• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Rabu, Juni 24, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Ekonomi

Ancaman Kelesuan Ekonomi di Akar Rumput Akibat Jeda Program Makan Bergizi

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
24 Juni 2026
di Ekonomi
A A
0
ShareSendShare ShareShare

oleh :
Yusup Supriadi
Sekjen Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas (HMD GEMAS)

Jakarta, Kabariku – Kebijakan meliburkan program makan bergizi gratis selama masa libur sekolah memang berpotensi memberikan efek domino yang signifikan terhadap perputaran ekonomi di tingkat bawah.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Ketika sekolah libur dan program dihentikan, ekosistem ekonomi lokal yang baru terbentuk di sekitar program tersebut ikut “istirahat”.

RelatedPosts

KRISTAInterFOOD 2026 Resmi Meluncur, Hadirkan Ribuan Pelaku Industri F&B di PIK 2

Kemendag Fasilitasi Pengaduan Konsumen Tokopedia dan TikTok Shop, Perkuat Perlindungan Transaksi Digital

Kemendag Lepas Ekspor Fabrikasi Baja ke Kanada, Nilainya Capai Rp3,85 Miliar

Dampak utama yang bisa membuat dinamika ekonomi terasa semakin lesu adalah penurunan omzet petani, peternak, dan pedagang lokal.

Program ini mengandalkan rantai pasok lokal untuk memenuhi kebutuhan komoditas segar setiap harinya seperti beras, telur, daging ayam, sayur, dan susu. Hal ini akan berimplikasi pada hilangnya aktifitas pasar rutin.

Selama libur sekolah, para produsen lokal kehilangan pembeli siaga (offtaker) dalam jumlah besar secara mendadak.

Selain itu, implikasi yang paling signifikan adalah kemungkinan terjadinya risiko harga anjlok.

Pasokan pangan yang sudah disiapkan untuk program berisiko membanjiri pasar umum, yang justru berpotensi menurunkan harga jual di tingkat petani karena surplus pasokan short-term.

Berhentinya operasional dapur SPPG selama masa libur sekolah akan berdampak juga pada berhentinya pendapatan tenaga kerja sektoral. Unit pelayanan makanan atau dapur-dapur komunitas yang mengolah makanan menyerap banyak tenaga kerja lokal, terutama ibu-ibu rumah tangga dan pelaku UMKM kuliner.

Saat program libur, para pekerja harian atau borongan ini otomatis kehilangan pendapatan sementara. Kehilangan pemasukan ini langsung menurunkan daya beli operasional rumah tangga mereka untuk kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga  Ajukan Justice Collaborator, Sony Sonjaya Klaim Siap Bongkar Aktor Besar Kasus SPPG

Berkurangnya Perputaran Uang di Daerah (Multiplier Effect Melemah)

Salah satu esensi dari program berskala masif ini adalah menjaga agar uang negara langsung berputar di desa dan kecamatan.

Ketika aliran dana operasional harian dihentikan selama beberapa minggu, likuiditas atau ketersediaan uang tunai yang berputar di warung-warung dan pasar tradisional di daerah akan menurun. Hal ini memperparah kondisi konsumsi domestik yang memang sedang menantang.

Dari sisi penerima manfaat, keluarga kurang mampu harus kembali mengalokasikan anggaran ekstra untuk menyediakan makan siang bergizi anak-anak mereka di rumah selama libur.

Ini bisa menggeser alokasi pengeluaran rumah tangga dari kebutuhan sekunder/tersier lainnya kembali ke kebutuhan pokok, sehingga sektor usaha lain tetap sepi.

Tantangan Manajemen Rantai Pasok

Penghentian sementara ini juga menciptakan tantangan manajemen logistik. Rantai pasok pangan (terutama komoditas segar) tidak bisa dengan mudah “dimatikan dan dinyalakan” tanpa menimbulkan kerugian atau ketidakpastian bagi para peternak dan petani yang siklus produksinya terus berjalan.

Kebijakan meliburkan program makan bergizi gratis selama libur sekolah bukan sekadar menghentikan distribusi menu makan siang di ruang kelas, melainkan menghentikan paksa mesin pertumbuhan ekonomi yang baru saja hidup di tingkat akar rumput.

Bagi daerah, program ini adalah stimulus ekonomi lokal yang paling konkret karena uang negara langsung mengalir dan berputar di pasar-pasar tradisional, kelompok tani, dan dapur-dapur desa.

Ketika program ini diliburkan, dampak instannya langsung memukul urat nadi perekonomian masyarakat bawah, sementara ekonomi lokal membutuhkan stabilitas sirkulasi keuangan yang konsisten tanpa jeda.

