• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Kamis, Juni 11, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home News

Prof. Achmad Tjachja: KASAI Siap Wujudkan Ekosistem Agribisnis Inovatif Sejalan Asta Cita Presiden Prabowo

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
26 Oktober 2025
di News
A A
0
Ketua Umum Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia, Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, konferensi pers RAKERNAS KASAI di Wisma Tani, Jakarta

Ketua Umum Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia, Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, konferensi pers RAKERNAS KASAI di Wisma Tani, Jakarta (dok Ist Kabariku)

ShareSendShare ShareShare

Jakarta, Kabariku – Ketua Umum Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia (KASAI), Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan, tetapi juga pada penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di lapangan.

Melalui momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KASAI 2025, ia menyerukan kolaborasi lintas sektor untuk membangun pertanian yang inovatif, berkelanjutan, dan berkeadilan.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

RelatedPosts

Nama Dicatut dalam Isu Kepemilikan 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polda Metro Jaya

10 Tahun Tanpa Kepastian, Laskar MALARI Progati Tuntut Pengakuan Status Ojol Lewat Perppu

Terungkap! Ini Penyebab Pertamax Naik Drastis hingga Tembus Rp16.250 per Liter

Ilmu dan Teknologi jadi Kunci Pertanian Berkelanjutan

Dalam konferensi pers yang digelar di Wisma Tani, Jakarta, Sabtu (25/10/2025), Prof. Achmad menekankan komitmen KASAI dalam memperkuat sistem agribisnis nasional yang tangguh dan berdaya saing.

“Pembangunan pertanian yang berkelanjutan tidak cukup hanya dengan kebijakan, tetapi harus diiringi penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi di lapangan. Itulah tantangan nyata kita hari ini,” ujar Guru Besar Ekonomi Pertanian UIN Syarif Hidayatullah tersebut.

Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo

Prof. Achmad menyebut semangat Rakernas KASAI 2025 sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI Jenderal (Purn) Prabowo Subianto, terutama dalam penguatan sumber daya manusia (SDM) pertanian dan pembangunan berbasis desa.

Menurutnya, keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan menjadi kunci utama dalam mewujudkan pertanian yang berkelanjutan.

“Kebijakan pemerintah menunjukkan keseriusan terhadap masa depan pertanian. Namun, keberhasilannya sangat tergantung pada bagaimana seluruh elemen bangsa mampu menerjemahkannya dalam tindakan nyata,” ujarnya.

Apresiasi terhadap Kebijakan Lahan dan Pupuk

Dalam kesempatan yang sama, Prof. Achmad Tjachja juga mengapresiasi dua kebijakan strategis pemerintah, yakni larangan alih fungsi lahan pertanian dan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen.

Baca Juga  Prof Achmad Ungkap Fenomena Resource Curse: Satgas PKH Efektif Benahi Tata Kelola SDA

Kedua kebijakan ini dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian sekaligus investasi sosial-ekonomi jangka panjang untuk menjaga ketahanan pangan nasional.

“Rata-rata produksi padi nasional masih di angka 5,5 ton per hektare. Peningkatan sulit dicapai karena degradasi kesuburan tanah, penggunaan bahan kimia berlebih, serta kurangnya pemahaman teknis petani. Kebijakan lahan dan pupuk bisa menjadi momentum kebangkitan pertanian,” tegas Prof. Achmad, yang juga Asisten II Penasehat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional.

Prof. Achmad menjelaskan bahwa larangan alih fungsi lahan akan memperkuat perlindungan terhadap lahan produktif yang semakin berkurang, sementara penurunan harga pupuk menjadi kabar baik bagi petani di tengah fluktuasi biaya produksi.

KASAI Fokus pada Inovasi dan Pemberdayaan Petani

Rakernas KASAI 2025 menjadi ajang konsolidasi para alumni sosial ekonomi pertanian dan agribisnis di seluruh Indonesia. Prof. Achmad menegaskan, KASAI siap menjadi wadah kolaborasi lintas kampus dan lintas sektor dalam memperkuat pertanian berbasis pengetahuan, inovasi, dan pemberdayaan petani.

Program strategis yang akan dijalankan KASAI antara lain, Konsolidasi jejaring alumni sosial ekonomi pertanian dan agribisnis nasional; Penguatan basis data pertanian berbasis teknologi digital.

Pemberdayaan petani serta inkubasi UMKM agribisnis; dan Kolaborasi riset dan inovasi bersama perguruan tinggi dan pemerintah.

Advokasi kebijakan publik yang mendukung keberlanjutan sektor pertanian nasional.

“Tantangan agribisnis Indonesia tidak hanya soal produksi, tapi juga efisiensi rantai pasok, akses pasar, adopsi teknologi, dan regenerasi petani muda. KASAI siap menjadi bagian dari solusi,” tegasnya.

Bangun Ekosistem Pertanian Tangguh dan Inovatif

Menutup konferensi, Prof. Achmad menyerukan agar seluruh pemangku kepentingan – mulai dari akademisi, pelaku usaha, pemerintah, hingga masyarakat tani – bersinergi membangun ekosistem agribisnis yang inovatif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Baca Juga  Sekolah Rakyat di Aceh: Asa Baru dari Asta Cita Presiden Prabowo

“Pertanian adalah masa depan bangsa. Kami, para alumni sosial ekonomi pertanian dan agribisnis, memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi nyata. Membangun pertanian berarti membangun pondasi bangsa,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Keluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis Indonesia (KASAI) merupakan wadah para alumni dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki latar belakang keilmuan sosial ekonomi pertanian dan agribisnis.

