• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Jumat, Juli 10, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Artikel

Pengalaman Saya, Lala Zhulaeha, Mengajar di SMA Terbuka Caringin

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
23 November 2025
di Artikel
A A
0
ShareSendShare ShareShare

_Sebuah Catatan Pendidikan Pembebasan_

Penulis :
Ketua Partai PRIMA Kota Bogor

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Kabariku – Nama saya Lala Zhulaeha. Diantara udara lembab pegunungan dan jalan tanah yang tidak selalu mudah dilewati, saya berdiri sebagai seorang pengajar di SMA Terbuka Caringin, tepatnya di Tajur Halang.

RelatedPosts

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

Setiap langkah menuju ruang belajar sederhana itu selalu menghadirkan rasa yang sama-syukur, haru, dan keyakinan bahwa pendidikan bukan sekadar pekerjaan, tetapi sebuah perjuangan.

Di sini saya bertemu dengan anak-anak yang datang bukan karena fasilitas, bukan karena prestise, tetapi karena harapan.

Mereka datang dengan sepatu lusuh, baju yang barangkali sudah terlalu sering dicuci, dan buku tulis yang selembar demi selembar dijaga seolah-olah itu harta satu-satunya.

Namun, saya melihat sesuatu yang tak bisa dibeli oleh kekayaan manapun: kehendak untuk belajar dan bertahan.

Sebagian di antara mereka hampir menyerah pada keadaan-kemiskinan, keterbatasan keluarga, kerja serabutan, bahkan tekanan sosial.

Tetapi justru dari mereka saya memahami kalimat Paulo Freire, pendidik revolusioner dari Amerika Latin:

“Pendidikan sejati adalah pendidikan yang membebaskan, bukan yang menjinakkan.”

Sejak awal mengajar di sini, saya sadar: pendidikan tidak boleh hanya menjadi mesin seleksi. Pendidikan tidak boleh menyerah menjadi angka, ranking, atau administrasi dingin.

Pendidikan harus menjadi jalan pembebasan, ruang di mana anak-anak dapat menemukan dirinya, memahami kenyataan sosial yang membentuk hidupnya, dan menyiapkan keberanian untuk mengubahnya.

Minggu, 23 November 2025 – SMA Terbuka Tangkil

Hari ini saya berada di SMA Terbuka Tangkil, salah satu cabang dari sekolah induk SMA Terbuka Caringin di Cigombong, Kabupaten Bogor. Kami mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Provinsi Jawa Barat-sebuah pengingat bahwa negara hadir untuk memastikan pendidikan ini benar-benar berjalan.

Baca Juga  Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

Di depan saya, anak-anak duduk rapi. Kertas mereka tidak berlebih-kadang sobek, kadang dipakai bolak-balik-tapi kata-kata yang mereka tulis di atasnya adalah tanda bahwa mereka sedang melawan nasib.

Di wajah-wajah itu saya melihat semangat yang luar biasa. Mereka yang terbiasa menghadapi kekurangan justru memiliki keberlimpahan tekad.

Mereka adalah anak-anak yang mungkin terlupakan oleh sistem, tetapi tidak pernah kehilangan hak sebagai manusia.

Dan ketika saya mengajar, saya selalu ingat kata Freire: “Orang miskin bukan objek belas kasihan. Mereka adalah subjek sejarah”.

Maka tugas saya bukan sekadar memberi materi, bukan sekadar mencatat nilai. Tugas saya adalah menggugah kesadaran, agar mereka tahu bahwa dunia ini bukan sesuatu yang hanya dapat diterima-tetapi juga dapat diubah.

Harapan Saya

Saya merasa terhormat menjadi bagian dari perjalanan mereka. Mengajar di SMA Terbuka mengingatkan saya bahwa pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi tindakan cinta dan keberpihakan. Sebab pendidikan yang netral tidak pernah ada-ia selalu berpihak:

pada yang kuat atau pada yang lemah, pada status quo atau pada perubahan. Saya memilih berpihak pada mereka.

Saya percaya, di negara sebesar Indonesia, tidak semestinya ada anak yang tidak bisa membaca; tidak semestinya ada masa depan yang terhenti hanya karena biaya sekolah; tidak semestinya mimpi harus kalah dari keadaan.

SMA Terbuka adalah bukti bahwa negara dapat hadir untuk rakyat-bukan sebagai penguasa, tetapi sebagai penjamin martabat warganya.

Selama masih ada anak yang menunduk bukan karena hormat tetapi karena malu tidak bisa membaca, maka perjuangan ini belum selesai.

Selama masih ada pendidikan yang hanya menjadi hak mereka yang mampu membayar, maka sejarah belum berpihak pada rakyat.

