• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Selasa, Juli 7, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Isu Ijazah Jokowi: Partai Demokrat Layangkan Somasi atas Konten yang Seret Nama SBY

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
4 Januari 2026
di News
A A
0
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, pada Sabtu, 21 September 2024

Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Ruang Jepara, Istana Merdeka, Jakarta, pada Sabtu, 21 September 2024

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Partai Demokrat mengambil langkah hukum dengan melayangkan somasi kepada sebuah akun TikTok berinisial SWBP serta tiga pemilik kanal YouTube yang dinilai menyebarkan tudingan tidak berdasar terhadap Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Somasi tersebut dilayangkan menyusul beredarnya narasi di media sosial yang menuding SBY berada di balik isu dugaan ijazah palsu mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Partai Demokrat menilai tudingan tersebut sebagai fitnah keji, tidak berbasis fakta, dan berpotensi menyesatkan opini publik.

RelatedPosts

Siaga 98 Desak Raja Juli Kooperatif, Dukung KPK Usut Rangkaian Korupsi Bupati Kuansing 

Muhadjir: Penyelenggaraan Haji 2026 Catat Banyak Kemajuan

Said Iqbal Akan Turun Langsung Selidiki Isu PHK di Tokopedia dan TikTok

Kepala Badan Komunikasi Strategis sekaligus Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, menegaskan bahwa SBY sama sekali tidak memiliki keterkaitan dengan isu tersebut. Menurutnya, langkah somasi ditempuh demi menjaga etika politik serta kualitas demokrasi di Indonesia.

“Kami ingin menunjukkan bahwa dalam demokrasi, kebebasan berekspresi itu ada batasnya. Jangan sampai kebebasan digunakan untuk memfitnah seseorang. Anda merasa seolah-olah akan bebas dan dilindungi hukum? Maka kami lakukan langkah ini,” ujar Herzaky, Minggu (4/1/2026).

Herzaky menjelaskan, somasi tersebut berisi tuntutan agar para pemilik akun segera menghapus konten bermuatan fitnah, menyampaikan klarifikasi, serta permintaan maaf secara terbuka kepada publik. Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, Partai Demokrat menyatakan siap melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya.

Langkah hukum ini, lanjut Herzaky, merujuk pada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 28 juncto Pasal 45, terkait penyebaran informasi bohong dan pencemaran nama baik.

Baca Juga  LPMPP UBB dan Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah Bangka Belitung Sinkronkan Kurikulum Berbasis OBE untuk Lulusan Siap Kerja

Demokrat juga menyoroti pola penyebaran narasi yang dinilai masif, dilakukan oleh akun-akun anonim, serta menampilkan konten serupa secara berulang dan terkesan terkoordinasi.

Kondisi tersebut dianggap berbahaya karena berpotensi membentuk persepsi publik yang keliru dan merusak ruang diskursus demokrasi.

Meski merasa terganggu, SBY disebut tetap menegaskan bahwa hubungannya dengan Presiden Jokowi berjalan baik dan dilandasi saling menghormati.

Klarifikasi Demokrat: Isu Ijazah Jokowi Dinilai Upaya Adu Domba

Sebelumnya, pada Juli 2025, Partai Demokrat telah menyampaikan klarifikasi resmi terkait tudingan bahwa partai berlambang mercy itu berada di balik menguatnya isu dugaan ijazah palsu Jokowi.

Dalam klarifikasi tersebut, Demokrat menegaskan bahwa tudingan yang mengaitkan partai-melalui istilah “partai biru”-dengan isu tersebut merupakan fitnah yang tidak berdasar dan menyesatkan.

Demokrat juga menegaskan bahwa Roy Suryo, yang kerap dikaitkan dalam isu tersebut, bukan lagi kader Partai Demokrat. Roy Suryo telah mengundurkan diri sejak 2019 karena perbedaan pandangan politik yang tidak lagi sejalan dengan kebijakan partai.

Selain itu, Demokrat menekankan bahwa hubungan keluarga SBY dan keluarga Jokowi terjalin harmonis. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka serta Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep diketahui menghadiri Kongres V Partai Demokrat yang dipimpin Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Sebaliknya, AHY juga mengutus jajaran elite Demokrat untuk menghadiri Kongres PSI. Bahkan, Wapres Gibran disebut sempat menjenguk langsung SBY saat menjalani perawatan di RSPAD.

Demokrat mencermati adanya pihak-pihak yang diduga sengaja memanfaatkan isu ini untuk mengadu domba SBY dan Jokowi demi kepentingan tertentu. Tindakan tersebut dinilai tidak etis dan bertentangan dengan semangat demokrasi yang sehat.

“Hubungan baik antarkeluarga ini tidak pantas dijadikan sasaran provokasi,” demikian penegasan resmi Partai Demokrat.

Isi Somasi: Dinilai Langgar Sejumlah Pasal Hukum

Dalam somasi yang dilayangkan Badan Hukum dan Pengamanan DPP Partai Demokrat, disebutkan bahwa pihaknya menemukan video yang diunggah akun TikTok Sudiro Wi Budhius M Piliang pada 30 Desember 2025.