Organisasi ini berkomitmen menjadi jembatan antara dunia akademik, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat tani untuk mewujudkan sistem agribisnis nasional yang inklusif, tangguh, dan berdaya saing.***

Jangan lupa, Ikuti Update Berita menarik dari kabariku.com dan klik follow akun Google News Kabariku dan Channel WhatsApp Kabariku.com

Tags: Asta Cita Presiden PrabowoEkosistem AgribisnisKASAIKeluarga Alumni Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis IndonesiaKetum KASAI Prof. Dr. Achmad Tjachja NugrahaPertanian Berkelanjutan
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Sebelum Bertolak ke Malaysia, Presiden Prabowo Terima Laporan Kamtibmas dari Kapolri Listyo Sigit

Post Selanjutnya

BNN Bongkar Modus Jaringan Narkoba Modern Lintas Provinsi: 985 Butir Ekstasi dan Ratusan Vape Disita

RelatedPosts

Nama Dicatut dalam Isu Kepemilikan 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polda Metro Jaya

10 Juni 2026
Aliansi Taktis Laskar Malari Progati segera menyerahkan draf Perppu perlindungan ojol ke Setneg dan dua Kemenko.(istimewa)

10 Tahun Tanpa Kepastian, Laskar MALARI Progati Tuntut Pengakuan Status Ojol Lewat Perppu

10 Juni 2026
Pertamina mengungkap penyebab kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000 per liter. (istimewa)

Terungkap! Ini Penyebab Pertamax Naik Drastis hingga Tembus Rp16.250 per Liter

10 Juni 2026

Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

10 Juni 2026

Menkes Dukung Empat Kebijakan Baru BGN, Program MBG Prioritaskan Kelompok 3B dan Wilayah 3T

10 Juni 2026
Founder Kontra Narasi Sandri Rumanama meminta reformasi birokrasi Polri segera dilakukan pascapengesahan revisi UU Polri (Istimewa)

Sandri Rumanama Dorong Reformasi Birokrasi Polri Pascapengesahan Revisi UU Polri

9 Juni 2026
Post Selanjutnya
Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto

BNN Bongkar Modus Jaringan Narkoba Modern Lintas Provinsi: 985 Butir Ekstasi dan Ratusan Vape Disita

Komisi III DPR Apresiasi Keberhasilan BNN dan Bareskrim, Habiburokhman: "Capaian Luar Biasa Nilai 9,5 dari 10"

Discussion about this post

KabarTerbaru

Hasanuddin, Koordinator SIAGA 98

SIAGA 98: Penyidikan Dugaan Korupsi di BGN Tidak Memerlukan Justice Collaborator, Waspadai Penyebaran Hoaks

11 Juni 2026

Nama Dicatut dalam Isu Kepemilikan 750 Dapur MBG, Uya Kuya Lapor Polda Metro Jaya

10 Juni 2026

KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

10 Juni 2026
Aliansi Taktis Laskar Malari Progati segera menyerahkan draf Perppu perlindungan ojol ke Setneg dan dua Kemenko.(istimewa)

10 Tahun Tanpa Kepastian, Laskar MALARI Progati Tuntut Pengakuan Status Ojol Lewat Perppu

10 Juni 2026

Seskab Teddy: Presiden Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Akselerasi Pembangunan hingga Pelosok Negeri

10 Juni 2026
Pertamina mengungkap penyebab kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green Rp17.000 per liter. (istimewa)

Terungkap! Ini Penyebab Pertamax Naik Drastis hingga Tembus Rp16.250 per Liter

10 Juni 2026

Respons Ultimatum BEM SI Jateng, Mensesneg: Stabilitas Ekonomi Butuh Proses dan Koordinasi

10 Juni 2026

Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

10 Juni 2026

Menkes Dukung Empat Kebijakan Baru BGN, Program MBG Prioritaskan Kelompok 3B dan Wilayah 3T

10 Juni 2026

Seskab Teddy: Presiden Terima Pimpinan TNI, Perkuat Sinergi Pertahanan dan Akselerasi Pembangunan hingga Pelosok Negeri

10 Juni 2026

Kabar Terpopuler

  • Ruang Tunggu Gedung Merah Putih KPK

    OTT KPK di Sumsel dan Jakarta, Bupati Muara Enim dan 9 Orang Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Informasi Penghentian Sementara Program MBG adalah Hoaks, Berikut Penjelasan BGN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Soal Ultimatum BEM SI Jateng “Reformasi Jilid 2”, LMND Ajak Mahasiswa Dorong Solusi untuk Bangsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • IPW Ungkap Propam Polri Periksa Eks Kapolda Kalbar Pipit Rismanto Terkait Kasus Korupsi Tambang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Pastikan Fitroh Tak Kenal Sony Sonjaya, Minta Publik Waspadai Informasi Menyesatkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Dasco Tetap di DPR Saat Kursi Kabinet Terbuka Lebar?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 20 Lembaga Lingkungan Siap Sukseskan Usulan Raperda Inisatif Pengelolaan Mata Air

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com