• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Sabtu, Agustus 8, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Ancaman Kelesuan Ekonomi di Akar Rumput Akibat Jeda Program Makan Bergizi

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
24 Juni 2026
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Yusup Supriadi
Sekjen Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD GEMAS)

Jakarta, Kabariku – Kebijakan meliburkan program makan bergizi gratis selama masa libur sekolah memang berpotensi memberikan efek domino yang signifikan terhadap perputaran ekonomi di tingkat bawah.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ketika sekolah libur dan program dihentikan, ekosistem ekonomi lokal yang baru terbentuk di sekitar program tersebut ikut “istirahat”.

RelatedPosts

PNM Peduli Renovasi Masjid Annajatul Faizin di Garut

Polemik Revitalisasi Pasar Baru Garut Kian Mengemuka, Transparansi Proyek Jadi Sorotan

Rocky Gerung: Keadilan Sosial Jadi Kunci Ekonomi, Singgung Ancaman Rupiah Tembus Rp25.000 per Dolar

Dampak utama yang bisa membuat dinamika ekonomi terasa semakin lesu adalah penurunan omzet petani, peternak, dan pedagang lokal.

Program ini mengandalkan rantai pasok lokal untuk memenuhi kebutuhan komoditas segar setiap harinya seperti beras, telur, daging ayam, sayur, dan susu. Hal ini akan berimplikasi pada hilangnya aktifitas pasar rutin.

Selama libur sekolah, para produsen lokal kehilangan pembeli siaga (offtaker) dalam jumlah besar secara mendadak.

Selain itu, implikasi yang paling signifikan adalah kemungkinan terjadinya risiko harga anjlok.

Pasokan pangan yang sudah disiapkan untuk program berisiko membanjiri pasar umum, yang justru berpotensi menurunkan harga jual di tingkat petani karena surplus pasokan short-term.

Berhentinya operasional dapur SPPG selama masa libur sekolah akan berdampak juga pada berhentinya pendapatan tenaga kerja sektoral. Unit pelayanan makanan atau dapur-dapur komunitas yang mengolah makanan menyerap banyak tenaga kerja lokal, terutama ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner.

Saat program libur, para pekerja harian atau borongan ini otomatis kehilangan pendapatan sementara. Kehilangan pemasukan ini langsung menurunkan daya beli operasional rumah tangga mereka untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Terbongkar! Alasan di Balik Pencopotan Dadan Hindayana Sebelum Akhirnya Ditahan Kejagung

Berkurangnya Perputaran Uang di Daerah (Multiplier Effect Melemah)

Salah satu esensi dari program berskala masif ini adalah menjaga agar uang negara langsung berputar di desa dan kecamatan.

Ketika aliran dana operasional harian dihentikan selama beberapa minggu, likuiditas atau ketersediaan uang tunai yang berputar di warung-warung dan pasar tradisional di daerah akan menurun. Hal ini memperparah kondisi konsumsi domestik yang memang sedang menantang.

Dari sisi penerima manfaat, keluarga kurang mampu harus kembali mengalokasikan anggaran ekstra untuk menyediakan makan siang bergizi anak-anak mereka di rumah selama libur.

Ini bisa menggeser alokasi pengeluaran rumah tangga dari kebutuhan sekunder/tersier lainnya kembali ke kebutuhan pokok, sehingga sektor usaha lain tetap sepi.

Tantangan Manajemen Rantai Pasok

Penghentian sementara ini juga menciptakan tantangan manajemen logistik. Rantai pasok pangan (terutama komoditas segar) tidak bisa dengan mudah “dimatikan dan dinyalakan” tanpa menimbulkan kerugian atau ketidakpastian bagi para peternak dan petani yang siklus produksinya terus berjalan.

Kebijakan meliburkan program makan bergizi gratis selama libur sekolah bukan sekadar menghentikan distribusi menu makan siang di ruang kelas, melainkan menghentikan paksa mesin pertumbuhan ekonomi yang baru saja hidup di tingkat akar rumput.

Bagi daerah, program ini adalah stimulus ekonomi lokal yang paling konkret karena uang negara langsung mengalir dan berputar di pasar-pasar tradisional, kelompok tani, dan dapur-dapur desa.

Ketika program ini diliburkan, dampak instannya langsung memukul urat nadi perekonomian masyarakat bawah, sementara ekonomi lokal membutuhkan stabilitas sirkulasi keuangan yang konsisten tanpa jeda.

Untuk mengantisipasi kelesuan ini, kebijakan pemberhentian operasional dapur SPPG selama libur sekolah ini perlu ditinjau ulang dari kacamata bisnis lokal.