Baca Juga  DPR Apresiasi Jenderal Sigit Atas Penghargaan Loloskan Satrio Mukti Casis Bintara Korban Begal

Demokrat menilai konten tersebut mengandung pernyataan bohong dan fitnah yang menuding SBY menggunakan isu ijazah untuk menjatuhkan Jokowi.

Konten tersebut dinilai melanggar sejumlah ketentuan hukum, di antaranya UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana serta UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang ITE, dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun dan/atau denda maksimal Rp1 miliar.

Tim hukum Demokrat menilai pernyataan dalam video tersebut telah mengakibatkan keresahan, menyesatkan publik, serta merugikan citra Partai Demokrat dan nama baik SBY.

Atas dasar itu, Demokrat meminta pemilik akun untuk menghapus konten, menyampaikan klarifikasi, dan permintaan maaf secara terbuka melalui media cetak maupun elektronik dalam waktu 3 x 24 jam sejak somasi diterima.

Selain akun TikTok tersebut, somasi juga dilayangkan kepada beberapa kanal YouTube, yakni Zulfan Lindan, Agri Fanani, dan Kajian Online.

Melalui langkah ini, Partai Demokrat berharap ruang publik kembali diisi dengan diskursus yang sehat, berlandaskan fakta, serta menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.***

Baca juga :

SIAGA 98 Serukan Pengakhiran Polemik Ijazah Presiden Jokowi: Fokus pada Persatuan Bangsa
Kapolri Tegaskan Tangani Perkara Ijazah Jokowi Transparan dan Libatkan Pengawas Eksternal
Jokowi Bantah Tuduhan Kriminalisasi: “Saya Dihina Sehina-hinanya”

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: DPP Partai DemokratIsu Ijazah JokowiSBYsomasi akun medsos
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Pertemuan di Widya Chandra, Presiden Prabowo Bahas Pemulihan Pascabencana dan Penugasan Awal 2026

Post Selanjutnya

Lima Penyidik KPK Dipromosikan Jadi Kapolres

RelatedPosts

Foto : Istimewa

Siaga 98 Desak Raja Juli Kooperatif, Dukung KPK Usut Rangkaian Korupsi Bupati Kuansing 

6 Juli 2026

Muhadjir: Penyelenggaraan Haji 2026 Catat Banyak Kemajuan

6 Juli 2026
Oplus_131072

Said Iqbal Akan Turun Langsung Selidiki Isu PHK di Tokopedia dan TikTok

6 Juli 2026

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, Kemenhaj Pastikan Tidak Beratkan Jemaah

6 Juli 2026

Mendag Budi Santoso Raih Penghargaan Penggerak Transformasi Ekonomi Desa di detikBali-Nusra Awards 2026

6 Juli 2026
BPJT dan Roatex masih mematangkan skenario teknis sebelum uji coba MLFF. (Istimewa)

BPJT Matangkan Skenario Uji Coba MLFF, Lokasi dan Jadwal Masih Menunggu Kesiapan Teknis

6 Juli 2026
Post Selanjutnya
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo saat dimintai keterangan. (Foto: Ainul Ghurri/Kabariku.com)

Lima Penyidik KPK Dipromosikan Jadi Kapolres

Bantah SBY Dibalik Isu Ijazah Jokowi, Andi Arief Ajak Kader Demokrat Tetap Solid

Discussion about this post

KabarTerbaru

Aktivitas Ponton Isap Produksi Siluman di Laut Cupat Penyusuk Jadi Sorotan Warga

7 Juli 2026
PKBM Laskar Pena Cianjur

PKBM Laskar Pena Gelar Perpisahan Warga Belajar, Dihadiri Unsur Pemerintah hingga Anggota DPRD Kabupaten Cianjur

6 Juli 2026

KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Kuansing, Dalami Dana HPT Kasus Korupsi Bupati Suhardiman Amby 

6 Juli 2026

Semarak HUT Bhayangkara ke-80, Polsek Pakenjeng Teguhkan Komitmen Polri Mengabdi untuk Masyarakat

6 Juli 2026
Foto : Istimewa

Siaga 98 Desak Raja Juli Kooperatif, Dukung KPK Usut Rangkaian Korupsi Bupati Kuansing 

6 Juli 2026

Banyak Tak Lolos SPMB SMP Meski Domisili di Sekitar Sekolah Negeri Tujuan, Orang Tua Meradang

6 Juli 2026

Muhadjir: Penyelenggaraan Haji 2026 Catat Banyak Kemajuan

6 Juli 2026
Oplus_131072

Said Iqbal Akan Turun Langsung Selidiki Isu PHK di Tokopedia dan TikTok

6 Juli 2026

Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, Kemenhaj Pastikan Tidak Beratkan Jemaah

6 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Potensi Maritim Pangkalpinang jadi Implementasi Peran Pemuda Sebagai Agent Of Change

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korupsi MBG, Kejagung Tetapkan Jenderal Aktif LMI Jadi Tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • HIMAIKA UBB Wujudkan Kepedulian Pesisir Melalui Program Bina Desa Berbasis Citizen Science di Desa Rajik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com