• Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
Minggu, Juli 19, 2026
Kabariku
Advertisement
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan
Tidak ada hasil
View All Result
Kabariku
Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
  • Dwi Warna
  • Kabar Peristiwa
  • Hukum
  • Kabar Istana
  • Politik
  • Profile
  • Opini
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Seni Budaya
  • Pariwisata
  • Hiburan
  • Teknologi
Home Opini Edukasi

Lebih dari Sekadar Kain: Batik Kawung Garutan dan Jejak Nilai Kemanusiaan Nusantara

Tresyana Bulan oleh Tresyana Bulan
16 Oktober 2025
di Edukasi
A A
0
akademisi UNIGA: Desi Qoriah, SE., M.Hum.,

akademisi UNIGA: Desi Qoriah, SE., M.Hum., (dok Kabri)

ShareSendShare ShareShare

Penelitian Dosen Universitas Garut Ungkap Makna Humanistik dan Ekologis di Balik Motif Batik Kawung Garutan

Garut, Kabariku – Batik Kawung Garutan bukan sekadar kain bermotif indah. Di balik pola geometris dan warna lembutnya, tersimpan filosofi hidup masyarakat Sunda yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kearifan ekologis. Hal inilah yang terungkap dalam penelitian kolaboratif antara para dosen Universitas Garut (UNIGA) dan Presiden Kawung Areniss Garut, Mr. Jo Santosa.

Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik Informasi Layanan Publik

Penelitian berjudul “Humanity Values in Batik Motive Kawung Garutan: A Sociolinguistic Study” ini digagas oleh tim akademisi UNIGA: Desi Qoriah, SE., M.Hum., Mutiana Nurmalasari, M.Pd., dan M. Hilman Firmansyah, M.Pd.

RelatedPosts

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

Dukung Edukasi Hukum Sejak Dini, Jaksa Agung Terima Kunjungan Duta Pelajar Sadar Hukum Kaltim 2024

Melalui pendekatan sosiolinguistik dan semiotik, mereka menelusuri makna filosofis di balik setiap elemen tanaman kawung (aren) yang menjadi inspirasi utama motif batik tersebut.

Makna Kemanusiaan dalam Motif Kawung Garutan

Menurut Desi Qoriah, dosen Universitas Garut sekaligus peneliti utama, setiap bagian dari tanaman kawung memiliki nilai simbolik yang mencerminkan falsafah hidup masyarakat Sunda.

“Mulai dari akar, batang, nira, buah, hingga daun, semuanya mengandung makna tentang ketulusan, keseimbangan, kesabaran, dan kebermanfaatan. Nilai-nilai ini menjadi refleksi moralitas ekologis yang diwariskan turun-temurun,” ungkap Desi. Kamis (16/10/2025)

Ia menambahkan, filosofi hidup itu tersirat pula dalam pepatah Sunda “Hirup kudu kawung, sakabeh bagian aya mangpaatna” – hidup harus seperti pohon kawung, setiap bagian membawa manfaat.

“Artinya, manusia ideal adalah mereka yang berguna bagi sesama dan alam sekitarnya,” ujar Desi.

Baca Juga  Menghadapi Perubahan, Irjen Wahyu Widada Bicara Soal Kepemimpinan. Berikut Cuplikannya

Etika Ekologis dan Filosofi Humanistik

Temuan riset ini juga mengungkap bahwa motif empat elips simetris dalam Batik Kawung Garutan bukan sekadar hiasan visual, melainkan simbol keseimbangan antara tubuh, pikiran, jiwa, dan alam.

Simbol tersebut merepresentasikan etika kemanusiaan berbasis ekologi – gagasan bahwa kehidupan manusia tak terpisahkan dari keseimbangan lingkungan.

Jika pada versi Jawa motif kawung sering dikaitkan dengan spiritualitas individual dan kesucian batin, maka versi Garutan menekankan etika komunal yang berlandaskan prinsip silih asah, silih asih, silih asuh (saling mengasah, mengasihi, dan mengasuh).

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat Garut menempatkan kemanusiaan dalam konteks kebersamaan dan kepedulian sosial,” jelas Desi.

Batik sebagai Teks Budaya dan Media Edukasi

Penelitian ini menegaskan bahwa Batik Kawung Garutan bukan hanya karya seni, tetapi juga teks budaya hidup yang sarat dengan pesan moral dan pendidikan karakter.

Melalui motif dan filosofi yang terkandung di dalamnya, batik ini menjadi media pembelajaran tentang kesederhanaan, kesetiaan, dan tanggung jawab sosial.

“Ketika seseorang mengenakan Batik Kawung Garutan, sejatinya ia sedang membawa pesan kemanusiaan dan filosofi hidup yang telah dijaga leluhur kita,” tutur Desi Qoriah.

Ia menilai, hasil riset ini juga relevan untuk memperkuat pendidikan budaya di sekolah dan kampus, sekaligus membangun kesadaran ekologis generasi muda melalui kearifan lokal.

Kolaborasi Akademisi dan Pelaku Batik

Kolaborasi antara akademisi UNIGA dan Presiden Kawung Areniss menjadi tonggak penting dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis nilai kemanusiaan.

Selain memperkaya literasi budaya, riset ini juga memperkuat citra Batik Garut sebagai warisan yang tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga nilai moral, ekologis, dan edukatif.