Untuk mengantisipasi kelesuan ini, kebijakan pemberhentian operasional dapur SPPG selama libur sekolah ini perlu ditinjau ulang dari kacamata bisnis lokal.

Solusinya adalah program bisa dimodifikasi skemanya – misalnya dengan menyalurkan paket bahan pangan pokok mentah langsung ke rumah tangga sasaran, sehingga serapan dari petani dan perputaran ekonomi lokal tetap terjaga.*

Baca Juga  Dukung Upaya Pencegahan Covid 19, Perbankan Kurangi Jam Operasional

Baca juga :

Moratorium MBG Harus Memberi Kepastian bagi 12.000 SPPG Tahap Persiapan
Gapembi Dukung Program MBG, Minta BGN Sinkronkan SE dengan Aturan dan Perjanjian Mitra

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: BGNGEMASHimpunan Mitra Dapur Generasi Emaskelesuan ekonomiMBG dihentikanProgram MBG
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Kemhan Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Peserta SPPI, Evaluasi Menyeluruh Program Dilakukan

RelatedPosts

Peluncuran KRISTAInterFOOD 2026 menandai komitmen baru dalam membangun koneksi bisnis industri F&B Indonesia.(Irfan/kabariku.com)

KRISTAInterFOOD 2026 Resmi Meluncur, Hadirkan Ribuan Pelaku Industri F&B di PIK 2

23 Juni 2026
Oplus_131072

Kemendag Fasilitasi Pengaduan Konsumen Tokopedia dan TikTok Shop, Perkuat Perlindungan Transaksi Digital

23 Juni 2026

Kemendag Lepas Ekspor Fabrikasi Baja ke Kanada, Nilainya Capai Rp3,85 Miliar

23 Juni 2026

Resmikan Jalan Inpres di Sampang, Presiden Prabowo Janji Tingkatkan Biaya Pembangunan Desa

23 Juni 2026
Oplus_131072

Kemendag Jembatani Pelaku Usaha Indonesia dengan Buyer dari Lima Negara, Buka Peluang Ekspor ke Pasar Nontradisional

23 Juni 2026
Oplus_131072

Menkeu Purbaya Ungkap  Harga Pertamax Potensi Turun, Dampak Harga Minyak Dunia Landai 

23 Juni 2026

Discussion about this post

KabarTerbaru

Ancaman Kelesuan Ekonomi di Akar Rumput Akibat Jeda Program Makan Bergizi

24 Juni 2026
Oplus_131072

Kemhan Sampaikan Duka atas Meninggalnya Dua Peserta SPPI, Evaluasi Menyeluruh Program Dilakukan

24 Juni 2026

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

24 Juni 2026

Yuda Puja Turnawan Minta Bupati Garut Segera Bentuk Forum TJSLP untuk Atasi Persoalan Rumah Tidak Layak Huni

24 Juni 2026

Prabowo di Munas dan Konbes NU 2026: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

24 Juni 2026

Pelaku yang Sekap-Aniaya Kekasihnya Selama 3 Tahun di Bandung Jadi Tersangka dan Ditetapkan   Sebagai DPO

24 Juni 2026
Peluncuran KRISTAInterFOOD 2026 menandai komitmen baru dalam membangun koneksi bisnis industri F&B Indonesia.(Irfan/kabariku.com)

KRISTAInterFOOD 2026 Resmi Meluncur, Hadirkan Ribuan Pelaku Industri F&B di PIK 2

23 Juni 2026
Pelajar Islam Indonesia Sumsel mendorong evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa)

Pelajar Sumsel Pertanyakan Efektivitas Program MBG, Dorong Evaluasi Tata Kelola dan Anggaran

23 Juni 2026

SIAGA 98 Apresiasi Kejaksaan Tidak Lakukan Penahanan terhadap dr. Tifa dan Roy Suryo

23 Juni 2026

Prabowo di Munas dan Konbes NU 2026: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

24 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Bongkar Kasus Korupsi MBG, Kejagung Jangan Berhenti di Ketua Yayasan, Kejar Pemilik Manfaatnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Subianto Sang Presiden Anti Korupsi dan Narasi “Reformasi Jilid 2”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejagung Tetapkan Glory Harimas Tersangka Keenam Kasus MBG: Privilege dari Eks Kepala BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Telepon Nanik, Di Atas Mobil Komando Dasco: DPR dan Mahasiswa Sepakat Kawal Program MBG dan Efisiensi Anggaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bu Guru Salsa yang Viral karena Video Syur, Kini Bahagia Dinikahi Duda PNS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aliansi Rakyat Untuk Prabowo: Penolakan MBG dan Kopdes Merupakan Kesesatan Berpikir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kajian Rutin Disnakertrans Garut Dirangkai Pelepasan Purna Tugas Amin Hendrayana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com