya akan mengombinasikan kader lama dan kader baru. Menurutnya, pengalaman kader senior tetap dibutuhkan, namun harus dibarengi dengan energi dan gagasan segar dari generasi muda.
“Kita akan mengkolaborasikan pengurus lama dan baru. Kira-kira komposisinya 60 persen yang lama dan 40 persen yang baru. Selain anak muda, kami juga merekrut unsur pesantren, akademisi, praktisi hukum, dan berbagai elemen masyarakat lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa seluruh program kerja partai akan dievaluasi agar tetap relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat Garut. Prinsip yang dipegang PKB, kata Subhan, adalah mempertahankan program yang baik dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang.
“Kami dibesarkan dalam tradisi Nahdlatul Ulama yang mengajarkan menjaga hal-hal baik yang sudah ada dan mengambil hal-hal baru yang lebih baik. Karena itu, evaluasi akan terus dilakukan agar PKB semakin kuat dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.
Terkait wilayah yang masih menjadi tantangan bagi PKB, Subhan mengakui masih ada beberapa dapil yang perolehan suaranya perlu ditingkatkan. Namun, hal itu justru menjadi fokus pembenahan ke depan melalui penguatan struktur partai dan penyiapan calon legislatif yang lebih kompetitif.
“Kami akan memperkuat struktur dan memperbanyak kader potensial di wilayah-wilayah yang selama ini perolehan suaranya masih rendah. Dengan kerja kolektif seluruh kader, saya optimistis target 10 kursi bisa tercapai,” pungkasnya.
Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com




















Discussion about this post