Solusinya adalah program bisa dimodifikasi skemanya – misalnya dengan menyalurkan paket bahan pangan pokok mentah langsung ke rumah tangga sasaran, sehingga serapan dari petani dan perputaran ekonomi lokal tetap terjaga.*

Baca Juga  Pekerja Dapur Harap MBG Jalan Terus: Serap Tenaga Kerja dan Bantu Petani

Baca juga :

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan
Gapembi Dukung Program MBG, Minta BGN Sinkronkan SE dengan Aturan dan Perjanjian Mitra
Tags: BGNGEMASHimpunan Mitra Dapur Generasi Emaskelesuan ekonomiMBG dihentikanProgram MBG
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kemhan Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Peserta SPPI, Evaluasi Menyeluruh Program Dilakukan

Post Selanjutnya

Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

RelatedPosts

PNM Peduli Renovasi Masjid Annajatul Faizin di Garut

8 Agustus 2026

Polemik Revitalisasi Pasar Baru Garut Kian Mengemuka, Transparansi Proyek Jadi Sorotan

6 Agustus 2026

Rocky Gerung: Keadilan Sosial Jadi Kunci Ekonomi, Singgung Ancaman Rupiah Tembus Rp25.000 per Dolar

5 Agustus 2026

Harga Pertamax Turun Mulai 1 Agustus 2026, Ini Daftar Lengkap BBM Non-Subsidi Terbaru

1 Agustus 2026

Kinerja Semester Satu BTPN Syariah, Konsisten Perbaiki Kualitas, Pembiayaan Tumbuh 9%

29 Juli 2026

Syahganda Dorong Koperasi Jadi Kekuatan Baru, Tinggalkan Dominasi Oligarki

29 Juli 2026
Post Selanjutnya

Polda Metro Jaya Tegaskan Minta Pihak UBK Buktikan Pengakuan Oknum Polisi Terkait Dana Rp20 Juta

PNM Hadirkan Ruang Pintar Karangpawitan, Buka Akses Belajar Informal bagi Anak-Anak Garut

Discussion about this post

KabarTerbaru

PNM Peduli Renovasi Masjid Annajatul Faizin di Garut

8 Agustus 2026

DPD RI Hadirkan Kantor Perwakilan di Serang untuk Tampung Aspirasi Warga Banten

8 Agustus 2026

Febrie Adriansyah Kembali ke Rutan KPK Usai Diperiksa Tim 9 Kejagung sebagai Tersangka dan Saksi TPPU

8 Agustus 2026

Massa Penambang Datangi Kantor PT Timah di Gantung, Aksi Berujung Ricuh dan Kebakaran Jadi Sorotan

8 Agustus 2026
Dok.Foto : Istimewa

Indonesia Gagal Lolos ke Semifinal Piala AFF 2026 Usai Ditahan Singapura 1-1

7 Agustus 2026

Polda Metro Jaya Dalami Temuan 996 Benda Menyerupai Senjata di Yayasan Sekolah Swasta Jakarta Selatan

7 Agustus 2026

Kapolri Rombak Jajaran Perwira Tinggi, 9 Irjen Polri Berganti Jabatan

7 Agustus 2026

Perkuat Sinergi, Kapolres Garut Sambangi Kantor ATR/BPN

7 Agustus 2026

inDrive Rampungkan Fase Pertama Kampanye “Drive Your Future”, Edukasi Ratusan Pelajar Garut tentang Keselamatan Berkendara

7 Agustus 2026

Presiden Prabowo Terima Laporan Program Strategis TNI hingga Persiapan HUT ke-81 RI

7 Agustus 2026

Kabar Terpopuler

  • Dok.Foto:Istimewa

    Mabes Polri Bungkam soal Masa Aktif Wakapolri, Status Komjen Dedi Prasetyo Masih Jadi Tanda Tanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPP Persadha Nusantara Resmi Dilantik, Tetapkan 10 Agenda Transformasi Lembaga Hindu 2045

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perebutan Presidium KAHMI Jabar Dinilai Jadi Momentum Perkuat Jalan KDM Menuju Pilpres 2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Publik Pertanyakan Pelayanan SPBU 24.331.148 Kurau, BBM untuk Warga Disebut Habis, Diduga Pengerit Tetap Dilayani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Komjak RI Koordinasi Kemenko Polkam Kawal Penanganan Kasus Korupsi dan TPPU Mantan Jampidsus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Agus Muttaqien Alfaz Siap Pimpin MW KAHMI Jabar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dasco Instruksikan Kader Kawal Program Prabowo dan Perangi Hoaks

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com