Baca Juga  Against Authority, Over Authority, Below Authority dan Abuse of Authority

Dan selama masih ada ruang kelas kecil di pelosok desa, di mana guru dan murid belajar bersama dengan hati yang tulus-di situlah revolusi kecil pendidikan berjalan.

Saya, Lala Zhulaeha, akan terus mengajar, bukan hanya untuk mengisi kepala mereka dengan pelajaran, tetapi untuk menyalakan api kesadaran bahwa mereka adalah anak bangsa yang berhak maju, berhak bermimpi, dan berhak menentukan arah hidupnya.

Karena pendidikan-seperti yang diajarkan Paulo Freire bukanlah soal patuh, tetapi soal merdeka.***

Bogor, 23 November 2025

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Catatan Pendidikan PembebasanPartai PRIMA Kota BogorSMA Terbuka Tangkil
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Presiden Prabowo Terbitkan Perppu Tunda KUHAP Baru

Post Selanjutnya

Diskusi Presiden Prabowo dengan Prof. Dasco: Bahas Isu Hukum, Kesejahteraan Publik hingga Aspirasi Daerah

RelatedPosts

Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

5 Juli 2026

Watak Integritas Polisi: Kunci Utama Terwujudnya Kemajuan Bangsa

28 Juni 2026

Sikap Bijak Lembaga Maupun Pemerintah Tidak Melulu Menimpakan Kesalahan Kepada Masyarakat

14 Juni 2026

MBG Jadi Mesin Ekonomi Nasional: Puluhan Ribu SPPG Gerakkan Hampir 1 Juta Tenaga Kerja dan Rp1 Triliun Per Hari

16 Mei 2026

Tradisi Intelektual Pejabat Publik

13 Mei 2026

Hari Pers Dunia: Kasus Kadri Amin dan Ancaman Ekosistem Pers

10 Mei 2026
Post Selanjutnya

Diskusi Presiden Prabowo dengan Prof. Dasco: Bahas Isu Hukum, Kesejahteraan Publik hingga Aspirasi Daerah

(dok. Humas Kemensetneg)

Komisi Reformasi Polri Buka Kanal Aspirasi Publik, Prof. Jimly Ajak Masyarakat Berpartisipasi

Discussion about this post

KabarTerbaru

Hatta Taliwang: Kebijakan Ekspor Satu Pintu Harus Perkuat Kedaulatan Ekonomi, Bukan Ciptakan Rente Baru

9 Juli 2026

Kemendag Gandeng Metro Department Store, 11 Jenama Fesyen Lokal Resmi Tembus Ritel Modern

9 Juli 2026
dok YLBHI

YLBHI Kecam Penggerusan Supremasi Sipil melalui Pelibatan TNI dalam Penegakan Hukum

9 Juli 2026

Milenial Jadi Motor Ekonomi Kreatif, Prof. Willy Arafah: Berani Eksekusi Ide Kunci Raih Sukses

9 Juli 2026

SETARA Institute Desak Dugaan Penghalangan Penyidikan Korupsi Diusut Tuntas, Dukung Langkah Kortas Tipikor

9 Juli 2026

Milad Perdana WBI, Organisasi Perempuan Garut Siapkan Program Pendidikan hingga Penanganan Sosial

9 Juli 2026

Blackout Jawa Disorot, CERI Minta Polri Usut Tambang Batu Bara Kakap

9 Juli 2026

Demokrat Jabar Targetkan Siapkan 8.000 Saksi Hadapi Pemilu 2029

9 Juli 2026
Oplus_131072

SIAGA 98 Desak Kortas Tipikor Polri Buka Terang Keterkaitan Penggeledahan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah

9 Juli 2026

Istana Pastikan Program Tetap Berjalan, Latsarmil Koperasi Merah Putih Dievaluasi Usai Lima Peserta Meninggal

29 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Atlet Renang Pelajar Garut Borong Medali di O2SN Jabar, Kalula Lolos ke Tingkat Nasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menilik Penugasan AKBP Syarif yang Tetap Mendampingi Jokowi: Antara Kebutuhan Pengamanan dan Persepsi Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diresmikan Sejak November 2025, SPPG Milik Eks Bupati Agus Supriadi Belum Juga Beroperasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perusahaan Udang Milik Kaesang Pangarep Terlilit Utang Lebih dari Rp2 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosok Jenderal Humanis Akpol 1995 Ahli Hukum Cybercrime Unpad; Brigjen Pol Mokhamad Ngajib

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sidang TPPU, Mantan Pangdam IV/Diponegoro Diduga Belikan Alphard Rp1,6 Miliar untuk Eks Kowad

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lima Cahaya Penjaga Hati dari Jalan Dosa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com