“Harapan kami, penelitian ini dapat menginspirasi pengrajin batik, pendidik, dan masyarakat luas untuk melihat batik bukan sekadar busana, tapi simbol harmoni antara manusia dan alam,” pungkas Desi.***

Baca Juga  Adakah Calon Pemimpin yang Ideal di Pilkada?
Tags: Batik Kawung GarutanHumanity Values in Batik Motive Kawung GarutanJejak Nilai Kemanusiaan NusantaraKawung Areniss GarutSociolinguistic Studytim akademisi UNIGAUniversitas Garut
ShareSendShareSharePinTweet
Post Sebelumnya

Menkeu Purbaya Luncurkan Nomor ‘Lapor Pak Purbaya’ untuk Aduan Pajak dan Bea Cukai

Post Selanjutnya

Bangun Pemerintahan Bersih, KPK Edukasi DPRD Sulsel Soal Pokir dan Integritas

RelatedPosts

Buku Bukan Sekadar Kertas: Perpustakaan sebagai Ruang Moderasi Beragama

27 Juni 2026

Polisi Siber dan Harapan Keberlanjutan Keamanan Bangsa

8 Mei 2026

Dukung Edukasi Hukum Sejak Dini, Jaksa Agung Terima Kunjungan Duta Pelajar Sadar Hukum Kaltim 2024

12 Desember 2024

Kontroversi Kata “Goblok” Saat Berdakwah

4 Desember 2024

Antisipasi Perilaku Menyimpang, DPPKBPPPA Kabupaten Garut Gelar Workshop Edukasi Para Pelajar

29 Maret 2024

Polres Garut Kenalkan Profesi Kepolisian ke Anak Usia Dini

11 Oktober 2023
Post Selanjutnya
Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, saat menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi bersama DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel

Bangun Pemerintahan Bersih, KPK Edukasi DPRD Sulsel Soal Pokir dan Integritas

Diinisiasi oleh APKASI, Bupati Garut Tekankan Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Kerja Sama dengan YPAN, Kemendikdasmen, dan Kemendiktisaintek

Discussion about this post

KabarTerbaru

Gedung Merah Putih KPK

KPK Siap Hadapi Praperadilan Kedua Asrul Azis Taba Terkait Penggeledahan Kasus Kuota Haji

18 Juli 2026

NPCI Kota Bogor Perkuat Sinergi dengan Kodim 0606 Matangkan Persiapan Peparda Jabar 2026

18 Juli 2026

Jumhur Hidayat Tegaskan Tak Ada Kompromi, KLH Hentikan Peleburan Aluminium Ilegal di Tangerang

18 Juli 2026

DPD RI Sumut dan LPS Medan Jajaki Kerja Sama Tingkatkan Literasi Keuangan dan Keamanan Menabung

18 Juli 2026

Muhadjir Effendy Hormati Putusan MK soal Izin Tambang Ormas, Muhammadiyah Tunggu Tindak Lanjut Pemerintah

18 Juli 2026

Puncak Liga Askab Istimewa U-19 Sukses Digelar, Ketua Askab PSSI Garut Optimistis Lahirkan Bibit untuk Persigar

18 Juli 2026

LBH SPP Kecam Penertiban di Papandayan, Nilai Pengrusakan Tanaman Petani Langgar Proses Penyelesaian Konflik Agraria

18 Juli 2026

Pemkot Tangerang Ajak Warga Aktif Laporkan Jalan Rusak, 1.024 Titik Sudah Diperbaiki

18 Juli 2026
Oplus_131072

Hotman Paris Ungkap Alasan Bela Febrie Adriansyah: Bukan karena Honor

18 Juli 2026

Seskab Teddy: Presiden Prabowo dengan DEN Bahas Ketahanan Ekonomi hingga Percepatan GovTech

15 Juli 2026

Kabar Terpopuler

  • Owner PT Global Komodo Indonesia, Hironimus Amal. (Foto: Dok. Pribadi)

    Wow, Ekspedisi Ini Jadi Sistem Pendukung Kemajuan Bisnis Pariwisata Labuan Bajo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profil Lengkap Mayor Teddy: dari Taruna Nusantara hingga Ranger School, Kini Berpangkat Letkol

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • WPR dan IPR di Bangka Belitung: Solusi Tata Kelola atau Perpanjangan Ketergantungan pada Timah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Manusia Jadi Komoditas Menghilang: Belajar Pasar dari Jepang yang Suka “Menguap”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Baik! RS Medina Garut Rekrut 99 Peserta Program Magang Nasional Kemenaker

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Catatan Ringan Juli 2026: Dua Blok dan Satu Kue

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PSI Tangsel: Bergabungnya Narji Cagur Jadi Suntikan Semangat bagi Kader

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Kabariku

Kabariku.com diterbitkan PT. Mega Nusantara Group dan telah diverifikasi Dewan Pers dengan Sertifikat Nomor: 1400/DP-Verifikasi/K/VIII/2025

Kabariku

SOROTMERAHPUTIH.COM BERITAGEOTHERMAL.COM
DJITUBERITA.COM

  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

© 2025 Kabariku.com

Tidak ada hasil
View All Result
  • Home
  • News
    • Nasional
    • Internasional
  • Dwi Warna
  • Catatan Komisaris
  • Kabar Istana
  • Kabar Kabinet
  • Kabar Daerah
  • Hukum
  • Politik
  • Opini
  • Artikel
  • Lainnya
    • Seni Budaya
    • Kabar Peristiwa
    • Pendidikan
    • Teknologi
    • Ekonomi
    • Kesehatan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Pariwisata
    • Bisnis
    • Profile
    • Pembangunan

© 2025 Kabariku.com